Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Duh Bos Q Masih Belum Bayar Utang Puasa Ramadhan, Apa Boleh Tetap Puasa Arafah? Ini Aturannya

Duh Bos Q Masih Belum Bayar Utang Puasa Ramadhan, Apa Boleh Tetap Puasa Arafah? Ini Aturannya

Menjelang Idul Adha, banyak umat Islam mulai bersiap menjalankan puasa sunah Tarwiyah dan Arafah. Tapi [musik] di tengah semangat itu muncul satu pertanyaan yang sering bikin bingung. Kalau masih punya hutang puasa Ramadan, apakah tetap boleh puasa Arafah? Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan puasa sunah yang dilakukan menjelang hari raya Idul Adha. Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah. Sementara puasa Arafah dilakukan pada 9 Zulhijah bertepatan saat jemaah haji menjalani wukuf di Padang Arafah.

Pemerintah Indonesia melalui sidang isbat Kementerian Agama sudah menetapkan bahwa 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin 18 Mei 2026. Artinya [musik] jadwal puasa Tarwiyah pada Senin 25 Mei 2026 dan puasa Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026. Kedua, puasa ini hukumnya sunah. Jadi, kalau dikerjakan mendapat pahala, tapi kalau tidak dilakukan juga tidak berdosa. Nah, apakah harus puasa Tarwiyah dulu? Masih banyak yang mengira puasa Arafah harus dilakukan bersama puasa Tarwiyah. Padahal sebenarnya tidak wajib seperti

itu. Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Saleh menjelaskan bahwa puasa Arafah tetap boleh dilakukan meski tanpa puasa Tarwiyah karena keduanya berdiri sendiri dan tidak saling bergantung. Jadi kalau hanya sanggup menjalankan puasa Arafah saja tetap diperbolehkan dan keutamaannya juga tidak hilang. [musik] Puasa Arafah sendiri dikenal punya keutamaan besar dalam Islam. Sekretaris Komisi Fatwa MUI Miftahul Huda menjelaskan bahwa puasa Arafah bisa menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama 2 tahun, yaitu dosa 1 tahun

yang lalu dan 1 tahun yang akan datang. [musik] Meski begitu yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa besar seperti syirik, mencuri, atau menyakiti orang lain. Karena itu, banyak umat Islam berusaha tidak melewatkan puasa sunah yang satu ini. Nah, ini yang paling sering ditanyakan. Bagaimana jika masih punya utang puasa Ramadan? Menurut penjelasan Miftahul Huda, seseorang tetap boleh menjalankan puasa Arafah meski masih memiliki utang puasa Ramadan. Alasannya karena puasa Arafah termasuk ibadah yang waktunya sangat

terbatas atau disebut mudayaqoh. Puasa ini hanya bisa dilakukan satu hari saja, tepat pada tanggal 9 Zulhijah. Tidak bisa dimajukan atau diundur ke hari lain. Karena itulah puasa Arafah boleh didahulukan sementara qodo puasa Ramadan bisa dilakukan setelahnya. Bahkan menurut pendapat ulama Syafiiah, seseorang juga boleh menggabungkan niat puasa qada Ramadan. sekaligus puasa Arafah dalam satu hari yang sama. Jadi niatnya bisa sekaligus mengganti utang puasa Ramadan dan menjalankan puasa sunah Arafah.

Terbaru Nih Harga BBM Pertamina Versi Per 1 Juni 2026 Di Semua Seluruh Ri

Pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah sebenarnya sama seperti puasa sunah pada umumnya. Diawali dengan membaca niat sebelum subuh, lalu menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa hingga magrib. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan menjaga ucapan dan perbuatan serta memperbanyak doa, zikir, dan amal baik selama berpuasa. Karena makna puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menjaga diri agar tidak melakukan hal-hal yang bisa mengurangi pahala ibadah. Jadi, bagi yang masih punya

hutang puasa Ramadan tidak perlu bingung atau khawatir melewatkan puasa Arafah. Puasa sunah ini tetap boleh dijalankan bahkan bisa digabung dengan niat qada menurut sebagian pendapat ulama. [musik] Yang terpenting ibadah dilakukan dengan niat yang baik dan tetap berusaha menyelesaikan kewajiban puasa Ramadan yang masih tertinggal. [musik]

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *