Hiburan
Beranda / Hiburan / Ratu Sofya Soal Pernyataan PH Tentang Isu Dirinya Somasi Orangtua Yang Berada Diluar Sana

Ratu Sofya Soal Pernyataan PH Tentang Isu Dirinya Somasi Orangtua Yang Berada Diluar Sana

wabarakatuh. Saya Ratu Sofia. Heeh. Di sini saya memperkenalkan ini kuasa hukum saya Pak Dede dan di sini juga ada kos hukum saya Pak Rispan yang akan ee menglarifikasi tentang isu-isu yang beredar di luar sana. Jadi boleh Bapak Kos Hukum boleh dilanjut aja. Terima kasih. Baik. Ee asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang. Terima kasih rekan-rekan media sudah hadir di agenda kita hari ini terkait mengenai ee statement klarifikasi terhadap hal-hal yang mungkin sudah beredar di media baik YouTube, media

online dan sebagainya. Yakni terkait mengenai adanya statement dari pihak eh KH Kreatif selaku production dari film yang dibintangi oleh klien kami Ratu Sofia. juga terkait mengenai adanya statement di dalam konferensi pers yang dilakukan oleh eh khas kreatif tersebut dengan mengundang [mendengus] orang tua dari klien kami dalam hal ini Ibu kandung terkait mengenai adanya statement bahwa klien kami melakukan somasi terhadap beliau. Nah, untuk itu kami dalam hal ini kuasa hukum beserta klien kami akan

[mendengus] memberikan klarifikasi terkait hal-hal yang sudah disampaikan oleh baik pihak khas kuasa hukumnya maupun dari ada statement juga dari orang tua Ratu itu sendiri. Pertama-tama juga kami perkenalkan diri kami kuasa hukum yang telah diberikan kuasa terkait mengenai adanya somasi yang dilayangkan oleh PT KH kepada klien kami dan juga yang ditujukan kepada ayah dari klien kami ini Pak Sofan. Jadi ada somasi juga dari PT Kass. Nah, untuk itu nanti kami akan mengklarifikasi hal-hal yang terkait

dengan pemerintah tersebut. Baik. Ee mungkin saya persilakan kepada rekan saya Pak Dede untuk lebih kurangnya menjelaskan. Baik, terima kasih ee ee rekan saya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Bahwa ee kami pada saat ini akan mengklarifikasi terkait pemberitaan pemberitaan yang menurut kami itu sangat menyesatkan. Kenapa? karena memang ada pemberitaan yang tidak benar yang sangat merugikan pada klien kami terkait adanya berita klien kami telah mensomasi kepada orang tuanya atau kepada keluarganya.

Jadi terkait hal itu kami nyatakan itu tidak benar bahwa yang ada bahwa pada saat kami atau klien kami menerima somasi dan kami ditunjuk sebagai kuasa hukum, kami pada saat somasi tersebut ada undangan dari pihak PTS untuk hadir dan kami hadir selaku kuasa hukum mewakili klien kami. Pada pada setelah itu kami mengirimkan surat yang isinya terkait pernyataan dan penegasan sikap klien kami kepada pihak yang menandatangani kontrak kerja sama dengan PTAS yaitu ayah. Jadi kami mengirimkan surat pernyataan

Duh Ruben Onsu Sedih Tidak Bisanya Hadiri Perayaan Ultah Thalia dan Thania

dan penegasan bukan somasi. Jadi tidak ada somasi sama sekali dari klien kami kepada orang tuanya seperti itu. Baik, mungkin dilanjut. Baik. Ee adapun terkait mengenai ee surat pernyataan yang dimaksud oleh rekan saya adalah bentuk responsif dari klien kami, prinsipal klien kami yang ee menugaskan kami sebagai kuasa hukum untuk tindak lanjut daripada hasil pertemuan. Kan sebelumnya ada somasi dari pihak PT KH yang ditujukan ke klien kami maupun e ayahnya. Jadi pada saat adanya somasi tersebut juga disertai dengan adanya

undangan. Jadi untuk menjaga yang namanya korporat koperatif dari klien kami, akhirnya kami datang pada saat undangan itu. Di situ kita dipertemukan juga dengan pihak dari keluarga karena kebetulan juga bapaknya juga di Somasi dan waktu itu diwakili oleh Ibu dan adik-adik. Nah, jadi di dalam pertemuan tersebut ee membahas mengenai materi-materi yang ada di dalam somasi. Jadi, somasi itu yang dilayangkan oleh PTH itu adalah terkait mengenai ee yang menurut PTH ada kewajiban yang harus dipenuhi oleh klien

kami. Begitu pula juga selaku ayahnya selaku yang menandatangani surat ee perjanjian perjanjian kerja tersebut. Jadi di dalam surat somasi tersebut fokusnya adalah Ratu harus melaksanakan yang namanya promosi. Terus juga terkait mengenai adanya pertanyaan ee dari pihak kuasa hukum PT Khas dalam somasinya itu menanyakan mengenai surat kuasa. Terus juga kurang lebih ada pernyataan [berdehem] bahwa telah dilakukannya pembayaran terhadap ee untuk proses pembuatan film tersebut yang di mana pembayaran tersebut telah diserahkan

kepada ayah dari klien kami. Dan tentunya kami menghadiri sembari kami juga memperoleh keterangan dari ibunya bahwa surat kuasa tersebut tidak pernah ada, yakni surat kuasa ee dari Ratu untuk memberikan kuasa kepada bapaknya. Itu yang pertama. Terus terkait mengenai teknis-teknis daripada ee terkait tadi mengenai promosi, terkait mengenai ee apa sih yang harus dilakukan oleh Ratu untuk melaksanakan sesuai yang ada di dalam perjanjian. Yakni adanya pemberian timeline. Timeline yang ditujukan kepada ratu yang diserahkan ke

kami oleh apa ee pihak khas dan hukumnya yakni jadwal-jadwal yang [berdehem] harus dipuni oleh Ratu. Oke, kami terima dari timeline tersebut. Tentunya setelah kami terima, kami membuat pertemuan dengan Ratu bahwa hasil dari pertemuan tersebut kami mendapatkan timeline yang harus Saudara penuhi. Bagaimana tanggapan Ratu pada saat itu? Nah, pada saat itu Ratu menanggapi bahwa ada hal-hal yang ee menurut Ratu harus terlebih dahulu terlaksana. Kenapa demikian harus terlaksana? Karena ada yang menurut Ratu selama proses

X ART Mengiyakan Alami Tekanan Psikologis Selama Ketika Bekerja di Rumah Erin

menjalani syuting ada hak-hak yang belum diterima oleh Ratu. Kalau memang perjanjian yang dimaksud adalah perjanjian yang mengakomodir ee hak-hak ratu juga. Jadi ada permintaan. Maka daripada itu kami melakukan tindakan bersurat. bersurat dalam hal ini bersurat kepada orang tua ratu yakni bapaknya karena kebetulan waktu itu ayahnya hadir di dalam pertemuan kami dengan PT Khas. Jadi kami bersurat yang isi daripada surat tersebut adalah merupakan penegasan sikap dan bentuk daripada tanggapan Ratu

terhadap adanya upaya untuk meminta Ratu melakukan promosi. Nah, di dalam surat tersebut kami pun dari segi judul saja kami tidak menyebutkan judul tersebut adalah somasi hanyalah bentuk pernyataan sikap. Nanti ada surat yang ditunjukkan. Dan isi daripada surat tersebut lebih kepada argumentasi hukum kami terhadap ee somasi yang dilayangkan oleh apa oleh PT KH. bahwa di dalam surat tersebut kami menjelaskan secara aspek hukum terhadap kedudukan dan posisi klien kami dalam ee peristiwa ini. Terus di dalam surat tersebut juga

memang ada hak yang di mohonkan oleh Ratu untuk segera diserahkan kepada ee Ratu terlebih dahulu. Nah, kami mencoba untuk mengakomodir apa yang diinginkan oleh Ratu. Dan untuk terkait mengenai yang tadi pemberita apa pemberitaan terhadap mengenai Ratu ee untuk promosi timeline-timeline terkait mengenai kegiatan-kegiatan promosi film. Perlu kami sampaikan bahwa Ratu bukannya mengingkari, bukannya berkeinginan untuk tidak kooperatif terhadap timeline atau agenda yang ada di dalam eh materi daripada keinginan

khas kreatif. tidak menolak. Iya. Dan dalam artinya tidak menolak, tapi ada hak yang memang harus diperoleh terlebih dahulu. Dan daripada ending daripada surat tersebut juga kami tidak memberikan yang namanya suatu ancaman konsekuensi hukum jika hak tersebut tidak diberikan. Karena pada esensinya somasi adalah memuat sebuah tuntutan, memuat sebuah permintaan yang nantinya jika tidak dikabulkan dari pihak pengsomasi akan melakukan upaya hukum. Contoh misalnya melakukan upaya hukum pidana perdata. Kami tidak

sama sekali melakukan itu di dalam surat kami yang dianggap bahwa itu surat somasi gitu. Jadi jika ada statement-statement dari pihak-pihak tertentu yang mengatakan bahwa klien kami sampai mengsomasi ibunya itu kami sampaikan itu tidak benar. [berdehem] Ini tidak ada. Bahkan kami juga pun berstatement apa kami melakukan kontrak emosional dengan pihak ratu. Jikalau ratu mau menyerang ibunya, mau menyerang keluarganya, bapaknya, saudara-saudaranya dari segi hukum dalam artian juga langkah awalnya adalah

AMANDA Manopo Lahiran Punya Anak di Tanggal Cantik 6 6 2026, Kenny Ucap Nama Sang Buah Hati

somasi, kami menolak. Dalam artian kami menolak sebagai kuasa hukum karena bagi kami pun tidak patut seorang anak mensomasi orang tuanya, mengomasi saudaranya, mensomasi ayah ibunya, gitu. [berdehem] Jadi kembali lagi kami tegaskan tidak ada yang namanya solusi mungkin ee dari awalnya sendiri saat mungkin ee apa namanya? Menerima projek ini itu seperti apa sih K Ratu awal-awalnya? Hm. Aku tidak bisa menjawab itu di sini. Intinya apapun yang sudah dijelaskan sama lawyerku itu yang bisa kita jelaskan. Ee yang sudah pasti untuk saat

ini aku capek juga dan memang tidak mau diperpanjang juga karena memang di sini sudah bercampur aduk dengan masalah keluarga ya yang harusnya memang tidak menjadi konsumsi publik, tidak ada berniatan untuk menjadi konsumsi publik juga tapi memang karena pihak khas sudah membuka ini ke publik jadi kita harus bikin pernyataan di sini gitu aja sih Kang tapi jadi sempat menyayangkan enggak sih maksudnya jadi panjang rentetannya Pasti pastinya sangat disayangkan, Kak. Mungkin terkait yang V ratusan juta

itu kan mungkin ee dengar kabar dari pihak sana katanya e ratusan juta itu di tangan orang tua itu Kak K Ratu sendiri yang pengin V itu dikasih ke orang tua Kak Ratu sendiri atau seperti apa sih, Kak? Ee untuk itu itu masalah pribadi. Aku tidak bisa buka di sini. Mungkin pihak lain ada yang membuka itu bukan hakku. Tapi dari aku sendiri aku tidak akan membuka masalah itu. Pokoknya apapun itu pertanyaan yang kalian layangkan akan dijawab sama ee kosong aja gitu. Terkait Mama Karatu juga pengin K Ratu

pulang kemarin juga semp eh itu masih masalah pribadi ya, Kak ya. Maksudnya itu ee ini sebenarnya masalah ee PH yang sudah bercampur dengan masalah ee keluarga. Jadi ee aku harap sih masalah keluarga aku harus selesainin sendiri aja. Tapi tapi sejauh ini hubungan aku sendiri sama keluarga terutama sama ibu seperti apa? Oke. Ee maaf ya, Kak. Aku kan tadi sudah bilang kalau masalah pribadi aku tidak bisa jawab di sini. Biarkan saya untuk ee menyelesaikan masalah saya sendiri gitu. K tadi mungkin e dari pihak ee khas

Kreatif sendiri apa yang belum ee tuntas dibayarkan sama beliau sampai akhirnya Kak Ratu enggak ikut untuk ee promo? Boleh dijelaskan aja Pak jelaskan kembali. Iya. terkait dengan itu kan memang ee adanya suatu perjanjian yang memang tadi saya sudah sampaikan bahwa pada prinsipnya memang hak-hak lain kami yang memang belum diterima secara ini karena memang pada prinsipnya ee klien kami sebagai ee artis dan memang ee secara patut dan layak supaya mendapatkan memang haknya seperti itu. Kami juga sudah menyampaikan semua itu dalam surat

ee kepada pihak yang mendandatangani surat kerja sama dengan PT Kas ya. Kami sudah menyampaikan terkait hal itu ee semua poin-poin sudah kami sampaikan terkait itu. Jadi semua informasi itu sudah tersampaikan sebenarnya. Ya, seperti itu. Ada berapa persen, Bang, yang belum dibayarkan mungkin saat itu? Ee ee kami tidak ada poin itu, ya. Kami tidak bisa menjawab terhadap poin itu, ya. pertanyaan ee kalau itu kami tidak bisa menjawab kaku mungkin ee pas tanda tangan sendiri ada kakatu juga enggak si

atau hanya orang tua? Ee maaf kayaknya pertanyaannya sudah terlalu ke mana-mana ya. Aku di sini cuman mau ee menginformasikan apa yang sudah diinformasikan oleh kuasa hukumku saja. sama sekali somasi itu beberindak ada sama sekali tidak ada somasi saya tidak pernah mensomasi ibu saya dan papa saya saya tidak pernah boleh kasih surat ya boleh juga ada bawa surat jadi ee jadi kami terkait dengan somasi dari PTH yang diwakili oleh kuasanya terus kami melakukan bersurat kepada pihak yang menandatangani dengan PTH ya

yang ayah kandungnya tahan Bang seperti ini. Tidak ada somasi ya. Iya. Siap. Oke. Iya. Jadi kami sampai bersurat ee dua kali terkait itu dan kedua-duanya surat itu juga tidak ada yang apa isinya baik dari judul baik dari judul maupun dari redaksi suratnya itu tidak ada ee somasi ya seperti itu atau peringatan hukum tidak ada atau teguran atau apapun namanya tidak ada yang memuat bahwa konsekuensi ada konsekuensi hukumnya kami tidak tidak mengirimkan seperti itu ke orang tuanya Jadi apa yang dalam

pemberitaan akhir-akhir ini bahwa Ratu Sofia mensomasi ibunya itu tidak benar. Ya, sangat saya menyayangkan pemberitaan hal itu sebenarnya gitu. Kartu juga bilang capek. Capek seperti apa sih, Kak? Mungkin kerjaan terganggu kah atau seperti apa dengan adanya masalah? Kalau kerjaan terganggu sudah pasti ya karena maksudnya ee ini sudah berjalan kurang lebih 2 tahun ya. Sebenarnya permasalahan keluarga ini yang saya sudah berusaha untuk menyelesaikan tapi ee tidak bisa ee diselesaikan. Kalau ditanya capek, sudah pasti capek.

Berarti ada itikat baik untuk semua kompromi, komunikasi. Sudah pernah. Sudah pernah, Kak. Mengenai kan sekarang kan ada intimis ee koordinator ee apa dari PH juga enggak menyediakan itu atau bagaimana tidak ada? H itu mungkin ee sampai saat ini terus berusaha untuk komunikasi sama mama atau pintunya ditutup rapat-rapat sama pihak keluarga atau seperti apa sih, Kak kan? Ee itu pertanyaan yang tidak bisa saya jawab di sini karena kembali lagi untuk permasalahan saya dan keluarga saya, saya harap saya bisa menyelesaikan itu

secara pribadi, tidak untuk konsumsi publik begitu karena saya tidak pernah membuka permasalahan ini ke publik. gitu. Sempat kecewa kah kemarin mendengar dari preskon pihak H sendiri? Pastinya saya kecewa. Itulah kenapa ada kita hari ini. Ada laporan balik enggak sih, Bang? Mungkin dengan adanya statement mereka seperti itu kan tadi Abang bilang menyangkal kalau tidak ada somasi. He mungkin ada mungkin ee pihak Abang sendiri untuk melayangkan. Jadi gini prinsipnya karena kan kami sudah klarifikasi dari pihak Ratu juga

sudah menyampaikan kepada rekan-rekan media bahwa hal tersebut tidak ada yang namanya somasi, [berdehem] tidak ada yang namanya teguran atau ancaman sanksi terhadap apa ancaman hukum yang akan ditempuh, langkah hukum yang akan ditempuh oleh pihak kami maupun ratu terhadap orang tuanya. Kan statement ini ee tendensius kepada orang tua yang transformasi. Heeh. Itu kami sudah sampaikan bahwa itu tidak. Jadi untuk mengenai adanya pemerintahan tersebut dari pihak kami hanya untuk saat ini menginginkan bahwa

pihak-pihak yang sudah terlanjur menyampaikan kepada publik menyampaikan bahwa Ratu mengomasi orang tuanya. Untuk saat ini kami sampaikan tolong diralat kembali, tolong ditelahah kembali dan kami mohonkan agar statement tersebut tidak lagi berulang, tidak lagi ada yang namanya prasangkaan terhadap klien kami sebagai seseorang anak yang mengusasi keluarganya, orang tuanya. Kalau untuk upaya hukum lebih lanjut, saya rasa kami ee belum berpikir sampai situ. Yang penting pihak-pihak yang telah membuat

statement ataupun yang mengakomodir statement tersebut, menyebarluaskan dan sebagainya nanti ee harapan kami ya itu tadi di tolong dicek dong kalau memang ada pemeran seperti itu dan diklarifikasi kembali. Nah, rekan-rekan media juga mohon bantuannya untuk menyampaikan statement daripada Mbak Ratu ini. Kalau yang tadi terkait pertanyaan Mbak, kami upayakan untuk saat ini belum ada, tapi akan menjadi pertimbangan kami jikalau masih ada ee perkembangan ataupun pengembangan daripada hal ini gitu. misalnya ada yang

menginter kembali, ada yang ee apa kembali mendiskreditkan klien kami karena klien kami ini pressurnya bukan hanya terkait mengenai [berdehem] itu juga ada tadi urusan pribadi dan sebagainya ketika dicampur adukan dengan seolah-olah klien kami masumasiunya kan akan apa menjadi kolaborasi yang menyerang fisik ken kami gitu. Tentu kalau ini berkelanjutan terus-menerus, nah tidak menutup kemungkinan baik ee klien kami maupun kami akan menempu kentuk saat ini ya kami sampaikan bahwa itu mohon di take down ataupun mohon

diklarifikasi kembali bahwa ratu tidak pernah mengusasi orang tua. K dan dan kita juga berbicara di sini ee berdasarkan bukti gitu. Kamu karato mungkin saat proses syutingnya sendiri ada do and down ini nanti dari Kato sendiri akhirnya men eh sepertinya informasinya ee enggak usah diperpanjang lagi ya. Kita juga di sini ee mau menginformasikan hanya sebatas di situ saja. Mm sekali lagi terima kasih semuanya sudah datang ke sini ee dan sudah menyempatkan waktu untuk mendengarkan dari sisi aku Ratu Sofia dan Kosi.

Jadi terkait penundaan promosi itu kami sudah sampaikan dalam surat-surat yang kami sampaikan dan kami sudah temuskan kepada pihak ee PH Yeah.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *