Dua kapal Pertamina International Shipping yang tertahan di Teluk Arab hingga saat ini belum dapat melintasi selat hormus kedua kapal tersebut, yaitu Pertamina Pride dan Gamsonoro sudah tertahan di Teluk Arab sejak awal Maret 2026 akibat adanya perang Israel Amerika Serikat versus Iran. PJS Corporate Secretary Pertamina International Shipping Vega Pita menyampaikan Peace terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormus. Ia menegaskan prioritas utama perusahaan adalah keselamatan
seluruh awak kapal, keamanan kapal, serta muatannya. Sebelumnya, Iran menyatakan membuka jalur pelayaran di Selat Hormus pada Jumat, 17 April 2026 menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Menteri Luar Negeri Iran Abas Aragci mengatakan selat Hormus terbuka untuk semua kapal komersial selama periode gencatan senjata tersebut. Namun, pembukaan Selat Hormus tidak berlangsung lama karena konflik Iran dan AS kembali memanas. Langkah tersebut diumumkan oleh Corps Garda Revolusi Islam atau IRGC yang
menyalahkan blokade laut oleh Amerika Serikat atau AS. Di mana menurut pihak Iran, hal tersebut sebagai pemicu utama penutupan jalur strategis tersebut. Padahal sehari sebelumnya Iran sempat membuka kembali jalur pelayaran global itu secara sementara. Dalam pernyataannya, angkatan laut IRGC menegaskan larangan keras bagi kapal-kapal untuk bergerak di kawasan tersebut. IRGC juga memperingatkan setiap kapal yang mendekati Selat Hormus akan dianggap sebagai musuh. Yeah.
Komentar