TANGERANG SELATAN — Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi resmi mengenai insiden ledakan yang terjadi di sebuah ruko di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. BGN membantah kabar yang beredar di masyarakat dan menegaskan bahwa bangunan ruko tersebut bukanlah fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pernyataan ini dikeluarkan guna meluruskan simpang siur informasi yang mengaitkan lokasi kejadian dengan program operasional pemenuhan gizi nasional.
Klarifikasi Resmi Badan Gizi Nasional Terkait Status Bangunan
Tidak Terdaftar dalam Jaringan Operasional SPPG
Pihak BGN menyampaikan bahwa setelah dilakukan pengecekan data verifikasi aset dan lokasi, ruko yang mengalami ledakan tersebut tidak memiliki keterikatan secara administratif maupun operasional sebagai dapur umum atau pusat distribusi SPPG.
“Kami pastikan bahwa lokasi kejadian di ruko Ciputat tersebut sama sekali bukan merupakan SPPG BGN. Seluruh unit SPPG resmi beroperasi di bawah pengawasan ketat standar keselamatan yang baku,” tegas perwakilan BGN.
Menghimbau Publik Agar Tak Terpancing Disinformasi
BGN meminta masyarakat serta media massa untuk bersikap bijak dan mengoreksi disinformasi yang terlanjur menyebar. Pihak lembaga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan penyebab ledakan kepada aparat kepolisian setempat.
Perkembangan Penyelidikan Aparat Kepolisian di Lokasi Ledakan
Olah TKP dan Sterilisasi Area oleh Tim Gabungan
Kepolisian dari Polres Tangerang Selatan bersama tim laboratorium forensik telah melakukan sterilisasi serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi ruko Ciputat. Garis polisi telah dipasang guna mempermudah proses identifikasi sumber ledakan.
Pemeriksaan Saksi dan Korban
Penyidik tengah meminta keterangan dari sejumah saksi mata di sekitar lokasi kejadian serta pemilik ruko guna mengetahui aktivitas yang berlangsung di dalam ruko sebelum ledakan terjadi. Dugaan sementara penyebab ledakan masih dalam proses investigasi teknis kepolisian.
Comment