Di tengah duka mendalam bangsa Iran, sebuah video tribute yang mengenang 168 korban tragedi Minab beredar luas di media sosial. Video ini dibuat menggunakan teknologi AI untuk menuntut pertanggungjawaban atas serangan rudal yang terjadi pada 28 Februari 2026 di Sekolah Dasar Syjareh Tabayeh, Iran Selatan, yang menewaskan 120 siswa dan sejumlah guru di hari pertama serangan Amerika Serikat ke Iran. Tragedi ini kini menjadi simbol kesedihan nasional.
Sementara itu, situasi di Jalur Gaza semakin memburuk. Empat warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah lainnya terluka akibat penembakan tentara Israel di kamp pengungsi Jabalia. Menurut otoritas kesehatan Palestina, lebih dari 72.000 orang telah tewas dan jumlah yang sama mengalami luka-luka sejak konflik berkepanjangan ini terjadi. Di Tepi Barat, pasukan Israel kembali melakukan pembongkaran paksa terhadap belasan rumah warga di Kota Jenin dengan dalih bangunan tidak memiliki izin resmi.
Gelombang pengungsian terus berlanjut di Gaza, terutama di lingkungan Al-Tufah dan Al-Sujuiah, setelah militer Israel dilaporkan memperluas wilayah kendali mereka yang disebut sebagai garis kuning. Selain serangan militer, ketegangan juga meningkat akibat aksi pembakaran masjid, rumah, dan kendaraan warga Palestina oleh pemukim ilegal Israel di Tepi Barat, termasuk insiden pembakaran Masjid Al-Nur di Desa Burka.
Krisis kemanusiaan di Gaza semakin akut dengan kelangkaan air bersih yang memaksa para pengungsi menggali sumur manual di dekat laut untuk bertahan hidup. Sekitar 1,1 juta anak di Gaza kini kesulitan mengakses air bersih akibat hancurnya infrastruktur dan krisis bahan bakar. Solidaritas internasional pun terus disuarakan, seperti aksi para aktivis di Belanda yang meletakkan ratusan pasang sepatu anak-anak di Denbosch sebagai bentuk penghormatan bagi korban jiwa di Gaza.
Di wilayah regional lainnya, serangan udara Israel menghantam sebuah apartemen di daerah Goberi, Beirut, Lebanon, yang menyebabkan tiga orang tewas dan belasan lainnya luka-luka. Militer Israel mengeklaim bahwa serangan tersebut menargetkan pusat komando Hizbullah. Serangan ini menuai kecaman keras dari Iran yang menyebut tindakan tersebut mencederai komitmen perdamaian, bahkan juru bicara Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengancam akan membalas serangan tersebut dengan rudal.

Komentar