Saudara, Badan Gasional atau BGN menemukan adanya pihak-pihak yang diduga melakukan jual beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi atau dapur MBG. Mereka diduga menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan mengatasnamakan pejabat BGN dan meminta uang miliar rupiah kepada masyarakat. Hari ini saya Wakil Kepala Badan Gasional Irjan Polnawirawan Sony Sonjaya menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri dan Pareskrim menyusul meningkatnya laporan dugaan penipuan dan jual beli titik SPPG. Salah satu laporan
polisi yang sudah ditangani berada di Polda Jawa Barat dengan total kerugian mencapai Rp1,9 miliar. Kasus lain juga terjadi di Lombok Timur dan Barelang. Sony mengungkap modusnya di mana pelaku mengaku memiliki kedekatan dengan pejabat PGN atau menjadi perantara untuk membantu masyarakat mendapatkan titik SPPG yang ee mengaku orang dekat dengan pejabat BGN atau bahkan mungkin mengaku sebagai pejabat BGN, sebagai kenalannya pejabat BGN dan menawarkan jasa untuk mendaftarkan titik SPPG. Tentu saja dengan permintaan uang.
Ee pada beberapa laporan polisi yang sekarang sedang ditangani. Yang pertama di Polda Jawa Barat ada satu laporan polisi itu sudah ee saya monitor kemarin sudah tertangkap pelakunya. Kemudian saya juga kemarin koordinasi dengan POESTA Barelang dan juga dengan POES Lombok Timur. Bahkan ee semakin hari banyak informasi yang saya dapatkan tentang korban-korban ee oknum tersebut.

Komentar