Beranda / Berita Utama / Gedong Putih Berbicara Siapkan Pembangunan ‘Gapura Kemenangan’ Trump

Gedong Putih Berbicara Siapkan Pembangunan ‘Gapura Kemenangan’ Trump

Gedung putih mengungkap rencana pembangunan gapura kemenangan Amerika Serikat yang digagas Presiden Donald Trump sebagai proyek monumental di pintu masuk ibu kota Washington DC. Rancangan tersebut dijadwalkan akan diajukan ke Badan Federal terkait untuk ditinjau dan segera diputuskan melalui pemungutan suara. Proyek ini disebut menjadi bagian dari perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Sekretaris persedung putih, Caroline Livid mengatakan, proyek Kapura Kemenangan AS akan menjadi mahakarya arsitektur yang

mempresentasikan secara panjang negara tersebut. Rencana ini, kata Livid akan diajukan bersama Departemen Dalam Negeri. Kepura monumental itu dirancang memiliki ketinggian sekitar 250 kaki melambangkan usia ke-250 AS. Menurut Livid, bangunan ini akan didirikan di Pulau Colombia, sebuah pulau buatan di Sungai Potom yang saat ini merupakan ruang terbuka hijau dan dikelola oleh Dinas Taman Nasional. Just one final announcement. As you know, this year we celebrate America’s 250th birthday. In honor of this

Kesempatan bersejarah, Presiden Trump dan Departemen Dalam Negeri akan mengajukan rencana untuk Busur Kemenangan Amerika Serikat, yang akan menjadi mahakarya arsitektur untuk merayakan sejarah kita tepat di Washington DC. Nah, ini adalah gambaran busur tersebut untuk kalian. Terima kasih, Peter. Ya, busurnya cukup indah seperti yang kalian lihat. Busur monumental ini akan menjulang setinggi 250 kaki sebagai penghormatan atas 250 tahun, dan akan berdiri di lahan kosong yang sekarang berupa ruang hijau di Memorial Circle di Pulau Columbia, sebuah tempat yang…

pulau di Sungai Potomac yang dikelola oleh National Park Service. Menurut Livid, gapura ini bakal punya desain ala Makkah dengan sosok mirip patung Liberty di puncaknya, diapit dua elang, serta empat patung singa di bagian bawah. Semua dilapisi emas. Gedung Putih mengklaim proyek ini sebagai simbol persatuan nasional yang menyatukan warga Amerika dari berbagai latar politik. Tapi rencana itu ditolak dan pihak oposisi mengajukan gugatan karena pembangunan di lahan federal dianggap harus dapat izin dari kongres.

terlebih dahulu.

Donald Trump Memastikan Terbukanya Blokade Hormuz, Penyebabnya China? Terus Terang Ucap Dosen HI UI & Pakar Intelijen

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *