Jakarta, Indonesia – Banyak orang mengurangi konsumsi nasi demi menjaga berat badan, tetapi tetap rutin mengonsumsi minuman manis seperti milk tea. Padahal, menurut penjelasan ahli gizi, kalori dari minuman manis dapat lebih mudah memicu kenaikan berat badan dibandingkan makanan padat karena tidak memberikan rasa kenyang yang optimal.
Kalori Cair Sulit Memberikan Rasa Kenyang
Ahli gizi menjelaskan bahwa minuman tinggi gula, termasuk milk tea, tergolong sebagai liquid calories atau kalori cair. Berbeda dengan makanan padat, kalori cair melewati lambung lebih cepat sehingga tidak memberikan sinyal kenyang yang kuat kepada otak.
Akibatnya, seseorang cenderung tetap merasa lapar meski telah mengonsumsi kalori dalam jumlah besar. Kondisi ini membuat total asupan energi harian lebih mudah meningkat tanpa disadari dan berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan.
Mengapa Dua Piring Nasi Bisa Lebih Mengenyangkan?
Saat mengonsumsi nasi dalam porsi besar, lambung akan meregang dan mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Selain itu, nasi membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama.
Sebaliknya, minuman manis tidak memicu respons kenyang yang sama. Walaupun mengandung kalori tinggi, tubuh tetap dapat merasa ingin makan kembali dalam waktu singkat.
Kandungan Gula Milk Tea Perlu Diwaspadai
Selain mengandung kalori, milk tea umumnya memiliki kadar gula yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara rutin tanpa diimbangi aktivitas fisik dan pola makan seimbang, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan.
Tidak hanya itu, konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan metabolik, seperti obesitas dan diabetes tipe 2.
Kebiasaan yang Sering Tidak Disadari
Banyak orang menganggap minuman hanya sebagai pelengkap makanan sehingga kalori yang berasal dari minuman sering kali tidak diperhitungkan. Padahal, satu gelas milk tea berukuran besar dapat menyumbang ratusan kalori, terutama jika ditambah gula, krimer, dan topping.
Jika kebiasaan ini dilakukan setiap hari, akumulasi kalori dapat menyebabkan berat badan bertambah meski porsi makan utama tidak berubah.
Cara Menikmati Milk Tea dengan Lebih Sehat
Bagi penikmat milk tea, bukan berarti minuman ini harus dihindari sepenuhnya. Konsumsi tetap dapat dilakukan dengan beberapa penyesuaian, seperti memilih kadar gula lebih rendah, mengurangi topping tinggi kalori, serta membatasi frekuensi konsumsi.
Di sisi lain, menjaga pola makan bergizi seimbang, memperbanyak konsumsi air putih, dan rutin berolahraga tetap menjadi langkah utama untuk mengendalikan berat badan dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Komentar