NEW YORK — Di mata penonton awam, seremoni pembukaan musim baru yang digelar New York Knicks pada Selasa malam tampak seperti momen yang sangat menyentuh. Satu per satu anggota staf pelatih, yang mengenakan kostum pelatih berwarna putih, menerima kotak perhiasan hitam bergaris oranye khas klub di tengah lapangan saat perayaan gelar juara dan pengibaran spanduk kemenangan NBA 2026.
Namun di balik kemewahan seremoni tersebut, laporan eksklusif dari The Athletic mengungkap fakta mengejutkan: tidak ada cincin emas berlian di dalam kotak yang diserahkan kepada para asisten pelatih tersebut.
Kemewahan Cincin Juara dan Kejanggalan di Atas Lapangan
1. Desain Mewah Cincin Berlian 22 Karat
Sesi penyerahan cincin dibuka oleh Presiden New York Knicks, Leon Rose, yang menerima kotak pertama. Saat dibuka, tampak cincin berkilauan berlapis berlian 22 karat yang dipadu dengan batu safir biru khas Knicks, hasil rancangan rumah perhiasan ternama Jason of Beverly Hills.
2. Kotak Kosong Bagi Jajaran Asisten Pelatih
Kejanggalan mulai terlihat ketika kotak perhiasan diserahkan kepada jajaran asisten pelatih. Berbeda dengan jajaran manajemen dan pemain utama, para asisten pelatih sama sekali tidak membuka kotak yang mereka terima di hadapan publik dan kamera televisi.
Konfirmasi Sumber Internal dan Alasan Prosedural
Berdasarkan konfirmasi dari tujuh sumber internal liga yang berbicara secara anonim kepada The Athletic, terungkap bahwa para asisten pelatih memang belum menerima hak cincin juara mereka pada malam selebrasi tersebut:
-
Pemberitahuan Mendadak: Dua sumber menyebutkan bahwa para asisten pelatih telah diberitahu pada Selasa pagi bahwa mereka tidak akan menerima cincin pada malam seremoni.
-
Belum Melalui Penyesuaian Ukuran (Fitting): Ketiadaan cincin tersebut bukanlah hal yang mengejutkan bagi internal tim, mengingat para asisten pelatih hingga saat itu belum pernah melakukan prosedur pengukuran jari (finger fitting).
-
Properti Formalitas Seremoni: Pembagian kotak kosong di atas lapangan diketahui merupakan keputusan menit-menit terakhir dari pihak penyelenggara demi menjaga keselarasan alur visual dan estetika seremoni di hadapan para pendukung.
“Pemberian kotak kosong kepada staf pelatih dilakukan sebagai penyesuaian teknis seremoni di atas lapangan, mengingat proses pembuatan perhiasan khusus tersebut membutuhkan prosedur fitting secara presisi,” ulas laporan dari The Athletic.
Comment