landing those Amerika Serikat tetap memperketat sanksi terhadap maskapai penerbangan Iran meski pembahasan gencatan senjata masih berlangsung melalui Menteri Keuangan ASN Washington akan menjatuhkan sanksi keras terhadap maskapai penerbangan milik Tehera Pesen menyebut maskapai Iran selama ini menjadi bagian dari jaringan yang membantu aktivitas pemerintah Ira. Namun AS menyatakan tetap memberikan pengecualian untuk perjalanan ziarah keagamaan ke Makkah dan Madinah. Hal itu pen sampaikan dalam pernyataannya di
Gedung Putih pada Kamis, 28 Mei 2026. [berdehem] yang nggak akan kita lakukan adalah membatasi pergerakan karena alasan agama. Jadi, orang-orang Iran yang mau pergi ibadah haji ke Mekah atau Madinah bakal diizinkan. Kita juga bakal kasih izin buat alasan kemanusiaan yang sah. Tapi hal lain yang bisa kita lakukan adalah saat maskapai-maskapai ini terbang, mereka harus mengisi bahan bakar. Mereka jual tiket. Mereka bayar biaya pendaratan. Siapa pun yang nerima itu akan kita kenai sanksi. Para pembangkang Iran nggak bisa lakukan ini. Pemerintah AS menilai maskapai Iran…
bukan hanya digunakan untuk transportasi sipil. Washington menuduh maskapai tersebut juga dimanfaatkan untuk mengangkut uang tunai, komponen senjata hingga pejuang ASI. Langkah sanksi ini tetap dilakukan meski Amerika Serikat dan Iran dikabarkan semakin dekat mencapai kerangka kesepakatan untuk memperpanjang tencatan senjata. Sebelumnya sumber pemerintah AS menyebut kedua pihak sudah menyepakati nota kesepahaman untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Kesepakatan itu juga disebut mencakup pembukaan kembali
Selat Hormus dan jaminan keamanan jalur pelayaran internasional. Meski demikian, Presiden AS Donald Trump disebut masih belum memberikan persetujuan akhir. Yeah. [musik]

Komentar