Berita Utama
Beranda / Berita Utama / Prabowo Mengumpulkan Tokoh-Tokoh Jaman SBY, Belajar Cara Hadapi Ancaman Krisis Keuangan

Prabowo Mengumpulkan Tokoh-Tokoh Jaman SBY, Belajar Cara Hadapi Ancaman Krisis Keuangan

Presiden Prabowo Subianto [musik] mulai bergerak mengantisipasi ancaman ekonomi global. Sejumlah tokoh ekonomi era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dipanggil ke istana untuk membedah pelajaran penting dari krisis 2005 dan 2008. Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya belajar dari sejarah agar Indonesia tidak mengulangi krisis ekonomi masa lalu. Pesan itu sebelumnya disampaikan Prabowo dalam pidato kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal atau KPPKF 2027. 2 hari setelah pidato tersebut,

[musik] Prabowo langsung mengumpulkan sejumlah tokoh ekonomi era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan itu membahas pengalaman menghadapi krisis ekonomi besar yang pernah melanda Indonesia. terutama pada periode 2005 dan 2008. Beberapa tokoh yang hadir di antaranya mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, [musik] ek kepala BAPENAS Pascah Suzeta hingga mantan Dubes RI untuk Cina Sudraja. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Air Langga Hartarto mengatakan Presiden

ingin mendengar langsung pengalaman para pejabat saat menghadapi tekanan ekonomi di masa lalu. [musik] Mulai dari lonjakan inflasi, gejolak nilai tukar rupiah hingga krisis akibat kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM. Menurut Air Langga, para ekonom senior itu menilai kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih lebih kuat dibandingkan periode krisis 2005. Ia menyebut depresiasi rupiah saat ini masih berada di kisaran 5% dan dinilai lebih terkendali dibanding berbagai krisis sebelumnya. [musik] Salah satu

pembahasan yang menjadi sorotan adalah kebijakan pemerintah pada tahun 2005 ketika harga BBM dinaikkan [musik] hingga 126%. Mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah menjelaskan langkah tersebut diikuti kenaikan suku bunga acuan. demi menekan inflasi [musik] dan menjaga stabilitas rupiah. Saat itu, BI menaikkan suku bunga dari 8% menjadi 12,5%. Menurut Burhanuddin, kebijakan tersebut akhirnya [musik] berhasil menurunkan inflasi dan menstabilkan kurs rupiah secara bertahap. Selain [musik] meminta masukan, Prabowo juga disebut meminta

jajaran menterinya untuk mempelajari berbagai rekomendasi yang disampaikan para ekonom senior. Menteri Keuangan Purbaya, Yudi Sadewa [musik] mengaku telah mencatat seluruh masukan dan siap mendalami usulan tersebut. Sementara itu, Sekretaris Kabinet Tedi Indrawijaya mengungkap ada tiga fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut. Pertama, memperkuat fundamental ekonomi nasional melalui stabilitas sektor keuangan dan pengawasan perbankan. Kedua, [musik] mempercepat implementasi kebijakan devisa hasil ekspor atau DHE guna,

Barcelona Edan! Lihat Ini Sekaligus Kalian Akan Tau Kalau Barca Diam-diam Menguasai Eropa

memperkuat cadangan devisa nasional [musik] dan menjaga stabilitas rupiah. Dan ketiga, membenahi tata kelola ekspor sumber daya alam melalui PT dan antara Sumber Daya Indonesia atau DSI. Pemerintah menegaskan akan terus memperkuat strategi jangka panjang demi menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Keputusan bisnis terbaik datang [musik] dari data bukan tebakan. Mudah berlangganan bisnis insight dengan subscribe with Google. [musik] Download aplikasi kontan sekarang [musik] di App Store atau Play Store.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *