Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Terkini Keributan Memanas Iran Balas Serangan Amerika Serikat di Seputar Bandar Abbas

Terkini Keributan Memanas Iran Balas Serangan Amerika Serikat di Seputar Bandar Abbas

Bersa Iran melakukan pembalasan ke pangkalan Amerika Serikat di kawasan menyusul serangan militer AS pada hari Kamis dini hari ke sebuah situs di dekat bandara Bandar Abbas. Korps Garda Revolusi Islam atau ERGC memperingatkan musuh-musuh bahwa setiap tindakan agresi terhadap Republik Islam tidak akan dibiarkan tanpa jawaban. Sementara itu, Kuwait mengumumkan bahwa mereka telah mengaktifkan pertahanan udaranya untuk menangkis ancaman rudal dan drone musuh. Menyusul serangan militer Amerika Serikat ke sebuah titik

di pinggiran Bandar Abbas. Argc melancarkan serangan baru yang menargetkan pangkalan udara Amerika Serikat tempat asal serangan tersebut pada Kamis pagi pukul 50. Sementara itu, Angkatan Bersenjata Kuwait mengumumkan pada Kamis pagi bahwa mereka mengaktifkan pertahanan udaranya sebagai tanggapan terhadap apa yang mereka sebut sebagai ancaman rudal dan drone musuh. Kuwait tidak menyebutkan dari mana serangan itu berasal. Angkatan laut ARGC pada hari Kamis juga berhasil melepaskan tembakan peringatan dan memaksa sebuah

Kapal tanker Amerika balik arah. Kapal tanker Amerika Serikat itu coba nyebrang Selat Hormuz secara ilegal setelah matiin sistem pelacaknya dan ngelanggar peringatan berulang dari IRGC. Dalam pertemuan sama anggota Kamar Dagang Tehran, Presiden Iran [musik] Masud Pezeskian bilang medan perang utama Iran sekarang adalah perang ekonomi dan masalah ketahanan. “Perang kita sama kalian, kita harus siapin segala sesuatunya supaya kalian bisa tahan banting dan selesain masalah negara, apapun yang bisa kita lakukan.”

Kita siap soal aturan dan peraturan dan hal-hal semacam itu, kita akan benahi pengaturan dan bantu supaya kalian bisa berjuang, karena kalau kalian kalah, negara juga yang kalah, maksudnya medan perang utama kita adalah perang ekonomi.
Sebelumnya [musik] Korps Garda Revolusi Islam mengumumkan unit pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menembak jatuh drone MQ9 milik agresor Amerika Serikat di atas Teluk Persia. Mereka juga memperingatkan kalau ada pelanggaran gencatan senjata dari Amerika Serikat, akan langsung dihadapi dengan…

respon yang keras. Dalam pernyataan hari Selasa, IRGC menyatakan bahwa militer teroris Amerika Serikat memasuki langit Iran di atas perairan Teluk Persia sebagai kelanjutan dari tindakan intervensi dan perilaku agresif di kawasan. Pasukan pertahanan udara IRGC juga melepaskan tembakan ke arah drone pengintai RQ4 Global Hawk dan menembakkan rudal ke sebuah jat tempur siluman supersonic F35 Amerika Serikat yang menyusup hingga memaksa mereka melarikan diri dan [musik] meninggalkan wilayah udara Irak.

Menkeu Purbaya Memastikan APBN Yang Sangat Aman Saat Rupiah Turun Tidak Jelas

Drone mahal milik Amerika Serikat ini berubah menjadi rongsokan usai ditembak Iran. IRGC memperingatkan soal balasan atas segala bentuk pelanggaran gencatan senjata oleh militor militer agresor Amerika Serikat. Saya menegaskan serangan balasan adalah hak yang sah bagi Iran. Pasukan Amerika Serikat meluncurkan serangan ke beberapa situs di Iran Selatan pada hari Senin dan dibalas dengan cepat oleh Iran. Pihak Sandom berdalih pasukan Amerika Serikat menyerang untuk melindungi pasukan mereka dari ancaman Iran. Padahal

serangan Amerika itu terjadi di wilayah kedaulatan Iran dan Iran memiliki hak untuk membela diri mempertahankan keamanan nasionalnya. Jelajahi cara baru mendapatkan informasi. Download Metro TV Extend sekarang. Yeah.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *