SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Beranda / Nasional / Ratusan Masyarakat Lampung Menolak Safari Politik Jokowi, Menyorot Kasus Ijazah Palsu

Ratusan Masyarakat Lampung Menolak Safari Politik Jokowi, Menyorot Kasus Ijazah Palsu

Mari kita suarakan kebenaran di panggung ini walaupun ditangkap dipenjarakan hanya karena selembar. Ibu-ibu membuktikan konsekuensi tidak lagi cawe-cawe untuk anaknya. Begitu juga mantan presiden bahkan keliling Indonesia. Tidak mencontoh presiden bahkan keliling Indonesia. Kami menyayangkan Pak Jokowi hari ini mau keliling seluruh Indonesia. Lampung ini adalah provinsi yang pertama. Sementara selesaikan dulu perkaranya supaya tidak ada kegaduhan. Wahai Bapak Jokowi, kami tidak tahu apakah maksud Anda berkeliling Indonesia pada hari ini. Mungkin saja Anda ada rencana untuk 2019 menaikkan anak Anda Gibran menjadi 2029 nanti. 2029 silakan saja. Tetapi kami ingin negeri ini dipimpin oleh seseorang anak bangsa yang cerdas intelektualnya, yang cerdas spiritualnya, yang sudah matang, yang cukup umurnya. Karena Indonesia ini berkulat dengan apa? Persoalan politik, persoalan sosial, budaya, ekonomi yang bisa mempersatukan anak bangsa, bukan yang memecah belah anak bangsa. Ada rahasia kami ini menyuarakan kepada kita semua persatuan untuk naik kewatanya sudah pensiun tidak cawe-cawe.

Menyambut marga yang telah hadir dalam rangkaian acara hari ini. Dan kami sekali lagi menginformasikan bahwa lokasi kami, tapi saya cakap secara keseluruhan sekali lagi dari tiga kebuayan yang tiga dari Lampung untuk dapat memasuki Haji Joko Widodo di adab Baginda Pemuka Bangsa, pun Cacakti Rahman Hari Rama dan Kanjeng Pengiran Ahmad menetapkan seangkonan berkerabat dengan Bapak Ir. Jokowi. Selanjutnya dengan adanya ketetapan batin, kami mohonkan hormat kepada Sultan Puncak Nur untuk dapat menyematkan identitas penghormatan kepada Bapak Ir. Jokowi sebagai Baginda Pemuka Bangsa. Selanjutnya kami mohon dengan hormat Sultan Mangku Praja Tama II Bapak Pustaminudin untuk dapat memasangkan selempang kepada Bapak Ir. Joko Widodo sebagai Baginda Pemangku Bangsa. Selanjutnya nanti kami mohon dengan hormat kepada Sultan Sempurna Jaya Bapak Abdurrahman Sarbini untuk dapat memberikan piagam penghargaan kepada Baginda Pemangku.

Bapak, Ibu hadirin yang kami hormati. Gelar adat yang diberikan merupakan simbol amanah, kehormatan, dan tanggung jawab yang menyertai gelar tersebut. Penghinaan pada hewan namun mengandung filosofi penerimaan tertinggi dari masyarakat. Dicanangkan di anak diad di gedung pusan oleh karena sirap kita segala punha, ajak w kanan pun iya sangat-sangat menghormati kebudayaan yang terus dirawat dan terus dipelihara oleh kita semuanya. Semoga ini akan terus diteruskan oleh anak cucu kita juga budaya nusantara kebudayaan di Lampung di daerah dikenalkan oleh zaman yang semakin modern ini. Saya sebesar jaranya atas penerimaan pada pagi hari ini. Terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *