Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Iran Klaim Lancarkan Serangan Rudal dan Drone Terbesar ke Pangkalan Militer AS di Teluk

Iran Klaim Lancarkan Serangan Rudal dan Drone Terbesar ke Pangkalan Militer AS di Teluk

Ketegangan di Timur Tengah kembali mencapai titik didih. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan salah satu operasi militer terbesar yang menyasar delapan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Serangan massal yang menggunakan rudal balistik dan pesawat tanpa awak (drone) ini disebut sebagai aksi balasan langsung atas serangan Washington ke wilayah kedaulatan Iran sebelumnya.

Target Serangan: Pangkalan Udara Kuwait hingga Armada Kelima AS di Bahrain

Dalam rilis resminya, IRGC membeberkan bahwa operasi militer gabungan ini diarsiteki oleh satuan Angkatan Laut dan Kedirgantaraan Iran. Serangan tersebut secara spesifik membidik titik-titik vital militer AS, di antaranya:

  • Pangkalan Udara Ahli Alssalem di Kuwait.

  • Sejumlah fasilitas strategis yang digunakan oleh Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Bahrain.

Duduk Perkara: Respons Atas Serangan AS di Syirik dan Pulau Kasyim

Menurut pihak Teheran, eskalasi ini dipicu oleh operasi militer Amerika Serikat yang sebelumnya menghantam fasilitas Iran di Syirik dan Pulau Kasyim. Iran menilai tindakan Washington tersebut sebagai provokasi fatal yang merusak stabilitas.

Menlu Iran Beri Peringatan Keras: Campur Tangan Asing di Selat Hormuz Hanya Bikin Rumit

IRGC mencatat bahwa operasi ini menjadi salah satu konfrontasi langsung terbesar yang pernah dilancarkan Iran terhadap aset militer Amerika Serikat sejak konflik kedua negara kembali memanas secara signifikan pada akhir Februari lalu.

AS Masih Bungkam Terkait Dampak Kerusakan

Serangan udara ini meluncur hanya berselang beberapa jam setelah situasi keamanan di kawasan Teluk dilaporkan kritis. Kendati Iran mengklaim serangan tersebut sukses mengenai target, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Pentagon maupun Pemerintah Amerika Serikat untuk mengonfirmasi ataupun membantah klaim tingkat kerusakan di lapangan.

Diplomasi Pakistan di Ujung Tanduk

Aksi saling serang yang terus berlanjut ini kian menyudutkan upaya diplomasi yang tengah diusahakan.

Meskipun Washington dan Teheran sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi oleh Pakistan, bentrokan bersenjata di lapangan membuktikan bahwa kesepakatan tersebut belum mampu membendung ambisi militer kedua belah negara.

Eskalasi di Selat Hormuz: AS dan Iran Saling Serang, Perjanjian Damai Terancam Batal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *