Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Ketegangan Yaman: Arab Saudi Lancarkan Serangan Udara demi Cegah Pesawat Iran

Ketegangan Yaman: Arab Saudi Lancarkan Serangan Udara demi Cegah Pesawat Iran

Foto Dok. (Seputarmedia.id/Reza Aditya)
Foto Dok. (Seputarmedia.id/Reza Aditya)

RIYADH, ARAB SAUDI — Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah pemerintah Yaman melancarkan serangan udara ke Bandara Internasional Sana’a pada Senin, 13 Juli 2026. Aksi militer ini dipicu oleh upaya untuk mencegah sebuah pesawat asal Iran mendarat di ibu kota Yaman tersebut.

Pemicu Konflik dan Respons Houthi

Serangan udara ini dilakukan setelah delegasi kelompok Houthi dilaporkan menolak menggunakan jalur penerbangan domestik dan justru memilih menggunakan penerbangan langsung dari Teheran. Tak lama setelah serangan tersebut, kelompok Houthi melancarkan serangan balasan dengan menembakkan rudal balistik serta pesawat nirawak (drone) ke Bandara Abha di Arab Saudi. Juru bicara koalisi militer Saudi, Turki Almaliki, menyatakan bahwa pertahanan udara mereka berhasil menghalau serangan tersebut.

Akar Ketakutan Arab Saudi terhadap Iran

Menurut analisis dari Arab Center Washington DC, kebijakan agresif Arab Saudi berakar pada ketakutan mendalam terhadap pengaruh Iran di perbatasan selatan mereka yang membentang sepanjang 1.800 km. Sejak koalisi militer dipimpin Saudi pada 26 Maret 2015, Riyadh memandang kelompok Houthi sebagai kepanjangan tangan militer Iran yang mengancam stabilitas domestik mereka.

Strategi Finansial yang Gagal Menggoyahkan Lawan

Upaya Saudi untuk menekan Houthi kini bergeser ke ranah finansial. Pasca penarikan pasukan Uni Emirat Arab, Arab Saudi dilaporkan telah mengucurkan dana fantastis hingga mencapai 4 miliar dolar AS atau lebih dari Rp60 triliun pada tahun 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk menggaji pasukan militer dan pegawai negeri di wilayah yang dikuasai pemerintah Yaman. Namun, para pengamat menilai strategi ini gagal melemahkan kekuatan militer Houthi di utara, sehingga konflik intens terus membayangi wilayah tersebut.

Menkeu Pastikan Efisiensi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *