PPIN Kepala Staf Gabungan Militer Amerika Serikat dan Ken menegaskan bahwa pihaknya akan mengejar kapal-kapal yang terkait dengan Iran meski mereka sudah di luar tengah. Ia menyebut operasi pencegahan maritim juga dilakukan di kawasan Indo Pasifik termasuk terhadap kapal yang meninggalkan wilayah sebelum blokade dimulai. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas tekanan terhadap Iran di jalur perdagangan global. [musik] Bersamaan dengan pernyataan dan itu, data juta satelit menunjukkan kapal
militer Amerika Serikat, USS Migel Kit tengah menuju Selat Malaka pada Kamis, 16 April 2026. Kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Jepang pada Rabu, 8 April 2026 dan sempat singgah di perairan Singapura pada Jumat 17 April 2026 sebelum melanjutkan perjalanan. Belum ada pernyataan resmi soal tujuan kapal tersebut berlayar ke arah Selat Malaga. Namun, mantan perwira angkatan laut Amerika Serikat Cheribron menilai Amerika Serikat berpotensi melakukan operasi serupa di Venezuela dengan titik pencegahan jauh dari negara.
Di sisi lain, militer Amerika Serikat juga merilis daftar barang yang dapat disitat dari kapal Iran. Barang-barang terlarang tersebut meliputi senjata, amunisi, dan peralatan militer. Sementara barang seperti minyak, logam, dan peralatan industri masuk kategori barang bersyarat yang bisa digunakan untuk keperluan sipil maupun militer. Barang seperti elektronik dan mesin berat juga berpotensi diita jika diduga memiliki tujuan militer. [musik] [lonceng]
Komentar