Berita Utama
Beranda / Berita Utama / Begini Pelaku Begal Ditembak di Tempat Langsung, Lalu Komentar Warga Tersebut

Begini Pelaku Begal Ditembak di Tempat Langsung, Lalu Komentar Warga Tersebut

Pemirsa, aksi pembegalan di ibu kota masih terus saja terjadi dan juga marak sehingga membuat masyarakat menjadi resah. Lantas ada isu ataupun upaya untuk dilakukannya hukuman berat selaku penembakan terhadap para begal tersebut. Bagaimana lantas pendapat dari masyarakat? Kita akan tanyakan kepada Prita Zega. Silakan Prita Zega ya. Selamat malam Vena dan juga Windi di studio. Betul sekali memang aksi bekal ini semakin mark terjadi beberapa titik yang ada di ibu kota Jakarta di mana memang terakhir kemarin informasi yang

kita dapatkannya ada sekitar ee hampir 200 begal ini ditangkap oleh pihak kepolisian yang melakukan aksinya di beberapa titik rawan begal di ibu kota Jakarta. Dan yang terbaru juga adalah soal apa sebenarnya hukuman yang pantas ee untuk e para begal ini. Kalau yang terbaru adalah Kapolda Lampu mengatakan bahwa untuk begal ini ee seharusnya diberikan hukuman tembak mati di tempat. Namun juga beberapa orang mengatakan bahwa itu melanggar HAM. Begitu. Salah satunya juga Menteri HAM sudah mengatakan bahwa ee begal ini tidak ee

tidak harus ditembak mati di tempat karena memang ada hukum ataupun ada aturan HAMnya begitu. Namun kita akan menanyakan kepada warga di sini di mana saya juga berada nih di pinggir jalan yang kita tahu aksi-aksi begal ini memang sering terjadi di pinggir jalan ya yang kalau misalkan lagi sepi. Nah, kita langsung saja tanya kepada warga-warga di sini. Halo, selamat malam Mas. Minta waktunya sebentar dengan Mas siapa? Ee Dino. Dino. Mas Dino boleh ee berdiri? Oke, izin ya, Mas ya. Eh, Mas ini kan e begal semakin

meraja lela ya di beberapa titik di ibu kota. Nah, menurut Mas sendiri Mas khawatir enggak soal begal ini yang makin marak terjadi? Pastinya khawatir banget. Khawatir sama keselamatan kita, harta benda kita, sama keluarga kita juga kan kalau apalagi kalau keluarnya malam atau kerja dan berkegiatan gitu kasihan gitu. Khawatir banget sebenarnya dengan berita ini kayaknya makin rawan gitu kayak aduh kok gini ya gitu. Khawatir banget sebenarnya. Tapi kalau sendiri malam-malam ya, Mas ya. Takut banget.

Takut banget. Nah, Mas ini kan ee kalau ada salah satu e dari pihak kepolisian mengatakan juga dari Kapolda Lampu mengatakan bahwa seharusnya ee begal ini ditembak mati di tempat saja. Kalau itu setuju enggak, Mas? Nah, aku sih kalau di posisi sebagai korban pasti bilang setuju ya. Tapi sebagai manusiawi juga ya kan ada HAM juga sebenarnya ada kasihannya juga. Mungkin ee di jalan tengahnya aja menurutku sih kayak mungkin ditingkatin lagi hukumannya, diberatin lagi pidananya itu harus diberatin. Karena

Pembunuhan Warga Negara Asing Polisi Tangkap Eksekutor Pembunuhan di Bekasi

kan kalau lihat netizen bilang, “Ah, paling nanti lepas lagi.” Kayak pesimis banget gitu kan. Makanya mereka bisa main hakim sendiri. Itu mungkin karena enggak kayak enggak percaya dengan ah mendingan gua hukum aja sendiri gitu. Oke. Harapannya ke depan gimana sih, Mas, soal ee begel ini? Iya, semoga bisa berkurang atau bisa di apa namanya? dimusnahkan gitu ya. Jadi hukumannya sih lebih ditingkatin dan lebih ke apa ya pencegahan kali kayak mungkin patroli diperbanyak sama mungkin kayak CCTV kali ya di jadi kayak

sistemnya kayak di luar jadi CCTV tuh kayak standby terus dan polisinya ee jadi masyarakat tuh harus percaya gitu kalau apa-apa kita percaya bisa lapor ke petugas gitu. Terima kasih banyak Mas Dino. Nah kalau Mas Ino tadi ee mengatakan bahwa seharusnya pidananya ditingkatin aja jadi enggak perlu untuk tembak mati. Nah, kita tanya lagi nih sama Mbak-mbak. Oke, Mbak dengan Mbak siapa ya? Iya, caca. Oke. E, Mbak Caca soal begal yang makin marak terjadi di ibu kota Jakarta, khawatir enggak? Oh, pastinya khawatir ya. Karena ee

kebetulan begalnya itu dekat kantor saya gitu. Iya, di BKT kan. Jadi lumayan biasanya pulang malam jadi enggak bisa enggak berani gitu pulang malam. Heeh. Mbak, ini kan ada Kapolda Lampung mengatakan bahwa harusnya ee ee begal ini bisa ditembak mati nih. Menurut Mbak gimana? Setuju atau enggak? Waduh, kayaknya hukum di Indonesia ya udah udah seharusnya emang seperti itu. Tapi enggak gitu sih ee apa namanya? Menanganinya seharusnya gimana, Pak? Ya mungkin ee dengan peraturan yang sekarang kan kalau begal tuh lebih ke ee

hukum penjara gitu, bukan hukum mati. Ya, kalau hukum mati ya sesuai sama peraturan yang sekarang. kalau misalkan dia ee apa namanya? Pidana yang terlalu keras atau bagaimana. Kalau kalau begal kan masih bisa diatasi dengan ee disiplin mungkin ya dari itunya sendiri, dari warganya sendiri mungkin dari ee apa stakeholder sekitar situ. Karena kalau kalau misalkan dari kepolisian kan kalau kepolisian udah terlalu ee tinggi ya itunya atasnya mungkin dari ee stakeholder sekitar dari warga segala macam mungkin bisa

gotongroyong untuk keamanannya sendiri gitu. Harapannya gimana, Mbak? Harapannya pastinya ee lebih lebih aman lagi dan begal-begal ini stop deh. Kayaknya emang uangnya kurang apa gimana? Iya. Terus cewek ya? Iya karena jadinya biasanya pulang malam jadi ketakutan gitu mau pulang malam jadi kerjaan harus dibawa ke rumah. Terima kasih banyak Mbak Caca. Oke kita satu ee tanyakan ke satu lagi warga di sini juga yang lagi makan-makan di sini. Malam, maaf ganggu waktunya. Ibu dengan Ibu siapa? Bu Indah.

Bersumber Dari Bawah Bak Panggung Bom Sisa Perang Ke 2 Dunia II Meledak di Biak

Eh, Mbak Indah, ini kan soal begal nih yang semakin mar terjadi di ibu kota. Khawatir enggak? Sangat khawatir, Mbak. Terutama saya kan punya anak masih ABG ya. Jadi kadang sekolah pulangnya ada kegiatan pulang malam. Jadi, jadi sangat khawatir anak-anak. Iya. Terutama anak-anak. Iya. Nah, kemarin kan ini ada proontra nih, Mbak, soal hukuman yang pantas untuk begal. Ada yang ngomong juga bisa ditembak mati. Kalau Mbak setuju enggak soal itu? Kalau tembak mati kalau emang itu udah pelakunya udah terlalu banyak

kejahatannya ya enggak apa-apa sih. Tapi kalau yang masih itu mungkin ada pembinaan-pembinaan atau ada peluang-peluang kerja, lapangan pekerjaan dari pemerintahan gitu bisa. Apa hukuman menurut Mbak? Apa hukuman yang pantas sih untuk begal? hukumannya ya. Ya, biar pihak pidana aja sama negara aja yang sama pihak kepolisian yang pihak berwenang ya. Berenang untuk itu harapan ke depannya gimana, Mbak? Soal penanganan begal ini harapannya lebih mungkin sering ada patroli gitu ya. Jadi kalau misalkan

kita sewaktu-waktu pulang malam, jadi enggak begitu khawatir banget sih patroli-patroli dari itu perbanyak sama kayak di RT-RT ronda-ronda kayak gitu sih. Banyak Mbak Inda. Nah, itu dia tadi pemirsa tanggapan beberapa warga di sini yang memang kami sengaja e liputan di sini juga karena ini memang di pinggir jalan ee juga seperti yang kita ketahui bersama bahwa memang begal-begal ini beraksi biasanya di jalan-jalan yang sepi juga. Dan biasanya tuh pada saat ee malam ke atas ataupun tengah malam dan

menyasar e kepada ee orang-orang yang berjalan kaki bahkan juga di motor juga yang sedang berkendara pun juga begal masih beraksi pemirsa. Dan itu dia tadi beberapa tanggapan mereka adalah ada yang setuju bahwa ditembak mati, ada juga yang tidak setuju bahwa mereka mengatakan bahwa ee ada juga hukum ee hak asasi manusia begitu. Jadi setidaknya pidananya bisa lebih ditingkatkan lagi dan juga mengharapkan patroli-patroli di beberapa titik rawan begal di ibu kota Jakarta ini lebih diperbanyak dan lebih diperketat lagi

agar juga ee warga-warga yang jalan kaki ataupun siapapun itu yang ada di ibukota Jakarta ini tidak ee khawatir ataupun tidak trauma dengan aksi-aksi begal yang semakin marak terjadi di ibu kota Jakarta. Demikian kembali ke Anda Vena dan Windi. Baik, yang pasti semuanya sepakat bahwa patroli harus ditingkatkan agar masyarakat ini merasa jauh lebih aman. Terima kasih banyak Perita Zega atas laporan Anda. Selamat kembali bertugas. Yeah.

Maju Kena Mundur Kena Negosiasi, Dalam Bentuk Permainan Amunisi atau Harga Minyak Ya?

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *