Menyaksikan Kompas siang bersama saya Nutu Trisnanda. Saudara, pasca kebakaran melanda permukiman di wilayah Kebun Kosong Kemayoran Gempol, warga yang menjadi korban kebakaran kembali ke rumah mereka masing-masing. Mereka menyelamatkan barang berharga yang masih bisa diselamatkan. Selama 7 jam, petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang menghanguskan 250 rumah warga di wilayah Kebun Kosong Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat. Diduga sebanyak 500 kepala keluarga terdampak kebakaran di Kemayoran. Api baru
benar-benar bisa dipadamkan oleh petugas Damkar pada pukul dini hari tadi. Setelah api benar-benar padam, banyak warga yang kembali ke rumah mereka masing-masing untuk menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan. Sebelumnya pada Senin malam, Saudara kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kebun kosok atau kebon kosong hingga bangunan pasar di Kemayoran, Jakarta Pusat. Banyaknya material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke bangunan lain. Warga yang ada di lokasi panik dan
berhamburan menyelamatkan diri dan membawa barang berharga mereka. Salah satu warga menduga kebakaran dipicu oleh corseling listrik. Informasi terkini pasca kebakaran di Kemayoran. Kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV ada Fedriska Ananda dan juru kamera Yogi Syahrei. Selamat siang Fedriska. Pasca kebakaran bagaimana situasinya kemudian juga bagaimana penanganan korban terdampak kebakaran. Ya, Putu. Untuk situasi saat ini ee api sudah benar-benar padam sejak pukul ee subuh tadi pagi sehingga banyak warga
yang memang kembali datang ke rumah mereka untuk mencari ataupun menyelamatkan barang-barang berharga mereka yang masih bisa diselamatkan. Dan kemudian tadi ketika pagi kami ee berada di lokasi kejadian ataupun di lokasi kebakaran begitu ya. Ee ini ada semacam garis polisi di satu rumah yang diduga ini adalah sumber dari kebakaran yang terjadi pada Senin malam kemarin yang menghanguskan ee ratusan rumah di kawasan Kebon Kosong ee Kemayoran Gempol Jakarta Pusat. di mana ee ini masih dalam ee pemeriksaan ee kepolisian
apakah ada dugaan tindak pidana ataupun kelalaian begitu terkait dengan kebakaran terjadi pada Senin malam kemarin. Selain itu juga selain juga melakukan investigasi terkait dugaan penyebab ee ee kebakaran pada Senin malam kemarin ini ee dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Wali ee kota dari Jakarta Pusat ini sudah melakukan penanganan cepat tanggap darurat begitu ya. di mana untuk e di belakang saya ini merupakan pengungsian ataupun tenda-tenda pengungsian ini sudah dipasang. Seidaknya tadi kalau
misalkan kami hitung ini lebih dari delan ya putu. Ada tenda pengungsian milik Basnas, kemudian ada dari BPBD, kemudian ada dari Palang Palang Merah Indonesia, Dinas e Sosial DKI Jakarta dan juga ee beberapa instansi terkait lainnya. Nah, di mana ee ada juga pos-pos lain yang memang diperuntukkan ee bagi ee masyarakat yang kemudian ee untuk mendapatkan penanganan darurat secepatnya. Memang e bantuan yang diberikan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini cukup cepat ya, Putu dan juga saudara ee di mana ee tidak hanya
walikota namun juga wakil gubernur dari e provinsi KDK Jakarta Rado Karno ini juga meninjau langsung bagaimana penanganan ee darurat yang dilakukan oleh Walikota Jakarta Pusat di mana ee bisa Anda ee lihat di layar kaca Anda, Putu, dan juga Saudara kehadiran dari ee Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno didampingi oleh ee Walikota Jakarta Pusat e Arifin dan juga ee stakeholder terkait begitu ya yang meninjau langsung tempat ataupun lokasi kebakaran ee saat ini tampaknya Wakil Gubernur ini ingin
meninjau terlebih dahulu Putuh dan juga Saudara lokasi kejadian kebakaran yang mana ini menghanguskan ratusan rumah. informasi yang ee kami dapatkan, kami perlu meralat bahwa tadi kami mengatakan ada 500 ee atau 300 rumah ya Putuh ee yang terdampak. Namun berdasarkan ee data yang ada di Posco ini hingga siang ini ada 304 rumah yang ee terdampak akibat kejadian kebakaran pada malam hari ini. Di mana ee informasinya juga ada 500 KK yang ee menjadi korban ee dari ee kebakaran yang terjadi pada Senin malam kemarin. Putu. Nampaknya
sebelum meninjau kesiapan ee tanggap bencana ee ee wakil gubernur ingin memastikan ataupun meninjau langsung terlebih dahulu terkait dengan lokasi kebakarannya sendiri. Nah, kalau bisa saya ee gambarkan Putu, dan juga saudara ee ketika kami ee sempat meninjau juga lokasi kebakaran yang ee ada di kebun kosong ini, ini ee ratusan rumah hangus terbakar Putu, dan juga saudara. Dan kemudian ketika tadi ee pagi masyarakat ataupun warga ee kembali ke rumah mereka untuk em memeriksa barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan
ini yang jadi perhatian juga adalah ee keamanan ee ee bangunan-bangunan ini di mana ini rawan roboh, rawan ee membahayakan begitu ya bagi masyarakat yang ee ingin ee memeriksa rumah mereka. Jadi memang kami himbau bagi masyarakat ataupun korban yang ingin kembali ke rumah mereka ini yang perlu diperhatikan pertama kali ini adalah terkait dengan keselamatan ketika melakukan ataupun kembali em memeriksa rumah mereka karena memang ini cukup ee berbahaya putu dan juga saudara karena bangunan ini bangunan
semi permanen sehingga memang gampang roboh begitu ya. Nah, tadi eh tidak hanya ee wakil gubernur yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengungsian saat ini. Tadi sebelumnya saya sempat katakan bahwa dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Walikota Jakarta Pusat sudah mendirikan beberapa pos-pos untuk ee memberikan bantuan kepada masyarakat. Di antaranya yang pertama adalah pos kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada balita dan juga lansia yang menjadi prioritas dan juga ee orang-orang dewasa
yang terdampak. Kemudian juga ada Palang Merah Indonesia. Kemudian ee ada juga dari Dinas Dukil dan juga Dinas Pendidikan. ini terkait dengan dokumen-dokumen ataupun mendata, mengidentifikasi dokumen-dokumen yang hangus terbakar pada kejadian malam kemarin. Dan yang paling penting adalah ee untuk logistik dari para pengungsi ini tadi kami perhatikan ada setidaknya ada tiga ee mobil ee dapur umum yang memang diperuntukkan untuk kemudian ee memberikan ee distribusi makanan terhadap para pengungsi yang memang
menjadi korban ini. Dan yang ee perlu juga dicatat bahwa yang paling penting adalah bagi masyarakat ataupun korban saat ini adalah akses terhadap air besi. Bagaimana kemudian ini saat ini belum ada ee portable ataupun kamar mandi portable ataupun toilet portable yang dipasang sehingga memberikan kemudahan bagi para pengungsi ini ketika membutuhkan untuk ee ke toilet begitu ya. Karena memang ee kalau misalkan tadi masyarakat apabila memang ingin ke toilet, mereka ini harus mencari ee masjid-masjid terdekat ataupun ee
toilet-toilet umum lainnya sehingga memang agak lebih jauh di pengungsian tempat saya melaporkan saat ini, Putu. Oke. Ee tadi ada menyebutkan bahwa proses ee olah TKP begitu ya, penyelidikan awal dari polisi ini sedang dilakukan. ee dari titik Anda saat ini melaporkan Fedriska dan ee juga Yogi Syahrei ee bisa Anda ee tunjukkan begitu bagaimana situasinya, mana titik yang ee diduga menjadi ee awal dari percikan api dan ee kalau sebelumnya ini disampaikan bahwa ini dipicu oleh corseling listrik, ee pantauan Anda di lokasi seperti apa?
Arahnya ke mana? Ya, Putu. Kalau misalkan untuk saat ini saya berada di lokasi pengungsian memang untuk titik yang menjadi dugaan sumber api ini berada cukup jauh dari tempat kami melaporkan saat ini. Tapi kalau misalkan bisa saya gambarkan putu dan juga saudara, bagaimana kondisi ee salah satu rumah yang diduga menjadi ee apa ya ee awal mula kebakaran ini tadi dipasangi garis polisi oleh polisi agar ini tidak diganggu ataupun tidak ee di apa ya dirusak begitu TKP-nya oleh masyarakat yang ingin ee mencari
barang-barang mereka. Tapi tadi juga sudah disampaikan oleh Kapores Jakarta Pusat mengatakan bahwa apabila memang perlu dilakukan investigatif ee investigasi begitu ya untuk mengetahui sumber kebakaran ini perlu dilakukan. Perlu kami laporkan juga bahwa tadi juga sudah ada ee petugas kepolisian dari DVI Puslap Pori yang juga akan memeriksa terkait dengan dugaan apakah ini terjadi kelalaian atau tidak atau bagaimana. Ini masih dalam ee pemeriksaan lebih lanjut oleh kepolisian Putu. Oke. Baik, terima kasih Fedriska Ananda
jurnalis Kompas TV dan juga juru kamera Yogi Syahre dari Kemayoran Jakarta Pusat. Ada 500 gagat terdampak, 304 rumah terdampak. Kami harapkan nanti dari kunjungan wagup ini juga ada satu jawaban untuk kepastian dari para korban yang e terdampak kebakaran. Terima kasih, Fedriiska.

Komentar