Ya, kita akan mendalami ee perihal ini dengan narasumber yang sudah kami hadirkan di studio pada pagi hari ini. Pemirsa, ada Mayor Jenderal TNI Purnawiran Prof. Budi Pramono. Beliau ini adalah Den Atase Pertahanan di Iran periode 2009-2012. Selamat pagi. Selamat pagi, Prof. Sehat ya, Prof? Sehat, Mas. Terima kasih, Prof. Kita pertemuan kedua nih kali ini, ya, Prof. Ya. Dan juga ada Mas Aan Nurdin, Pemerhati Timur Tengah. Selamat pagi. Asalamualaikum, Mas. Sebelum ke Prof. Nih saya ingin update dulu pemberitaan ee terkait terutama di
ee Iran ya. Tadi kita ada beberapa VTI itu terkait dengan Selat Hormus Mas Anan. Apakah menjadi perhatian juga di stasiun televisi Aljazirah pada pagi hari ini? Kita hadirkan terlebih dahulu sambil dibantu oleh Mas Anan untuk menerjemahkannya. sedang melakukan e diskusi tentang perkembangan terakhir di Iran dan di kawasan Teluk. Dikatakan juga tentang ee berdiskusi tentang Libanon. Beberapa menit yang lalu, Mang Aljazira sempat menyiarkan tentang kondisi di Libanon bahwa dikatakan bahwa isu Libanon memang bisa dikatakan sekarang
lebih mengkhawatirkan daripada kondisi di Selat Hormus atau di Iran itu sendiri. karena dikatakan bahwa ee bahwa hampir 1,6 juta penduduk Libanon sekarang terusir dari kampungnya dan mereka menjadi pengungsi yang di tempat-tempat yang sangat tidak pantas. Maka ini mengancam kesehatan dan kondisi warga negara e Libanon. Dikatakan dari perang ini dikatakan ee rakyat Libanon lebih menderita daripada rakyat Iran itu sendiri. karena dampak perang keterlibatan Hizbullah dalam melakukan ee serangan atau bantuan militer kepada
Iran untuk bersama-sama menyerang ee Israel. ee dikatakan juga bahwa ee kondisi di beberapa pengungusian di Libanon sudah sangat mengkhawatirkan karena ketidaksiapan pemerintah. Lalu diberitakan juga bahwa akan ada semacam pembicaraan langsung antara pemerintah atau negara Libanon dengan e pihak Washington. Karena dalam hal ini Israel tidak bisa membedakan antara Hizbullah dengan ee negara yaitu negara Libanon. Seharusnya menurut pemerintah Libanon, Israel harus bisa membedakan antara Hizbullah yang berperang bersama Iran
dengan pemerintah dan rakyat Libanon yang tidak ikut serta di dalam peperangan ini. Ee kemudian Aljazirah sekarang kembali ke masalah Iran. Diberitakan bahwa ee ada permasalahan diskusi yang sangat ee harus penting dilakukan, sangat penting untuk dilakukan kembali. agar tidak terjadi kemacetan dialog antara kedua negara. Diatakan bahwa ee pemimpin Iran atau yang mewakili Iran pada waktu dialog e 21 jam yang lalu sebenarnya sudah berusaha untuk memberikan ee bahan-bahan dialog yang sangat konstruktif untuk perdamaian
di masa yang akan datang. Baik. Ini kalau melihat di sebelah kiri atas nih nampaknya gambaran slot hormus ya juga menjadi diskusi Aljazirah pagi hari ini yaan ya. Iya. Apa situasi yang Anda tangkap dari pemberitaan ee dini hari hingga pagi ini terkait dengan Selat Hormus ini? Ya, akhirnya Selat Hormus itu menjadi poin tambahan. Kalau sebelumnya tekanannya itu lebih kepada nuklir, ya sekarang justru Selat Hormus itu menjadi isu yang lebih berbahaya daripada senjata nuklir itu sendiri. He. Karena senjata nuklir itu kan bisa
dikatakan hanya sebatas halusinasi atau wacana karena belum sampai kepada senjata baru tapi Amerika Ser mengklaim itu ada ya gitu ya. Ya, area klaim kedua negara yang sangat ee berbeda antara pengayaan uranium dengan senjata nuklir itu kan dua hal yang berbeda. Nah, sekarang ternyata yang lebih berbahaya itu justru Selat Hormus. Kalau mungkin pengayaan uranium itu hanya sebatas domestik Iran saja ya tidak menjadi ancaman bagi seluruh dunia. Tapi sekarang Selat Hormus sudah lebih mematikan daripada pengayaan
uranium dan isu nuklir itu sendiri. Dan itu yang memang dimainkan oleh Iran yang menjadi semacam eh top berganding position bagi Iran untuk menekan Amerika Serikat. Dan ini sangat disadari oleh Amerika Serikat yang menurut Aljazirah itu memang sudah ada hampir 15 kapal angkatan laut ee Amerika Serikat yang sudah turun di Selat Hormus dan bisa mendekat ke sana begitu ya. ya sudah mendekat ke ee pelabuhan-pelabuhan Iran dan rencananya memang yang akan dihancurkan selanjutnya adalah pelabuhan-pelabuhan Iran bukan masalah
Selat Hormus lagi. Nah, berbicara mengenai pelabuhan Iran nanti mungkin ee dari Prof. Budi yang pernah juga boleh enggak dengar sedikit pernyataan dari Prof Budi mungkin di segmen ini? Nah, karena pelabuhan Iran ini kan cukup banyak ya. Ada Bandar Abbas, ada Pulau Kasyim, ada Pulau Hormus, pelabuhan Jas sendiri. ini berbicara mengenai pelabuhan-pelabuhan ini. Apakah memang pelabuhan sebenarnya memang aktivitas ekonomi masyarakat Iran sendiri atau juga sebenarnya tempat ee sebagai pertahanan di wilayah pantai untuk pelabuhan ini?
Ya, saya kira Mas ini alasannya ya economically also militerally. He. Maksudnya kalau dari sisi militer ya, pulau-pulau yang Abu Musa punya, Kesem, kemudian ee apa tan eh laser tan greatest tan ini semua adalah tempat-tempat termasuk larak adalah tempat-tempat memang pertahanan. Ada yang urus cyber, ada yang urus perang elektronik, ada yang alat ee pertahanan itu sendiri, defens. He. Jadi secara defens juga memang di sana ditempatkan secara ekonomis juga memang menguntungkan yang tadi Mbak sampaikan.
Jadi hormus ini saya balik lagi ya masalah hormus ini. Ini sepertinya saya melihat bahwa Amerika ini juga tetap lagi-lagi mengaplikasikan onw-nya clawich. Nah, clos mengatakan bahwa enough everywhere, excellent somewhere. Jadi, Heeh. tetap melakukan itu. Kenapa? Iran eh sori Amerika ingin menunjukkan bahwa cukup saja itu tidak cukup tapi harus ada sesuatu yang excellent itu katanya onwornya close apa artinya dia kan sudah show of protection terhadap ee teluk ya kan terhadap negara-negara di teluk nah
ini dia tunjukkan bahwa ini loh eksistensiku saya masih mampu ee melindungimu dan eksistensi ini kan ee perlu makanya dia tunjukkan bahwa itu masih belum cukup kata Amerika makanya dia melintaskan kapal perang ee dua itu yang termasuk ee Murvi itu dan itu itu untuk menunjukkan itu pelanggaran enggak sih, Prof. Sebetulnya, Prof. Ya, ini mendekatkan armada militer di wilayah orang begitu, Mas. Inilah ee yang namanya come to the limited warfare. Jadi, selamat datang di perang terbatas. Jadi e simptomnya
perang terbatas itu ya seperti ini. Dia memberikan tekanan kuat tapi diplomasi masih tetap dibuka tapi benar-benar diukur. Senjata yang dipakai juga ee diukur waktu durasinya untuk berperang juga diukur. Kemudian certain ee place gitu tidak seluruh wilayah diajar seperti halnya perang total. dia hanya mensasar saja ee tempat-tempat tertentu. Jadi semuanya serba terukur tapi diplomasi tetap terbuka. Ini adalah cerminan daripada koersif military diplomasi. Jadi diplomasi yang secara militeral memang
sudah benar-benar menunjukkan ini loh alat peralatan saya untuk berperang dan dia lakukan dengan tekanan yang kerasip banget itu kalau menurut saya. Oke. Oke. Tapi kalau kita melihat nih Prof. Nanti mungkin bisa disambung dan juga Mas Anan di segmen berikutnya. Pastinya kan ee Cina juga tidak tinggal diam karena kan yang ditargetkan Amerika Serikat adalah keluar masuknya kapal-kapal ke wilayah Iran. Jadi mau tidak mau ekonominya lama-lama runtuh begitu ya. Harapannya seperti itu dari Amerika Serikat. Tapi kalau kita melihat
bahwa ternyata juga ee beberapa kapal Cina ini juga masih ee melintas di wilayah tersebut. Bahkan kapal frega Cina mengawal kapal komersial di wilayah tersebut. Karena 90% minyak ee Cina ini kan diekspor dari Iran. Nanti seperti apa kita akan bahas lengkapnya ya.
Komentar