Dunia
Beranda / Dunia / Negara Taiwan Siaga, Kerahkan Jet F-16 Sesudah Teror 21 Pesawat Militer-Militer China

Negara Taiwan Siaga, Kerahkan Jet F-16 Sesudah Teror 21 Pesawat Militer-Militer China

Taiwan mengirim kapal perang dan cat tempur setelah mendeteksi Cina mengerahkan patroli militer besar di sekitar pulau mereka. Sekretaris jenderal Dewan Keamanan Nasional Taiwan, Josep Wu mengejam keras aktivitas militer Cina melalui akun media sosial X. Ia menyebut Cina sebagai satu-satunya sumber ketidakstabilan di kawasan Indo Pasifik. Menurut Kementerian Pertahanan Taiwan, pada Senin malam, 25 Mei 2026, mereka mendeteksi 21 pesawat militer Cina. Pesawat itu termasuk cat tempur C16 dan Tron Militer. Selain itu, kapal perang

Cina juga terlibat dalam patroli kesiapan tempur bersama di sekeliling teritori Taiwan. Menanggapi situasi tersebut, Taiwan langsung mengerahkan kapal perang dan jat tempur untuk misi pemantauan. Menurut Taiwan, patroli Cina itu tidak memiliki alasan yang jelas. Taipe juga terus memantau kukus kapal induk Lioning yang saat ini beroperasi di Pasifik Barat. Dilanser dari routers, perwakilan intelijen Kementerian Pertahanan Taiwan, Pancun Kuang menyatakan bahwa patroli tempur Cina telah berakhir. Namun, ia

menegaskan Taiwan tidak akan mengendurkan pengawasa. Sebagai bukti pemantauan, Kementerian Pertahanan Taiwan merilis foto-foto operasi militer mereka. Salah satunya memperlihatkan jat tempur F16 Taiwan yang sedang membayangi dua pesawat tempur Cina di dekat pesawat pengisian bahan bakar udara jenis Y20. Foto lain menunjukkan kapal perang Cina Yinchuan yang diawasi oleh angkatan laut Taiwan. Ketegangan terbaru muncul di tengah hubungan yang terus moburuk antara Beijing dan Taibe. Cina menganggap

Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Sementara pemerintah Taiwan menolak klaim tersebut. Piliter Cina hampir setiap hari mengoperasikan pesawat dan kapal perang di sekitar Pulau Taiwan. Patroli serupa juga dilakukan Cina pekan lalu, tepat menjelang peringatan 2 tahun masa jabatan Presiden Taiwan Leengte. Situasi memanas setelah Presiden China Suenping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membahas masalah Taiwan dalam pertemuan di Beijing pada awal bulan ini.

 

Lengkapnya Jejak Luke Mahony: Mengapa Prabowo Restui WNA Jadi Bos PT DSI, Mengurus Ekspor SDA Satu Pintu Saja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *