Beranda / Dunia / Kapan lagi AS-Iran: China Gertak Washington Akan Perangi AS, Kapal Iran Jebol Blok Trump di Hormuz

Kapan lagi AS-Iran: China Gertak Washington Akan Perangi AS, Kapal Iran Jebol Blok Trump di Hormuz

Kabal tanker minyak armada bayangan Iran berhasil melintasi Selat Hormus di tengah blokade Selat Hormus. Data pelacakan maritim internasional menunjukkan keberhasilan armada bayangan ini pada Senin 13 April 2026. Platform pelacakan kapal Kepler menunjukkan bahwa kapal tanker Elpis yang dikenai sanksi Amerika Serikat berhasil melintasi Selat Hormus dengan membawa minyak. Upaya ini adalah keberhasilan bagi Iran menentang langsung langkah Amerika Serikat untuk memperketat kendali atas Selat Hormus.

Sementara itu, kapal kapal lain mencoba menghindari selat tersebut. Laporan lain juga menunjukkan kapal tanker di Boswana, negara daratan di Afrika Selatan juga mengubah haluan. Sementara kapal ketiga terhenti di lepas pantai Iran. Berhasilnya kapal tanker Iran ini menunjukkan mudahnya blokade Amerika Serikat atas Hormus dibobol oleh Iran. Dalam laporan terbaru, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran akan berlanjut pekan ini. Langkah ini akan menjadi negosiasi kedua seusai

perundingan pertama gagal mencapai kesepakatan. Namun sejauh ini Iran belum memberikan respons atas klaim Donald Trump soal perundingan kedua tersebut. Dua kapal perusak Amerika Serikat nyaris hancur total dikunci oleh rudal Iran di Sut Hormus. Amerika Serikat yang berniat mengerahkan kapal perusak berpemandu yakni USS Michael Bury dan USS Frankie Peterson justru kabur dan mundur seusai dibidik rudal Teheran. Rudal jelajah Iran mengunci kapal perusak raksasa tersebut selama 30 menit pada Minggu 12

April 2026. Teheran juga melayangkan ultimatum dan memaksa mereka untuk segera mundur dari perairan tersebut. Laporan Pres TV menyebut bahwa kapal perang Amerika Serikat ini hanya beberapa menit dari kehancuran total. Ketika kedua kapal perusak USS Michael Murphy dan USS Frank Peterson mencapai muara teluk Persia, rudal jelajah Iran mengunci target pada mereka. Dua kapal perusak Amerika Serikat ini pun mematuhi perintah tersebut. Investigasi mengungkapkan bahwa kapal perusak ini mencoba menggunakan taktik perang

elektronik yang canggih. Mereka mencoba mematikan sistem pelaporan posisi. Identitas kapal juga dipalsukan sebagai kapal komersil milik Oman. Kapal perusak ini juga memilih rute yang sangat dekat dengan pantai dan melalui perairan dangkal. Namun, pasukan angkatan laut gizi saat berpatroli di sekitar Fujairah telah mendeteksi penipuan tersebut dan mengambil tindakan cepat. Dua drone ayar gizi juga terbang di atas kapal perusak ini. Total 16 kapal lainnya berbalik arah dan meninggalkan area tersebut

Catatan AS-Iran: Kapal China Hajar Blokade AS di Hormuz, Korut Mengerahkan Rudal, Gabungan AS Kabur

dalam 30 menit. Kegagalan transit Amerika ini menggaris bawahi realitas militer bahwa Horbus menjadi wilayah kendali penuh dari Iran. Citra satelit terbaru mengungkap dampak serangan Iran terhadap infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Gambar ini menunjukkan kerusakan pada helikopter angkut berat milik Amerika Serikat yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Dari rekaman yang ada, kehancuran dialami oleh helikopter CH47 Chinok di Cem Bohring Kuwait. Kemudian helikopter CH53

Sistalion di pangkalan udara Ali Alem. Kedua pangkalan ini merupakan pusat penting operasi militer Amerika Serikat di kawasan Kem Bohring dan Ali Alem berperan dalam logistik, mobilisasi pasukan hingga operasi udara. Kerusakan pada helikopter angkut berat berdampak langsung pada kemampuan tempur. Selain mobilitas pasukan terganggu, distribusi peralatan juga menjadi melambat. Perilisan ini menambah deretan panjang kehancuran yang dialami oleh Amerika Serikat. Sampai saat ini eskalasi antara Amerika Serikat dan Iran belum juga

mereda. Dalam laporan terbaru, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan pembicaraan antara Amerika dan Iran akan berlanjut pada pekan ini. Langkah ini akan menjadi negosiasi kedua seusai perundingan pertama gagal mencapai kesepakatan. Perundingan pertama difasilitasi oleh Pakistan dan digelar di Islamabad dengan perwakilan negosiator kedua negara. Namun sejauh ini Iran belum memberikan respons atas klaim Donald Trump soal perundingan kedua tersebut. Di tengah ancaman blokade Amerika Serikat di Selat

Hormus, Iran mulai mengalihkan strategi dari laut ke darat. Teheran memobilisasi wilayah perbatasan sepanjang 8.000 km dengan negara tetangga. Di antaranya adalah Pakistan, Irak, dan juga Turki. Langgah ini dilakukan untuk mempercepat perdagangan lintas batas dan menjaga pasokan barang penting. Strategi tak tersentuh dari Iran ini menjadikan jalur darat kini menjadi andalan. Kereta api dan jalan raya dimanfaatkan untuk menghindari hambatan di jalur laut. Sementara itu, Pakistan juga telah membuka koridor transit baru melalui

Guadar sejak Senin, 13 April 2026. Rute ini terhubung ke Iran hingga Asia Tengah. Pengiriman perdana bahkan dilaporkan telah mencapai tasken. Proses ini menandakan penguatan kerja sama ekonomi di tengah situasi konflik. Strategi darat ini menunjukkan upaya Iran mengubah geografi menjadi kekuatan ekonomi sekaligus menjaga arus logistik tetap berjalan di tengah meningkatnya ketegangan global. Seperti diketahui Amerika Serikat kini memblokade Selat Hormu seusai perundingan damai dengan Iran gagal mencapai kesepakatan. Ancaman

Davina Karamoy Begini Katanya Ada Yang Di Jalani Syut Intim Bersama Lawan Main Giorgino Abraham di Proyek Film

Amerika Serikat ini bertujuan untuk menutup akses kapal tanker dari atau menuju pelabuhan Iran. Namun Iran justru mengalihkan kendalinya dengan jalur darat yang tak bisa tersentuh oleh Amerika Serikat. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas seusai gagalnya perundingan di Islamabad Pakistan. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Ayar Gizi melontarkan ancaman keras pada pihak yang berseberangan dengan teheran. Dari laporan tasnim pada Selasa, 15 April, juru bicara Ayar Gizi Husin Mohabi menegaskan Iran masih

memiliki kemampuan militer yang belum diungkap ke publik. Ia menyebut eskalasi konflik akan memicu penggunaan kekuatan dan persenjataan baru yang belum pernah digunakan sebelumnya. Muhaib bahkan mengklaim Iran siap menerapkan metode tempur yang sulit diantisipasi oleh lawan. Langkah ini disebut dirancang untuk melemahkan kemampuan respons musuh secara signifikan. Sebelumnya Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Arakci telah menyalahkan Amerika Serikat atas gagalnya kesepakatan gencatan senjata. Ia menilai tuntutan Washington yang

berlebihan dan sikap yang tidak konsisten menjadi penyebab kebuntuhan. Padahal perundingan yang dimediasi Pakistan di Islam Abad sempat menunjukkan kemajuan, namun akhirnya terhenti di tengah jalan. Di sisi lain, militer Israel dilaporkan menyetujui rencana lanjutan operasi yang menargetkan Iran. Situasi ini menandakan potensi eskalasi konflik yang semakin meluas di kawasan. China telah merilis video militer yang memperlihatkan kesiapan tempur di tengah meningkatnya tensi global di Timur Tengah. Video

tersebut diunggah akun resmi militer China di media sosial X pada Senin, 13 April 2026. Rekaman tersebut menampilkan latihan malam hari mulai dari pasukan darat, pesawat tempur, kapal selam hingga peluncuran rudal. Dalam unggahannya, militer China menegaskan kesiapan operasi tempur sepanjang waktu. Langkah ini muncul tak lama setelah China memperingatkan Amerika Serikat. Peringatan tersebut terkait blokade pelabuhan Iran di Selat Hormus. Cina menilai langkah blokade Amerika Serikat beresiko mengganggu stabilitas global.

Menteri Luar Negeri China Wangyi menyebut blokade dapat memperburuk krisis dan mengancam pasokan energi dunia. Dampak juga dirasakan China yang merupakan salah satu konsumen utama minyak dari Iran. Seperti diketahui, Amerika Serikat mulai menerapkan blokade terhadap kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran. Langkah ini diambil seusai perundingan dengan Iran di Islamabat, Pakistan gagal mencapai kesepakatan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan memperingatkan kapal yang melanggar blokade akan dilenyapkan.

Bigmo Ngacaprak Genjot Karena Singgung Marapton, Mengaku Beri Pujian dan Jadi Akrab Reza Arap

Di sisi lain, China menegaskan tetap menjalankan kerja sama energi dengan Iran. Beijing juga memastikan kapal-kapalnya tetap beroperasi di Selat Hormus. Iran juga memberikan sinyal tak segan melancarkan serangan jika perjalanan lautnya sampai terganggu. Situasi ini menambah ketegangan baru di jalur vital distribusi minyak dunia. Upaya Amerika Serikat mendapatkan akses penuh ruang udara Indonesia mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Pasalnya, Amerika Serikat punya rekam jejak buruk lebih dari belasan kali melanggar wilayah

republik. Dari laboran router, Saremada Militer Amerika Serikat tercatat 18 kali melangkar kedaulatan teritorial Indonesia. Bahkan tak ada satuun itikat baik meminta maaf atau merespons protes dari pemerintah. Fakta ini terungkap dari surat rahasia Kemenl R yang ditujukan pada Kementerian Pertahanan pada April lalu. Berdasarkan data KEMLO, pesawat militer Amerika Serikat telah melakukan operasi pengintaian di Laut Cina Selatan. Pesawat militer Amerika Serikat juga melanggar batas wilayah perairan serta ruang udara Indonesia

sebanyak 18 kali. Data ini didapatkan dalam kurun waktu Januari 2024 hingga April 2024. Routers juga menyoroti bagaimana surat protes dari Jakarta tak pernah ditanggapi dengan respon yang baik dari Amerika. Meski memiliki rekam jejak pelanggaran tersebut, Amerika Serikat justru mencoba melobi Kemhan R memberikan akses penuh wilayah udara Indonesia. Jika disetujui, proposal ini akan membebaskan Washington untuk memaksimalkan armada pengintaiannya di atas wilayah Indonesia. Sementara itu, Kementerian Pertahanan menegaskan

perjanjian tersebut baru tahap pembahasan awal. Hal ini disampaikan oleh Karo Humas dan Infohan Kemenhan RI, Brigjan TNI Rico Ricardo Sirait. Brigjan TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan perjanjian tersebut belum bersifat final. Ia menyebut dokumen ini bukan merupakan perjanjian final dan belum memiliki kekuatan hukum yang mengikat sehingga dokumen ini belum dapat dijadikan dasar kebijakan resmi Indonesia. Di satu sisi, Rico menegaskan pemerintah berkomitmen dalam setiap kerja sama dengan negara lain. Di

antaranya untuk mengutamakan kepentingan nasional khususnya dalam menjaga kedaulatan NKRI. Iran membangun pangkalan udara bawah tanah bernama Ogap Forti4 atau Eagle 44 untuk melindungi jat tempurnya dari serangan musuh. Pangkalan ini berada ratusan meter di bawah tanah dan tersembunyi di kawasan pegunungan. Ogap forti bukan sekedar bangker dan menjadi pangkalan paling vital yang sulit dihancurkan oleh musuh. Fasilitas ini merupakan pangkalan udara lengkap dengan hanggar, pusat komando hingga depot bahan bakar. Jat tempur

Iran bahkan dapat bergerak melalui terowongan bawah tanah sebelum diluncurkan ke permukaan. Lokasinya disebut berada di wilayah strategis dekat Selat Hormus. Titik ini dianggap cukup dekat untuk menjangkau target militer, namun tetap terlindungi oleh lapisan batuan keras. Strategi ayar gizi ini bertujuan menjaga kelangsungan kekuatan udara Iran, terutama menghadapi keunggulan teknologi militer Amerika Serikat dan sekutunya. Pembangunan ogap 44 juga memanfaatkan teknik kuno Persia, yakni sistem terowongan bawah tanah

kanan. Teknologi ini kemudian dikembangkan menjadi fasilitas militer modern yang tahan terhadap serangan udara. Sayangnya ada suatu kelemahan dari pangkalan ini. Jatur harus keluar ke permukaan melalui landasan pacu untuk beroperasi. Jika landasan tersebut dihancurkan, maka seluruh sistem pertahanan akan lumpuh. Meski demikian, keberadaan Ogap 44 menjadi simbol strategi pertahanan Iran. Iran pun mampu menyembunyikan kekuatan militer di bawah tanah untuk menghadapi potensi serangan besar. Terbaru, Amerika Serikat

mengklaim melancarkan serangan ke Ogap 44 pada akhir Maret 2026. Sebuah citra satelit menunjukkan bahwa Iran mengalami kerusakan parah pada pusat kendali rahasianya tersebut. Namun klaim ini belum direspon oleh Iran hingga saat ini.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *