Manchester United kembali membuat heboh di tengah fokus pecinta sepak bola pada Piala Dunia 2026. Bukan soal transfer pemain atau pelatih, klub ini mengonfirmasi secara resmi dimulainya proyek pembangunan stadion baru. Proposal proyek ini sudah lama diumumkan dan kini terbukti bukan sekadar wacana. Stadion baru ini diprediksi akan menjadi mega proyek paling megah di Inggris, di saat proyek stadion milik klub rival justru masih banyak yang mangkrak.
Manchester United telah meresmikan akuisisi lahan seluas 12 hektare yang terletak sekitar 350 meter di sebelah barat laut Old Trafford. Lokasi ini dipilih setelah mereka membatalkan rencana awal di lahan milik perusahaan kereta api karena harga yang terlalu mahal. Area lahan baru ini berlokasi strategis di antara Warfightway, Europa Way, dan John Gilbert Way.
Stadion ini dirancang sangat ambisius dengan kapasitas mencapai 100.000 kursi, jauh lebih besar dari kapasitas Wembley yang hanya 90.000 kursi atau Old Trafford saat ini yang menampung 75.000 penonton. Dengan desain modern berbentuk seperti payung, stadion ini akan dilengkapi panel surya dan sistem penampung air hujan untuk memastikan tidak ada lagi masalah kebocoran. Proyek ini tidak hanya soal sepak bola, tetapi juga bagian dari regenerasi kawasan Greater Manchester yang direncanakan pemerintah Inggris, yang mencakup pembangunan 15.000 perumahan baru dan pembukaan 140.000 lapangan kerja. Proyek ini diperkirakan menyumbang sekitar Rp165 triliun per tahun kepada pemerintah Inggris.
Kabar ini sekaligus membantah narasi bahwa Manchester United sedang bangkrut. Sebelumnya, pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, sempat melakukan efisiensi ketat karena kondisi keuangan yang sempat nyaris jebol, termasuk penyesuaian gaji dan pengurangan staf. Meskipun belanja pemain pada musim panas 2025 memakan biaya besar, kedatangan Michael Carrick pada Maret 2026 berhasil mengubah kondisi finansial klub dengan meraih keuntungan sebesar 40 juta pound sterling, berbanding terbalik dengan kerugian tahun sebelumnya. Anggaran untuk stadion ini sendiri diperkirakan mencapai 2 miliar pound atau sekitar Rp47 triliun.
Ironisnya, di saat Manchester United mampu merealisasikan proyek stadion baru, banyak klub rival seperti Chelsea masih kesulitan mencari lahan dan perizinan untuk proyek serupa. Begitu pula dengan klub-klub Italia yang mayoritas masih terkendala dalam pengembangan stadion mereka.
Proyek ini adalah bagian dari visi jangka panjang Manchester United. Klub menargetkan untuk kembali menjuarai Premier League pada tahun 2028, yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-150 klub. Dengan stadion baru yang diharapkan rampung dalam lima tahun, manajemen Setan Merah optimis dapat kembali meraih masa kejayaan, bahkan mungkin memenangkan *treble* kembali di masa depan di stadion yang sering dijuluki sebagai “New Trafford”.

Komentar