Pasukan Iran dilaporkan terlibat baku tembak dengan pihak yang disebut sebagai musuh di Pulau Kasem di Selat Hormos. Media pemerintah Iran pada Kamis 7 Mei 2026 menyebut insiden itu terjadi setelah sebuah kapal tanker minyak Iran diserang oleh militer Amerika Serikat. Dalam pernyataan yang dibacakan televisi pemerintah Iran, sumber militer mengatakan unit musuh di kawasan Selat Hormus menjadi sasaran serangan rudal Iran hingga mengalami kerusakan dan terpaksa [musik] mundur dari area tersebut. اعلام این خبر یک مقام آگاهی
Pejabat militer mengumumkan bahwa setelah serangan tentara agresor Amerika Serikat terhadap sebuah kapal tanker Iran, pasukan yang menjadi target musuh mengaku mendapat serangan rudal di wilayah Selat Hormuz sehingga setelah mengalami kerugian terpaksa melarikan diri. Pulau ini adalah pulau terbesar Iran di Teluk Persia dan berada di jalur penting pelayaran energi dunia. Pulau ini dihuni sekitar 150.000 orang dan memiliki fasilitas desalinasi air. Di sisi lain, militer Amerika Serikat memberikan pernyataan berbeda. Pasukan AS mengklaim bahwa mereka telah menggagalkan serangan Iran terhadap tiga kapal.
angkatan laut AS yang sedang melintas di Selat Hormos. Komando Pusat AS atau Senkom juga mengeklaim pasukannya justru melancarkan serangan balasan ke fasilitas militer Iran yang disebut bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan Amerika. Menurut Senkom, baku tembak terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026 ketika kapal perusak angkatan laut AS melintasi Selat Hormos. Washington menyebut tidak ada kapal AS yang terkena serangan dalam insiden tersebut. Meski mengaku tak menginginkan eskalasi, Amerika Serikat menegaskan
pasukannya tetap siaga penuh untuk melindungi kepentingan dan personel mereka di kawasan Timur Tengah. [lonceng]

Komentar