Beranda / Dunia / Genjotan SENJATA AS-IRAN Akan BERAKHIR, KEDUA PIHAK Menggenjot KEMBALI BERPERANG

Genjotan SENJATA AS-IRAN Akan BERAKHIR, KEDUA PIHAK Menggenjot KEMBALI BERPERANG

Pemerintah Amerika Serikat, AS dan Iran mengisyaratkan akan kembali berperang usai periode gencatan senjata selesai pada Rabu, 22 April 2026 besok. Kedua pihak sama-sama mengirim pesan bernada ancaman jelang berakhirnya gencatan senjata. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Bagai menuduh AS tidak serius dalam perundingan dengan Iran. Bagai menyebut sikap AS tidak konsisten selama perundingan. Esmai Bagai menambahkan, Iran akan tetap menutup selat Hormus jika As Ngotot menerapkan blokade. Ia menegaskan

Teheran tidak akan mau berunding jika belum ada kesepahaman dari kedua belah pihak. Kata-kata dan tindakan mereka tidak konsisten dan Iran akan mengambil kebijakan yang diperlukan dengan pertimbangan hati-hati demi kepentingan dan prioritas nasional mereka,” kata Bagai diikut Pres TV Senin 20 April. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengancam akan langsung mengebom Iran setelah periode gencatan senjata berakhir. Trump menegaskan Iran harus menghentikan program nuklir jika ingin berdamai.

Banyak bom yang akan dijatuhkan setelah gencatan senjata,” kata Donald Trump dikutip PBS. Meskipun demikian, Trump mengakui pihaknya tetap mengirimkan delegasi ke Pakistan untuk mengantisipasi kemungkinan negosiasi tentang perang Iran. Trump menyebut dirinya mengirim utusan khusus Presiden Astif Wkov dan menantunya Jaret Kusner ke Islamabad. Sedangkan pihak Iran belum mengonfirmasi apakah akan mengirimkan delegasi ke Pakistan. Presiden AS Donald Trump menyatakan sangat kecil kemungkinan memperpanjang

gencatan senjata dengan Iran dan memastikan blokade Selat Hormus tetap berjalan hingga tercapai kesepakatan pada Selasa, 21 April 2026. Di tengah kondisi ini, Wakil Presiden J. Deanci direncanakan berangkat ke Pakistan untuk membuka peluang negosiasi. Meski masih menunggu kepastian dari Iran. Namun, pihak Iran justru belum memastikan kehadiran dalam perundingan lanjutan akibat tekanan internal untuk bersikap lebih tegas terhadap AS pada Senin, 20 April 2026.

 

Menolak Tertekan AS DALAM Negonya IRAN SIAP MAINKAN “Kadal Baru” DI Kota PERANG

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *