Eskalasi Selat Hormus dan Iran dibahas secara khusus oleh Donald Trump dan si Jin Ping saat pertemuan kedua pemimpin negara tersebut. Trump mengklaim memiliki pandangan yang sama dengan Cina untuk mengakhiri eskalasi dan membuka surat Hormus. Pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Shijin Ping menjadi sorotan dunia. Dari banyak hal yang dibahas kedua pemimpin itu, salah satunya adalah tentang eskalasi di Selat Hormus dan Iran. Dalam konferensi persnya, Presiden Trump mengakui Selat Hormus dan Iran menjadi
topik pembicaraan. Trump mengklaim memiliki visi yang sama dengan China yang ingin eskalasi berakhir dan Selat Hormus dibuka kembali. similar, right? We want that to end. We don’t want them to have a nuclear weapon. We uh want the straights open. We’re closing it now. They closed it and we closed it on top of them. But we want the straights open and we want them to get it because it’s a crazy thingle. Selain membahas tentang eskalasi di Hormus dan Iran, kedua pemimpin negara itu juga makan malam bersama di Balai
Agung Rakyat Beijing. Trump dan Shijin Ping saling puji dan membahas berbagai topik penting lainnya seperti Taiwan dan kerja sama perdagangan antara dua negara tersebut. Presiden Cina Siinbing memperingatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghindari perang. Shi Jin Ping mengkhawatirkan ketegangan isu Taiwan bisa memperkeruh hubungan Amerika Serikat dan Cina serta beresiko mengalami gesekan besar jika isu Taiwan tidak ditangani secara hati-hati. Dalam pertemuan dengan Presiden Amerika
Serikat, Donald Trump di Beijing, Presiden Cina, Si Jin Ping meminta Amerika Serikat harus berhati-hati dalam bersikap terkait masalah Taiwan. Jika ditangani dengan benar, si Jinping menyebut hubungan bilateral Cina dan Amerika Serikat akan menikmati stabilitas secara keseluruhan. Menurut si Jin Ping, menjaga perdamaian dan stabilitas di selat Taiwan adalah kesamaan terbesar antara Cina dan Amerika Serikat. Sementara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio menegaskan sikap politik negaranya atas isu Taiwan tidak
berubah usai pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Cina Si Jin Ping di Beijing. Rubio menyebut Amerika Serikat tetap mempertahankan sikap ambiguitas strategis terkait Taiwan. Menurut Rubyo, Amerika Serikat tidak ingin terjadi konflik di Taiwan. US policy on the issue of Taiwan is unchanged as of today and as of the meeting that we had here today. It was raised. They always raise it on their side. We always make clear our position and we move on to the other topics. We know where they stand and I think they
know where we stand. Sebelumnya pemerintah Amerika Serikat di bawah Donald Trump diketahui meningkatkan hubungan pertahanan dengan Taiwan yang menyulut ancaman Cina. Israel diduga kembali menggunakan bom fosfor untuk menyerang Lebanon. Militer Israel secara luas menggunakan amunisi fosfor putih yang berbahaya di wilayah Lebanon Selatan sejak 3 tahun terakhir. Di tengah kegelapan malam, cahaya terang yang diduga bom fosfor terlihat dari kejauhan. Hal itu menyusul laporan Israel kembali menggunakan bom fosfor
menargetkan sejumlah wilayah di Lebanon Selatan. Di antaranya wilayah Yahmar Alsyafi, Ali Altair hingga Zautar Alsarkiah. Sebelumnya tentara Israel menargetkan kawasan Yahmar Alsyafiq Nabatiah Liban Selatan dengan serangan artileri serta bom fosfor dalam upaya memperluas pendudukan di wilayah tersebut pada minggu kemarin. Maret lalu, militer Israel juga menggunakan fosfor putih yang ditembakkan dari artileri ke arah pemukiman di Lebanon Selatan seperti di kota Yahmar dan Nabatieh. Militar Israel dilaporkan secara luas
menggunakan amunisi fosfor putih di wilayah Lebon Selatan, terutama selama eskalasi konflik antara Oktober 2023 hingga Mei 2026. Aksi Israel melanggar hukum humaniter internasional karena bom fosfor memiliki konsekuensi buruk bagi warga sipil di mana bisa sebabkan luka bakar parah serta dampak beracun yang bertahan lama di lingkungan. Amnesti Internasional kini selidiki kasus penggunaan bom fosfor yang dilakukan Israel. Drone Hizbullah menebar ketakutan pada pasukan Israel. Kini kendaraan tempur
Israel dibungkus jaring anti drone menyerupai gawang sepak bola raksasa yang menjulang di atas body kendaraan. Ancaman drone Kamikaze berpemandu serat optik milik Hizbullah memaksa Israel berinovasi cepat bahkan dengan cara yang terkesan darurat. Kini kendaraan tempur Israel dibungkus jaring anti drone menyerupai gawang sepak bola raksasa yang menjulang di atas body kendaraan. Langkah ini mencuat setelah sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan kendaraan militer Israel yang dipasangi rangka logam dan
jaring nilon. Tujuannya sederhana namun krusial. Menjebak atau memicu ledakan drone FPP satu arah sebelum mencapai awak kendaraan. Dengan jarak ledak yang lebih jauh, dampak hulu ledak diharapkan berkurang meski efektivitasnya sangat bergantung pada jenis drone dan muatannya. Penggunaan jaring ini muncul di tengah meningkatnya kritik publik terhadap pasukan pertahanan Israel IDF yang dinilai belum siap menghadapi gelombang drone FPP Hisbullah. Akhir pekan lalu, satu prajurit Israel tewas dan enam lainnya terluka akibat
serangan dron. Dron Hizbulo membuat dua tentara Zionis Israel kocar-kacir akibat panik. Bahkan mereka tersungkur ke tanah sebelum dihantam drone. Dua tentara Zionis Israel jungkir balik saat sebuah drone Hizbullah menyasar mereka. Dalam video terlihat mereka terkejut dan kocar-kacir saat Sadar diincar oleh drone milik Hisbullah tersebut. Bahkan saking paniknya tentara Israel itu sampai tersungkur di tanah sebelum dihantam drone. Tak hanya menyasar pasukan Israel, drone Hizbullah juga berhasil menghantam tank
merkava Israel. Tank Zionis yang sedang patroli di kota Ainata, Lebanon Selatan itu hancur lebur dihantam drone pejuang Hizbulo. Dalam video terlihat drone perlahan-lahan mendekat ke target sebelum menghancurkannya. Enam roket diluncurkan Hizbullah menuju Kiryatsmona di utara Palestina yang diduduki Israel. Roket tersebut beranak pinak sebelum mendarat di wilayah penjajah. Serangan roket beranak pinak pejuang Hizbulo melesat dan menghantam wilayah Kiryatsmona. Serangan ini mengakibatkan kerusakan material yang cukup parah.
Hizbulo menyatakan serangan ini sebagai bentuk balasan atas tindakan militer Israel di Lebanon. Sebuah bom udara pasukan Zionis Israel dievakuasi dari sebuah gedung tinggi dengan menggunakan alat berat di Lebanon Selatan. Sebuah unit khusus dari tentara melakukan pemisan sebuah bom udara yang belum meledak dari sisa-sisa agresi Israel di kawasan Alssyafir Lebanon Selatan dan memindahkannya ke lokasi yang aman untuk membuangnya. Kepala Komando Tentara mendorong warga untuk waspada ketika berada di dekat
daerah yang terkena dampak dan segera melaporkan ke pusat militer terdekat jika mereka menemukan objek yang mencuri gag. Lebanon dan Israel masih berupaya untuk berdamai. Delegasi kedua negara menggelar pembicaraan dengan Amerika Serikat untuk mencari solusi konflik yang terjadi. Sejumlah mobil yang membawa delegasi Lebanon dan Israel meninggalkan gedung Departemen Luar Negeri Amerika Serikat setelah menggelar perundingan yang bertujuan menghentikan perang kedua negara. Para pejabat Amerika Serikat
menggambarkan perundingan berlangsung positif dengan kedua pihak dijadwalkan kembali berunding sebelum genjatan senjata yang didukung Amerika berakhir hari Minggu nanti. Perundingan berlangsung ketika jumlah korban meninggal akibat serangan Israel di Lebanon terus meningkat. Meskipun ada gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat pada 17 April lalu, pihak Lebanon mendesak gencatan senjata yang pasti hingga penarikan pasukan Israel dari Lebanon Selatan. Sementara Zionis menuntut pelucutan senjata Hizbullah.
Kapal selam nuklir milik Amerika Serikat dilaporkan terlihat di wilayah perairan Gibraltar. Kemunculan kapal selam ini dinilai sebagai sinyal kekuatan Amerika Serikat di tengah ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat dengan Iran. Kapal sulam Amerika Serikat USS Alaska SSBN 732 terlihat muncul di permukaan di laut Gibraltar. Kemunculannya di gerbang antara Samudra Atlantik dan laut Mediterania ini dikawal ketat oleh angkatan laut Inggris. Kapal selam USS Alaska mampu membawa hingga 20 rudal balistik berhulu ledak
nuklir. Hal ini dinilai sebagai sinyal kekuatan angkatan tempur Amerika Serikat di tengah ketegangan antara Amerika dengan Iran. Lebih dari 1 bulan gencatan senjata, Iran diam-diam telah melakukan konsolidasi terhadap mesin perangnya. Iran dilaporkan telah memulihkan 30 dari 33 situs rudal di sepanjang Selat Hormus. Akbar. Halo. Isu terkait kehancuran militer Iran yang selama ini digambarkan oleh pemerintah Amerika Serikat ternyata bertolak belakang dengan temuan dari Badan Intelijen AS. Lebih dari 1 bulan kencatan senjata
antara Iran dan Amerika Serikat, Iran secara diam-diam telah melakukan konsolidasi terhadap mesin perangnya. Dilansir dari Middle East Eye, Iran dilaporkan telah memulihkan kembali akses ke sebagian besar situs rudal dan fasilitas bawah tanah. Dengan menggunakan citra satelit dan alat pengawasan lainnya, Badan Intelijen AS mengungkapkan bahwa Iran telah memulihkan 30 dari 33 situs rudal atau 90% fasilitas penyimpanan dan peluncuran rudal bawah tanahnya di sepanjang Selat Hormus. Iran dilaporkan dapat menggunakan
peluncur bergerak di beberapa lokasi untuk memindahkan rudal ke lokasi lain dan meluncurkan rudal langsung dari landasan peluncuran di fasilitas tersebut. Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa Iran masih memiliki 70% persediaan rudal dari sebelum perang. Diketahui ketegangan di Timur Tengah masih memban setelah hampir 11 pekan berlangsung. Hingga kini baik Iran maupun Amerika Serikat masih mengupayakan kesepakatan damai mulai dari melalui bantuan mediator dari Pakistan hingga safari politik ke berbagai negara.
Amerika Serikat telah menyiapkan operasi militer terbaru. Operasi militer bernama Sledge Hammer akan diluncurkan sebagai serangan pamungkas jika Iran terus menolak proposal damai yang diajukan. Meski berbagai upaya telah ditempuh, namun kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran masih belum kunjung tercapai. Di tengah kebuntuan negosiasi, AS dilaporkan telah menyiapkan operasi militer terbaru bernama Sledge Hammer untuk menyerang Iran jika kesepakatan damai gagal. Operasi militer tersebut hanya berganti
nama dari operasi militer sebelumnya yang bernama Epic Fury untuk menghindari pelanggaran War Powers Act atau Undang-Undang Kekuatan Perang. Sejumlah pejabat Amerika Serikat yakin bahwa penggunaan nama operasi baru tidak melanggar War Powers Act. Undang-undang tersebut membatasi waktu 60 hari kepada Presiden AS dalam melancarkan perang melawan negara asing tanpa persetujuan kongres. Diketahui operasi militer Epic Fury telah berakhir pada bulan April lalu. Meskipun AS dan Iran belum mencapai kesepakatan damai,
kedua belah pihak telah berupaya mengajukan proposal damai. Namun, hingga kini masing-masing pihak saling menolak syarat-syarat yang diajukan. Kepala Senkom atau militer Amerika Serikat dicecar senator Amerika Serikat mengenai strategi perang dengan Iran. Senat Amerika juga menyalahkan tindakan pemerintah yang memblokade Selat Hormus karena blokade melanggar hukum internasional. Perdebatan sengit terjadi selama sidang senat ketika senator Temy Duck menantang kepala Sencom atau militer AS mengenai
strategi perang dengan Iran. Temi menantang Laksamana Brad Cooper menjabarkan strategi menghadapi Iran dan status hukum tindakan AS yang memblokade Selat Hormus. Temi juga menegaskan bahwa blokade Selat Hormus yang dilakukan AS dapat dianggap sebagai tindakan perang atau ilegal dalam hukum internasional. Senator AS itu juga menuduh pemerintahan Trump mengirimkan sinyal yang membingungkan tentang tujuannya berperang dengan Iran. And now uh he said that it’s a reopening of the straight of hormous which is a
reminder was open before the war began. So if we don’t know what we’re fighting for we certainly don’t know how long we be fighting. And that Iran is clearly still capable of controlling the straight of hormos. Americans are not safer. Dicecar sejumlah pertanyaan mengenai deadline perang dan blokade di Selat Hormus. Komandan militer AS tidak bisa berbicara banyak. Tanpa menjelaskan dengan detail, Brad Cooper hanya berbicara bahwa jangka waktu blokade ada di tangan kepemimpinan. I think it’s important from a military
perspective that my advice related to options provided the secretary and the president. The timeline and civilian leadership. Blokade yang dilakukan pemerintahan Trump di Selat Hormus dinilai senator merugikan warga Amerika. Salah satunya menyebabkan harga minyak di AS melonjak. Padahal Selat Hormus sebelumnya terbuka untuk Amerika jauh sebelum perang dengan Iran dimulai. Pemerintah Iran kembali memberikan pernyataan perihal blokade di Selat Hormus melalui Menteri Luar Negeri Abbas Arakci. Selat Hormus tetap terbuka untuk
pelayaran komersial. Asalkan kapal-kapal tersebut dapat bekerja sama dengan Angkatan Laut Iran. Kepal-kepal terlihat terhenti di Selat Hormus pada hari Kamis di tengah pembatasan navigasi yang terus diberlakukan Iran dan blokade Angkatan Laut Amerika Serikat yang berkelanjutan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Televisi pemerintah Iran mengumumkan bahwa Teheran telah mengizinkan 30 kapal untuk melewati Selat Hormus sejak Rabu malam. Hal ini menyusul Menteri Luar Negeri Iran, Abas Arakci yang menegaskan
bahwa Iran akan mengizinkan kapal-kapal untuk lewat jika mau bekerja sama dengan angkatan laut Iran. Kota Havana, Kuba kembali dilanda pemadaman listrik besar-besaran pada Rabu waktu setempat. Kekurangan bahan bakar dan memburuknya infrastruktur energi membuat pasukan listrik nasional Kuba jauh di bawah kebutuhan masyarakat. Rekaman memperlihatkan warga berjalan. di jalanan gelap hanya dengan bantuan senter. Sementara penerangan kota bergantung pada lampu kendaraan yang melintas. Sejumlah toko dan tempat usaha
terpaksa beroperasi dengan pencahayaan minim. Bahkan sebagian warga menyalakan api unggun darurat di pinggir jalan. Warga mengaku pemadaman kini berlangsung lebih dari 20 jam setiap hari dan mengganggu aktivitas dasar seperti memasak hingga menyimpan air dan makanan. Pemerintah Kuba menyebut cadangan diesel dan bahan bakar minyak hampir habis sehingga pembangkit listrik tidak mampu memenuhi kebutuhan minimum nasional. Kris ini diperburuk infrastruktur pembangkit yang menua serta sanksi Amerika yang telah
berlangsung selama puluhan tahun. Israel klaim telah menghancurkan ancaman bom nuklir Iran dan siap bertindak lagi melawan Iran. Di sisi lain, pihak Iran mengatakan bahwa Iran dua agresi brutal dan melanggar hukum yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel didasarkan pada klaim palsu. Saat memperingati Hari Yerusalem, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu dengan percaya diri mengatakan telah menghancurkan sebagian besar poros kejahatan Iran bahkan menghilangkan ancaman dari bom nuklir. Hal ini
dipertegas oleh keterangan Menteri Pertahanan Israel yang mengatakan bahwa perang dengan Iran belum selesai. Israel siap menghadapi kemungkinan dan akan segera bertindak lagi karena proposal melalui Pakistan antara AS dan Iran belum mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araci mengatakan bahwa perang yang dihadapi Iran bukan hanya konflik yang menyangkut Iran saja, melainkan pertempuran untuk membela dunia baru. Arachi mengatakan bahwa Iran telah
menghadapi dua agresi brutal dan melanggar hukum oleh Amerika Serikat dan Israel dalam waktu kurang dari setahun. Serangan-serangan tersebut didasarkan pada klaim palsu. The onified with claims run counter to the assessments of the international atomic energy agency and even America’s own intelligence community. Iran, independent nations, vial expansionism and waring. Nyatanya perang antara AS, Israel dengan Iran belum selesai. Saling tolak proposal dalam negosiasi membuat akhir perang antara ketiga negara yang
berseteru belum terlihat. Yeah.

Komentar