Jakarta – Kritik tajam terhadap pelayanan kelistrikan nasional kembali mencuat dalam rapat bersama PT PLN (Persero). Sejumlah anggota DPR menilai kondisi pasokan listrik di beberapa daerah masih jauh dari kata stabil, meski perusahaan listrik negara tersebut mengklaim pemadaman bergilir telah berakhir.
Dalam forum tersebut, salah satu anggota DPR menyampaikan bahwa kenyataan di lapangan justru menunjukkan fenomena yang berbeda. Menurutnya, masyarakat di sejumlah wilayah luar Pulau Jawa tidak lagi mengalami “listrik padam bergilir”, melainkan “listrik menyala bergilir” akibat terbatasnya pasokan daya.
DPR Minta PLN Transparan Soal Kondisi Kelistrikan Nasional
Anggota DPR menegaskan bahwa laporan mengenai kondisi kelistrikan harus disampaikan secara terbuka kepada publik. Mereka menilai masih terdapat perbedaan antara laporan resmi dan situasi yang dirasakan masyarakat, terutama di wilayah luar Jawa.
Menurut DPR, pasokan listrik yang belum sepenuhnya andal berdampak langsung terhadap aktivitas rumah tangga, dunia usaha, sektor pendidikan, hingga pelayanan publik. Karena itu, PLN diminta memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai penyebab gangguan maupun langkah perbaikannya.
Keluhan Pasokan Listrik Masih Terjadi di Sejumlah Daerah
Wilayah Luar Jawa Jadi Sorotan
Dalam pembahasan tersebut, wilayah luar Pulau Jawa menjadi perhatian utama. Beberapa daerah dilaporkan masih menghadapi keterbatasan pasokan listrik sehingga masyarakat belum menikmati layanan yang stabil selama 24 jam.
Kondisi tersebut dinilai memerlukan penanganan cepat mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang menopang aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.
Dampak terhadap Masyarakat dan Dunia Usaha
Gangguan pasokan listrik dinilai memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor. Aktivitas pelaku usaha dapat terganggu, produktivitas masyarakat menurun, serta pelayanan publik ikut terdampak ketika pasokan listrik tidak berjalan normal.
DPR berharap persoalan tersebut segera diatasi melalui langkah teknis maupun peningkatan koordinasi antara pemerintah dan PLN.
PLN Paparkan Penyebab Gangguan Pasokan
Ketersediaan Batu Bara Menjadi Tantangan
Manajemen PLN menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi berkaitan dengan pasokan batu bara berkalori tinggi untuk pembangkit listrik tenaga uap. Perusahaan menyebut telah melakukan berbagai penyesuaian teknis agar pembangkit tetap dapat beroperasi secara optimal menggunakan spesifikasi bahan bakar yang berbeda.
Selain itu, PLN juga terus melakukan modernisasi pembangkit guna meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.
Penguatan Infrastruktur Transmisi
PLN menyampaikan bahwa pengembangan jaringan transmisi terus dilakukan untuk memperkuat distribusi listrik, khususnya di wilayah yang masih mengalami ketimpangan pasokan.
Penguatan infrastruktur diharapkan mampu memperlancar penyaluran daya dari daerah yang mengalami surplus listrik menuju wilayah yang masih mengalami keterbatasan pasokan.
DPR Dorong Perbaikan Pelayanan Listrik Nasional
Komisi terkait di DPR menegaskan bahwa kualitas pelayanan listrik harus menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Legislatif berharap PLN tidak hanya fokus pada penyelesaian gangguan jangka pendek, tetapi juga mempercepat penguatan sistem kelistrikan, meningkatkan transparansi kepada publik, serta memastikan seluruh wilayah Indonesia memperoleh akses listrik yang andal, merata, dan berkelanjutan.
Komentar