Dunia
Beranda / Dunia / Sisat Donald Trump Sudah Di Bahas Dalam Beberapa Waktu Selang Yang Sudah Ditentukan

Sisat Donald Trump Sudah Di Bahas Dalam Beberapa Waktu Selang Yang Sudah Ditentukan

Siasat apa yang dimainkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran, Mujtabah Hamene? Untuk membahasnya sudah bergabung bersama kami pengamat hubungan internasional Universitas Erlangga, Bapak Ayub Mirdat. Pak Ayub, selamat sore. Iya, selamat sore, Pakita. Pak Ayub, kita masih bertanya-tanya kenapa Trump ini begitu getol begitu ya. Meski sudah ditepis Iran tapi Trump ini masih ngotot sekali ingin bertemu Mujtaba. Ada apa di baliknya menurut Anda? Ee baik. Trump dalam pernyataannya juga

sampaikan dia ingin bertemu dengan MTAB Hamai tapi ada syaratnya jika kesep kesepakatan tercapai. Nah artinya kalau ada kesepakatan dia siap untuk bertemu dengan Mujtabah Haminei. Tapi di sisi lain ada pihak Iran. Apakah Iran bersedia atau siap untuk bertemu Mabah Kaminai dengan eh Donald Trump atau tidak? Menurut saya Iran juga punya syarat. Kalau syaratnya ya tentu kita lihat di proposal yang sudah mengajukan kepada Amerika Serikat. Nah, ada potensi yang cukup besar kalau bisa terjadi pertemuan antara dua dua pemimpin

negara. Tetapi tantangannya juga ada. Tantangan yang sampai saat ini ee cukup besar itu adalah ketidakpercayaan atau defisit trust di antara Amerika Serikat dan Trump. Nah, ya Amerika Serikat dan Iran, maaf. Dan yang kedua, karena dalam sistem politik Iran, keputusan strategis itu berada di tangan pemimpin tertinggi. Apapun dia memutuskan itu sudah wajib dieksekusikan dalam segala hal, mulai dari pemilu dan kebijakan dalam negeri maupun luar negeri. Jika ingin mencapai kesepakatan yang benar-benar

mengingkat, maka komunikasi pada level tertinggi menjadi sangat penting. Nah, itu kita bisa lihat Trump juga dikenal ya lebih menyukai diplomasi langsung antar pemimpin. Nah, misalnya kita bisa lihat periode pertamanya Trump ketika dia bertemu langsung dengan Kim Jong Un dan sampai dia berangkat ke di e Singapura dan juga di Vietnam kalau tidak salah. Nah, intinya Trump punia juga ee terjadi ee pertemuan dengan ee salah satu pemimpin negara yang cukup bermusuhan dengan Amerika Serikat. Nah, pertemuan tingkat tinggi juga menurut

saya merupakan upaya membuka jalur diplomasi ketika biaya politik, ekonomi, dan militer dari perang semakin besar. Jadi, ada kemungkinan. Nah, tapi ada syaratnya juga kalau sudah dua pihak sepakat dan e mereka bisa Donald Trump sama eh Mtabahai bisa bertemu. Dalam pernyataannya, Presiden Trump sempat menyebutkan berjanji bahwa kesepakatan nuklir dengan Iran ini akan lebih baik pada saat di era Obama atau Presiden Obama akan seperti apa menurut Anda kompromi yang diberikan oleh Amerika Serikat? Nah, itu yang salah satu ee apa namanya?

X Bos BGN Beberkan 26 Nama-Nama Yang Besar di Balik X Dari Makan Gratis

lessons atau pelajaran bagi Amerika Serikat juga. Karena selama waktu ee kesepakatan tahun 2015 ketika berhasil antara Amerika Serikat dan e Iran, Iran mendapatkan cukup banyak insentif. Tapi ketika Trump keluar dari kesepakatan tersebut tahun 2018, di situ Trump melihat bahwa Iran ini tidak berhenti. Apa yang sudah menjanjikan dalam kesepakatan dengan ee Donald dengan Obama. Jadi Trump itu ee langsung secara ee satu arah atau ee satu pihak langsung ee memutuskan dan keluar dari kesepakatan tersebut. Nah, menurut saya

itu menjadi salah satu akar permasalahan atau ke apa tidak percayaan antara dua negara ini. Karena Trump ee keluar dari kesepakatan 2018 dan juga tahun lalu ketika Iran sama ee e Amerika Serikat dalam ee negosiasi Israel menerang Iran dan juga bulan Februari ketika negosiasi antara dua negara masih berlangsung. Akhirnya tanggal 28 Iran eh Amerika Serikat memutuskan untuk menyerang Iran. Iran lagi. Akhirnya kepercayaan di antara dua negara ini secara total menurut saya sudah sampai di titik nol.

Nah, jadi ini ada perlu sesuatu perlu langkah yang bisa ambil dari salah satu pihak untuk at least meningkatkan kepercayaan supaya bisa membuka jalur untuk ee pembahasan lebih dalam di antara dua negara tersebut. He harus ada langkah dari salah satu pihak karena kita tahu bahwa perundingan nuklir ini menjadi salah satu upaya perdamaian antara AS dan juga Iran. Tapi ketika Trump meminta agar Iran untuk menghentikan program nuklirnya, akankah Iran ini mengabulkan atau akan bersi keras? Tidak. Nah, itu ee tantangan paling besar dalam

negosiasi ini. Menurut saya, Iran tidak akan ee tidak gampang mengundurkan diri dan berhentikan ee apa namanya ee program nuklernya. Karena menurut saya itu lebih ke eksistensialnya Iran. Kalau Iran memberhentikan program tersebut, rezimnya Iran juga sangat terancam. bisa juga rezimnya cukup apa namanya rapuh dan bisa jatuh ya we don’t know karena apa ke depannya tapi ada dua dua faktor yang paling besar dalam ee negosiasi tersebut ini yang Iran cukup keras dan posisinya tidak mau mengundurkan diri

itu yang pertama ee program nuklear dan yang kedua Selat Hurmus. Karena Selat Humus mereka selalu anggap itu kedaulatan dan hak Iran dan ee eh dan program nuklearnya itu karena lebih penting karena untuk eksistensialnya Iran ke depan. Karena di sini ada musuh musuh pertamanya Iran adalah Israel bukan Amerika Serikat sebenarnya. Karena kalau kita lihat daripada dari jarak dan lokasi itu sangat dekat dengan Israel bukan dengan Amerika Serikat. Nah, jadi Iran mau membuat posisinya secara military juga cukup kuat. Karena selama

Rupiah Lagi Tembus Rp18000, Pemerintah dan DPR Membicarakan Darurat Cari Solusi

50 tahun ini sejak tahun 9 hampir 50 tahun Iran bertahan dan di bawah banyak sanksi demi ee untuk tetap bertahan. Tapi tidak serta-merta atau tidak gampang Iran menurut saya akan mengundurkan diri atau memberhentikan ee program nuklernya. tapi juga Amerika Serikat. Itu salah satu poin yang terbesarnya bahwa Iran harus berhentikan nuklear tersebut, program tersebut. Nah, apakala Iran berhentikan itu atau selama 10 20 tahun apa nanti Iran dapat insentifnya apa? Nah, itu kita saya kurang tahu nanti apa yang masih ee

berlangsung di antara pihak Iran dan Amerika Serikat di bab belakang atau di B channel itu nanti kita akan melihat dan akhirnya kalau Iran bersedia untuk memberhentikan program tersebut artinya Iran akan dapat insentif yang cukup besar. Apakah itu bisa dalam e apa namanya perjanjian untuk rezimnya tetap tetap bertahan dan tidak akan ada gangguan lagi terhadap rezimnya Iran dan juga akan dapat ee apa namanya bantuan atau apa namanya ee istilahnya saya lupa yang kerusakan yang terjadi dari perang

tersebut di antara dua negara ini. Amerika Serikat bersedia untuk kembalikan uangnya. Ya. Jadi ee itu kita nanti akan melihat tapi intinya Iran tidak gampang untuk mengundurkan diri dari program nuklearnya itu. Kita akan lihat apakah akan betul-betul terjadi pertemuan antara dua pemimpin ini dan bagaimana ke depannya. Tapi terima kasih sekali lagi Pak Ayub Mirdad, pengamat hubungan internasional Universitas Erlangga sudah bergabung bersama kami di Kabar Petang. Terima kasih. Selamat sore ya. Terima kasih. Islam

 

KPK Bicara Langsung Kronologi Suap Audit BPK di Muara Enim, Bermula dari Tingkatan Laporan Keuangan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *