Indonesia
Home / Indonesia / Terkuak! Deretan Saham yang Dibeli Adik Eks Kepala BNPB Menggunakan Dana Penanggulangan Bencana

Terkuak! Deretan Saham yang Dibeli Adik Eks Kepala BNPB Menggunakan Dana Penanggulangan Bencana

Para tersangka korupsi dana bencana (Ari Saputra/detikfoto)
Para tersangka korupsi dana bencana (Ari Saputra/detikfoto)

JAKARTA — Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran negara kembali menyita perhatian publik. Fakta persidangan mengutarakan dugaan aliran dana penanggulangan bencana di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dialihkan oleh pihak keluarga mantan pimpinan lembaga tersebut untuk transaksi pembelian instrumen investasi saham di bursa efek.

Adik dari mantan Kepala BNPB diduga memanfaatkan dana yang seharusnya dialokasikan untuk tanggap darurat bencana guna membeli sejumlah portofolio saham atas nama pribadi maupun entitas terafiliasi.

Modus Transaksi dan Temuan Aliran Dana Bencana ke Pasar Modal

Pengalihan Anggaran Penanggulangan Bencana

Berdasarkan hasil penelusuran tim penyidik dan fakta yang terungkap di pengadilan, sebagian anggaran dana hibah dan dana siap pakai (on-call) BNPB diduga dipotong dan dialirkan melalui beberapa rekening penampung. Dana tersebut kemudian ditransfer ke rekening kas sekuritas untuk melakukan pembelian saham secara bertahap.

Rincian Pembelian Saham dan Aset Sekuritas

Aktivitas pencucian uang (money laundering) melalui pasar modal ini mencakup pembelian beberapa emiten saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penyidik menemukan indikasi bahwa pemilihan emiten saham dilakukan untuk mengaburkan asal-usul uang hasil tindak pidana korupsi.

Selain transaksi saham, sebagian dana tersebut juga terdeteksi dialirkan ke instrumen reksa dana dan aset keuangan lainnya guna menyamarkan jejak aliran dana darurat bencana.

Ekonomi & Kebijakan Publik: Dorong Inklusi Keuangan 99 Persen, Pemerintah Siapkan Program Rekening Gratis Bersaldo Awal Rp50 Ribu untuk 25 Juta Warga

Proses Hukum dan Penyitaan Aset oleh Aparat Penegak Hukum

Penyitaan Rekening Efek oleh Penyidik

Guna memulihkan kerugian keuangan negara (asset recovery), aparat penegak hukum telah melakukan pemblokiran dan penyitaan terhadap Rekening Dana Nasabah (RDN) serta portofolio saham milik adik mantan Kepala BNPB yang terbukti berasal dari aliran dana bencana.

Ancaman Pasal Tindak Pidana Korupsi dan TPPU

Para pihak yang terlibat dalam pusaran kasus ini dijerat dengan pasal berlapis, yakni Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) serta Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *