Setiap Piala Dunia pastinya meninggalkan tonggak sejarah yang tak terlupakan. Tetapi edisi 2026 berpotensi menjadi salah satu yang paling bersejarah. Beberapa legenda dan nama bintang akan datang dengan kesempatan emas melampaui rekor yang dulunya tampak mustahil dipecahkan. Untuk itu, di Piala Dunia 2026 nanti mereka tidak hanya mengejar berkilaunya trofi juara, tapi juga deretan rekor luar biasa. Alangkah indahnya karir pemain tersebut jika dinobatkan sebagai juara dunia sambil mencatat sejarah dengan rekor terbaru. Lalu apa saja rekor yang bisa dipecahkan sepanjang pagelaran Piala Dunia 2026? Benarkah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo saling berlomba-lomba dalam memecahkan rekor tersebut?
Piala Dunia 1982 di Spanyol menjadi saksi dari lahirnya juara dunia tertua. Rekor yang belum bisa dipecahkan setidaknya hingga edisi Qatar 2022. Dino Zoff yang waktu itu tampil sebagai kiper utama menjadi tulang punggung Gli Azzurri sampai ke final. Menantang Jerman Barat di Santiago Bernabeu, Italia berhak atas piala setelah menang 3-1. Sekalipun gawangnya dibobol Paul Breitner, Zoff tetap menjadi pusat perhatian waktu itu. Legenda Juventus tersebut dinobatkan sebagai juara dunia tertua di usia 40 tahun 133 hari. Hingga Zoff melepas sarung tangan belum ada yang bisa mengalahkannya. Namun tahun ini ada mega bintang dunia yang berpotensi memecahkan rekor yang sudah bertahan 44 tahun itu, siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo. Digadang menjadi Piala Dunia terakhirnya, CR7 berpeluang menjadi juara bersama Portugal. Selain karena dirinya masih fit, skuad Portugal juga didukung komposisi pemain yang lumayan mewah. Saat ini Ronaldo berusia 41 tahun dan jika berhasil membawa Portugal kampiun di Amerika Serikat, ia akan jadi pesepak bola tertua yang menjuarai Piala Dunia.
Sepanjang bergulirnya Piala Dunia sejak 1930, baru ada satu pemain yang memegang rekor jumlah kemenangan terbanyak, bukan Pele apalagi Diego Maradona, melainkan Miroslav Klose. Mantan penyerang Bayern Munchen itu telah memenangkan 17 pertandingan bersama Jerman. Jumlah itu diraih sepanjang membela Der Panzer di empat edisi Piala Dunia, yakni dari 2002 hingga 2014. Momen Klose meraih 17 kemenangan tersebut terjadi di final Piala Dunia 2014. Menghadapi Argentina di Stadion Maracana, Klose diturunkan sejak menit pertama bersama Mesut Ozil dan Thomas Muller di lini depan. Klose tidak bermain penuh karena digantikan oleh sang pencetak gol Mario Gotze di menit 88. Jerman menang 1-0 di extra time dan membawa pulang piala keempat.
Tahun ini Lionel Messi berpotensi melampaui rekor Klose tersebut. Hingga narasi ini ditulis, La Pulga sudah menang 16 laga bersama Argentina. Kemenangan terakhir Messi tentu saja saat menumbangkan Prancis di final Qatar 2022. Hanya butuh dua kemenangan lagi bagi Messi untuk mengalahkan rekor Klose yang bertahan 8 tahun tersebut. Selain jumlah kemenangan terbanyak, Lionel Messi juga berpotensi mengejar rekor Miroslav Klose lainnya, apalagi kalau bukan predikat top skor sepanjang masa Piala Dunia. Sebelum gantung sepatu pada 2016, Klose torehkan 16 gol untuk Jerman. Menariknya, gol ke-16 Klose itu dikemas ketika pasukan Joachim Low pesta besar 7-1 atas Brazil di semifinal 2014. Terus berapa jumlah gol Messi di Piala Dunia? Sampai edisi 2022, dewa pujaan fans Barcelona itu sudah mengoleksi 13 gol. Itu artinya Messi hanya terpaut tiga gol lagi dari koleksi Klose. Karena jumlah pertandingan Piala Dunia tahun ini lebih banyak, Messi bukan saja bisa menyamai perolehan 16 gol, tapi juga melampauinya.
Meski begitu, Messi mendapat saingan serius dari Kylian Mbappe, bekas rekan Messi di PSG itu membayangi dengan 12 gol sampai narasi ini dibuat. Dengan usia yang jauh lebih muda, si kura-kura Ninja boleh jadi akan lebih gampang cetak gol. Itu karena Prancis dibekali dengan pengumpan handal seperti Desire Doue dan Michael Olise yang memanjakan Mbappe. Ngomongin soal mencetak gol, Cristiano Ronaldo juga bisa ikutan mengukir rekor di benua Amerika. Bang Dodo sebetulnya sudah memegang rekor impresif sebagai satu-satunya pemain yang bisa mencetak gol di lima edisi Piala Dunia beruntun. Gol terakhir mega bintang Al-Nassr tersebut tercipta di laga pertama fase grup H edisi 2022 versus Ghana. Nah, jika Ronaldo bikin gol di edisi kali ini, ia akan memperpanjang rekor sebagai pemain yang mencetak gol di enam Piala Dunia. Kalau ini kesampaian, rasanya bakal susah bagi pemain lain untuk menyamai atau bahkan mengalahkan pencapaian itu di kemudian hari. Kunci agar Ronaldo dapat mengukir rekor tersebut adalah ia mendapat kepercayaan dari Roberto Martinez untuk tampil. Mau itu dari babak pertama atau kedua, yang penting Ronaldo ada dulu di lapangan. Setelah itu ia baru bisa mencetak gol dari banyak cara, penalti salah satunya.
Di posisi penjaga gawang ada juga rekor menarik yang berpotensi pecah. Sejauh ini status kiper dengan clean sheets terbanyak di Piala Dunia masih dipegang oleh Peter Shilton dan Fabien Barthez. Mantan kiper Inggris dan Prancis itu masing-masing mengoleksi 10 clean sheets. Hebatnya, pencapaian itu bahkan tak mampu disamai oleh kiper kawakan lainnya sekelas Gianluigi Buffon, Iker Casillas ataupun Manuel Neuer. Namun catatan impresif ini berpeluang besar dipecahkan oleh penjaga gawang senior Belgia Thibaut Courtois. Hingga Piala Dunia 2022, Courtois tercatat sudah mengemas tujuh clean sheets. Koleksi ketujuhnya tersebut didapatkan saat tampil tangguh menjaga gawang Belgia pada laga pamungkas grup F edisi 2022 melawan Kroasia. Kini kiper berusia 34 tahun tersebut berada di jalur yang tepat untuk mengukir sejarah baru. Courtois hanya membutuhkan tiga clean sheets untuk menyamai rekor tersebut dan butuh empat clean sheets lagi untuk resmi memecahkan pencapaian Shilton dan Barthez.
Selain rekor pemain, Piala Dunia 2026 juga bisa pecah rekor untuk pelatih. Hingga edisi 2022, status pelatih dengan rekor kemenangan terbanyak di Piala Dunia masih dipegang oleh Helmut Schon. Pelatih legendaris asal Jerman Barat tersebut sukses mencetak 16 kemenangan sepanjang turnamen dari edisi 1966 hingga 1974. Kemenangan ke-16 itu ia raih di final 1974 dengan menggulung Belanda 2-1 di kandang sendiri. Menariknya sebelum nanti mundur dari timnas Prancis, Didier Deschamps berpeluang besar menyamai atau bahkan melampaui rekor Schon yang sudah bertahan selama 48 tahun tersebut. Setidaknya sampai edisi 2022, Deschamps tercatat sudah mengantongi 14 kemenangan. Hasil positif terakhirnya didapat pada babak semifinal 2022 saat menumbangkan Maroko. Kini Deschamps hanya membutuhkan tiga kali kemenangan lagi guna mencetak sejarah baru sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak di Piala Dunia.
Tak hanya mengejar rekor Helmut Schon, Didier Deschamps juga bisa memecahkan rekor lain yang monumental. Mantan pemain Olympique Marseille itu bisa menjadi satu-satunya pelatih yang tiga kali beruntun menembus final Piala Dunia. Belum ada pelatih hebat yang mampu menorehkan tinta emas tersebut. Sebelumnya Deschamps sudah sejajar dengan tiga pelatih lain yang tampil di dua final beruntun, mereka adalah Vittorio Pozzo, Carlos Bilardo, dan Franz Beckenbauer. Bicara soal peluang Prancis, pimpinan Deschamps terbilang yang dijagokan menjadi calon finalis bahkan juara. Itu karena komposisi skuad yang dibawa begitu berkelas. Kalau semua pemain Prancis tidak egois dan bersatu di atas kepentingan pribadi, bukan tak mungkin final ketiga bagi Deschamps akan terwujud. Menurut kalian dari sekian rekor tadi, manakah yang akan bisa dipecahkan di Piala Dunia nanti menurut Football Lovers?

Komentar