Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Debu-Debu Nuklir Iran, Donald: Diserahkan ke Amerika dan Dihancurkan! Sehancur Hancurnya

Debu-Debu Nuklir Iran, Donald: Diserahkan ke Amerika dan Dihancurkan! Sehancur Hancurnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa persediaan uranium yang diperkaya Iran akan segera diserahkan untuk dihancurkan. Trump menyebut Komisi Energi Atom atau yang setara dengannya akan menjadi saksi proses pelenyapan material nuklir tersebut. Pernyataan itu disampaikannya dalam unggahan di platform Trut Social pribadinya Senin, 25 Mei 2026. Sementara itu menurut laporan New York Post, Iran setuju untuk menyerahkan persediaan uranium yang diperkaya sebagai bagian dari kesepakatan.

Terhan disebut telah menyetujui pernyataan yang berjanji untuk melepaskan simpanan uraniumnya yang diyakini cukup untuk membuat 11 bom nuklir. Melansir The Hill, sejak lama Amerika bersi keras agar Iran membongkar program nuklirnya dan melepas semua uranium yang diperkaya. Trump juga telah mengisyaratkan bahwa AS akan mengambil paksa debu nuklir itu sejak awal konflik di Iran pecah pada Februari lalu. Ambisi Trump itu merujuk pada keinginannya agar Iran tidak dapat memiliki atau membuat senjata nuklir.

Isu yang selama ini terus didesak sekutunya Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu. Meski begitu, upaya pemusnahan uranium Iran merupakan poin penting yang selalu menjadi kendala dalam negosiasi antara Washington dan Teheran. Satiran berupaya mengatasi status persediaan nuklirnya usai kesepakatan. Para pejabat AS mengancam akan melanjutkan pengeboman jika mereka tak setuju untuk menyerahkan uranium mereka. Mengutip Panadolo Agensi, Selasa, 26 Mei 2026, pesan tram itu muncul ketika pembicaraan untuk menyelesaikan

kesepakatan damai AS dan Iran semakin mendekati titik temu. Sebelumnya, Panglima Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir menyampaikan kepada Cina bahwa kesepakatan AS dan Iran hampir tercapai. Di hadapan Menteri Luar Negeri Cina, Wangyi di Beijing, Munir memberikan penjelasan terkait perkembangan terbaru peran Pakistan dalam negosiasi yang bertujuan meredakan kedegangan antara Teheran dan Washington. Mundir sendiri berkunjung ke Cina setelah perjalanannya pekan lalu ke Teherang di mana ia mengadakan pembicaraan dengan para

pemimpin Iran. Menurut laporan China Daily, Ulir menyebut Pakistan bersedia untuk terus berupaya memfasilitasi kesepakatan dan menyatakan harapan Beijing akan memainkan peran yang lebih besar dalam proses tersebut.

Lengkapnya Jejak Luke Mahony: Mengapa Prabowo Restui WNA Jadi Bos PT DSI, Mengurus Ekspor SDA Satu Pintu Saja

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *