Hiburan
Beranda / Hiburan / Lah Polemik Video Viral Sarwendah Menyebut Ruben Onsu ‘Cong’, Nafkah Anak Rp200 Juta Ikut Tersorot

Lah Polemik Video Viral Sarwendah Menyebut Ruben Onsu ‘Cong’, Nafkah Anak Rp200 Juta Ikut Tersorot

Hubungan pasca perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas dan menjadi sorotan tajam publik. Jagat media sosial digemparkan oleh potongan video siaran langsung Sarwendah yang diduga kuat menyindir dan melontarkan kalimat kasar yang ditujukan kepada mantan suaminya tersebut. Dalam siaran langsung di akun pribadinya pada Jumat 5 Juni kemarin, mantan personel Girlband Cheribele ini secara blak-blakan menyenggol nama Ruben Onsu dengan nada bicara yang tidak mengenakkan. Kekasih dari pengusaha Giorgio Antonio ini

awalnya mengeluhkan perihal uang nafkah anak sebesar Rp200 juta yang diklaimnya telah dihentikan sepihak oleh Ruben Onsu selama 6 bulan terakhir. Di tengah curatannya itulah Sarwendah kedapatan melontarkan ejekan kasar berbunyi kata Cong dengan nada santai. Pernyataan kontroversial tersebut seketika memicu kemarahan netizen yang menilai ucapan Sarwendah sangat tidak etis. Geram dengan gestur sang artis. Warganet bahkan ramai-ramai menggalakkan aksi boikot. Sadar aksinya menuai polemik besar dan merugikan reputasinya,

Sarwendah bergerak cepat dengan mengunggah video klarifikasi sekaligus permohonan maaf resmi melalui akun Instagram pribadinya. Merespons video permintaan maaf tersebut, pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya memilih untuk bersikap dingin. Kuasa hukum Ruben menyatakan enggan berkomentar lebih jauh karena menilai tidak ada penyebutan nama kliennya secara spesifik dalam video klarifikasi Sarwenda. Kendati demikian, pihak Ruben menyerahkan sepenuhnya penilaian etika tersebut kepada masyarakat luas.

Jadi eh jadi ee kalau diminta tanggapan apa tanggapan ee kami selaku hukum Ruben atas postingan S yang meminta maaf ya. Nah, kami tidak bisa memberikan komentar apa-apa. Artinya itu haknya dia. Dia ingin meminta maaf itu adalah haknya dia. Tapi yang perlu kami garis bawahi permintaan maaf itu kan sama sekali tidak ada kaitannya dengan klien kami Ruben Onsu. Jadi kalau kita cermati kalimat per kalimat yang diucapkan oleh S dalam permintaan maaf itu, dia hanya meminta maaf kepada netizen, meminta maaf kepada

masyarakat atas kegaduhan yang terjadi akibat statement-statementnya dia dan juga hanya ee pernyataan eh terima kasih kepada fansnya yang terus ada bersama dengan dia dan juga berusaha lebih baik lagi untuk menjadi orang tua bagi anak-anaknya. Jadi semua materi yang disampaikan oleh S dalam postingan itu kami melihatnya tidak ada kaitannya sama sekali dengan eh klien kami Ruben Onsu. Karena tidak ada satu kalimat pun yang menyatakan permohonan maaf kepada Rubin Onsu karena sudah ee artinya itu ee

Rumah Respons Kelaksanaan Unjuk Rasa di BGN: Menerima Kritik Masyarakat, Sistem Dapur Terus SOP

disindir ya dengan kata-kata cong misalnya kemudian dengan kata-kata ee 200 juta itu meskipun artinya tidak terang-terangan tapi kan kita tahu ya ee sekarang perseteruannya itu antara S itu dengan siapa dan kalau ada kalimat-kalimat seperti itu misalnya sindiran-sindiran seperti itu, itu pasti ditunjukkan ke siapa. Tapi kan tidak ada satu kalimat pun permintaan maaf kepada orang yang telah dicederai ee hatinya, harga dirinya di depan publik. Jadi kalau kami melihatnya itu sah-sah saja eh silakan e S apa

mengupload atau memposting video minta maaf tapi tidak ada kaitannya sama sekali dengan klien kami Rubin Onsu dan eh artinya itu tidak akan mempengaruhi tidak akan mempengaruhi apa yang sudah menjadi ee penilaian masyarakat terhadap dia. Karena ini masalahnya kan bukan karena dia sudah mau berkegaduhan, tapi karena statement-statementnya yang menyerang patut diduga menyerang nama baik dan kehormatan serta harga diri Ruben. Nah, tapi tidak ada satu satu ucapan pun yang kami dengar dalam postingan itu yang

meminta maaf pada Rubin Onsu yang nota ini adalah ayah dari anak-anaknya. Ya, jadi kami tidak bisa memberikan ee komentar dan respon apapun terkait dengan masalah permintaan maaf itu ee karena tidak ada kaitannya. Dan yang paling pasti adalah ee banyak masyarakat sekarang yang ee memberikan satu pendapat pandangan di berbagai macam kolom komentar media sosial dan saya juga ditek sebagai kuand mereka meminta agar kami segera melakukan yang namanya itu gugatan untuk e meminta hak asuh ya terhadap anak-anak

itu. Karena menurut masyarakat yang memperhatikan semua pemberitaan, postingan, sindiran beberapa hari ini sangat tidak baik kalau misalnya anak-anak itu berada di lingkungan yang seperti itu. Nah, tapi kami belum memberikan tanggapan, belum memberikan respon. Ee kami juga belum e bahas dengan oruband. Tapi atau diduga mungkin juga ada kekhawatiran, ada kekhawatiran desakan-desakan masyarakat, penilaian-penilaian masyarakat itu terhadap ee apa yang terjadi beberapa hari ini itu akan berdampak ya akan berdampak kepada posisinya

sebagai ee orang tua yang mendapatkan hak asuh dalam kesepakatan AK 39 itu bisa digugat ya bisa digugat. Artinya siapapun dalam ee proses hukum proses ini yang ee kita anggap tidak menepati 39 itu bisa bisa saja ya itu kita kita kita persoalkan lagi secara hukum. Nah, jadi kalau ditanya apa tanggapannya ya kami tidak bisa memberikan komentar karena yang harusnya memberikan komentar dan penilaian atas ee permintaan mafi itu adalah masyarakat, netizen dan fans-nya eh S. Kalau kami sebagai selaku kuasa hukumnya

Duh Ruben Onsu Sedih Tidak Bisanya Hadiri Perayaan Ultah Thalia dan Thania

Ruben tidak bisa memberikan komentar apapun karena itu tidak ada satu pernyataan pun yang berkaitan dengan ee Ruben. Dan ketika tadi sore saya bertelepon dengan Ruben eh tadi siang ya dengan Ruben itu. Saya tanya juga pendapat dia tentang postingan eh video yang meminta maaf itu komentarnya cuma ya. Jadi tidak ada komentar apapun karena memang juga pasti bersihir. Itu tidak dengan dia. Saya kira seperti itu. Halo semuanya, saya Sarwendan. Melalui video ini saya ingin menyampaikan beberapa hal. Pertama-tama izinkan saya

menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semuanya, keluarga besar, teman-teman, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini selalu setia menamani perjalanan saya. Sebagai manusia yang biasa yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati. Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang kini

turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak. Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut. Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apapun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar. Sebagai seorang ibu, saya berjanji akan terus berusaha menjadi ibu yang melindungi, merawat, dan mengutamakan

kebahagiaan dan masa depan mereka. Kepada keluarga besar saya yang juga turut merasakan ketidaknyamanan, beban pikiran. Karena hal ini saya juga memohon maaf. Terima kasih telah menaruh pengertian, perhatian, dan kekuatan bagi saya kepada para penggemar saya yang selama ini tulus dan terus mendukung saya. Karena kalian saya tidak pernah merasa sendirian. Besar rasa terima kasih saya ke kalian. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi selain ucapan terima kasih yang tulus ini. Temani saya terus ya dalam proses

menjadi pribadi yang lebih baik. Percayalah saya tidak ingin mengecewakan kepercayaan yang telah kalian berikan selama ini. Dan ke depan saya perlu lebih bijak lagi, lebih mengenal dampak yang bisa saya perbuat di ruang publik. Saya mohon kepada semua untuk memberikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan. Saya percaya setiap persoalan memiliki penyelesaian yang masing-masing dan saya memilih untuk menempuhnya dengan kepala

X ART Mengiyakan Alami Tekanan Psikologis Selama Ketika Bekerja di Rumah Erin

dingin serta hati yang lebih lapang. Doa saya agar kita semua diberi ketabahan dan kebaikan ke depannya. Atas segala pengertian, dukungan, dan kasih sayang, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih. Yeah.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *