Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Cina Mendukung Iran, Donald “Perasaan” Nantinya Cina Jadi Mediator

Cina Mendukung Iran, Donald “Perasaan” Nantinya Cina Jadi Mediator

Ya, kalau kita melihat informasi terbaru nampaknya dari media sosial Trump mengatakan bahwa Donald Trump secara resmi menolak respon Iran yang dikirim melalui mediator Pakistan pada Minggu, 10 Mei 2026. Melalui akun media sosialnya, Trump menyebut Iran sama sekali tidak dapat diterima. Total unexecepable. Tapi kalau berbicara mengenai ee masih ada ee upaya diplomasi lain dengan nantinya pertemuan antara Sijimping dan juga Donald Trump di tanggal 14 sampai dengan 15 Mei 2026. Apakah ini menjadi ruang nantinya ee

China bisa menjadi mediator antara kedua belah pihak yang bertikai? Kita akan membahas hal ini dengan narasumber yang sudah hadir di studio sudah ada Prof. Imron Kotan, Duta Pesar Indonesia di Cina periode 2010 sampai dengan 2013. Selamat pagi, Prof. Asalamualaikum. Selamat pagi, Prof. Imron. pagi. Kemudian juga sudah ada Mbak Fauzia Gustar Cepaka Timur, Senior Analisif Strategic Intelligence. Selamat pagi Mbak Cepaka. Bapak dan juga Ibu ee hari ini kita melihat masih dinamika cukup besar begitu ya. Ee kemudian Trump juga

menulis di media sosial enggak bisa diterima nih respon dari Iran tidak bisa diterima oleh pihak Amerika Serikat. Tapi di sisi lain nampaknya juga Amerika Serikat eh mendorong upaya diplomasi dengan ee China melalui China. Tapi di satu sisi juga ada ee mungkin semacam sanksi-sanksi yang diberikan oleh Amerika Serikat kepada China. Anda melihatnya akan seperti apa nantinya? Apakah China bisa menjadi pihak ketiga di antara kedua belah pihak yang bertikai? Mbak Cempaka ee saya melihat ada tiga kepentingan

sebenarnya yang Trump inginkan begitu ya. Amerika Serikat ingen terhadap Cina. Yang pertama saja terkait dengan horm. Kita tahu bahwa sejak dilakukan dou blokade oleh Amerika Serikat ini ada sekitar 1,4 juta barel yang tertahan milik Cina, milik Tiongkok yang tertahan sejak double blokade ini. Nah, ini tentu saja per harinya begitu ya. Nah, ini tentu saja menjadi pertimbangan begitu ya bagi Tiongkok. Nah, yang kedua ini adalah terkait dengan kita tahu bahwa salah satu kepentingan Amerika Serikat

adalah untuk menahan pengayaan uranium Iran. Nah, ini yang diminta oleh Amerika Serikat nantinya bahwa Cina untuk lebih menekan Iran untuk penggunaan apakah pengayan uranium ini dihentikan atau bahkan kita pelucutan infrastrukturnya dan lain sebagainya. Kan Iran sudah bilang tidak akan adaum yang keluar dari Betul. Nah, ini sudah ada permintaan ee dalam konteks itu sehingga nanti tentu saja masih butuh diskusi lebih lanjut apakah tentu saja bukan dalam konteks China tapi dalam konteks Rusia misalnya

Nih Wagub Rano Karno Melihat Kebakaran Habiskan Ratusan Rumah-Rumah di Kemayoran

seperti itu. Nah, yang ketiga ini dalam konteks kita tadi mendengar bahwa saat ini Amerika Serikat ini masih ee memberikan sanksi terutama bagaimana tipot refineries, tempat-tempat penyimpanan minyak yang dikirimkan oleh Iran ini masih berhasil setidaknya sampai ke ee Tiongkok begitu. Nah, ini yang menjadi juga pertimbangan bagi ee Iran dan juga Amerika Serikat dalam berdiskusi, bernegosiasi melibatkan Cina. Satu hal lagi yang memang sampai saat ini belum disepakati atau belum dikonfirmasi oleh Tiongkok

adalah bagaimana sebenarnya Tiongkok juga memberikan bantuan yang sifatnya meskipun bukan bantuan militer tapi bantuan satelit militer ee yang dimiliki oleh Tiongkok begitu dalam konteks menjadi mata dalam operasi-operasi yang dilakukan oleh IRGC. Nah, ini meskipun tidak ada konfirmasi lebih lanjut tapi banyak data yang laporan yang dugaan yang menyebutkan bahwa ada bantuan yang sifatnya meskipun bukan militer lagi-lagi tapi yang sifatnya satelit yang membantu operasi yang dilakukan oleh IRGC sejak tanggal 28 Februari

hingga hari ini. He. Baik, saya mau ke Prof. Imron. Prof. Kalau Anda membaca bagaimana karakter pemikiran Cina secara politik dan ekonomi, apakah Anda melihat bahwa nanti Cina akan mengubah posisinya dari tadinya yang biasanya disebut sebagai negara garantor akan menjadi negara mediator? Karena dia paling memiliki kepentingan terhadap jalur hormus yang saat ini menjadi double blokade, Prof. Ya. Ee pertama yang kita harus ee catat adalah tidak akan terjadi global konsensus. Heeh. tanpa partisipasi China.

Mengapa global konsensus yang diinginkan oleh Iran itu adalah penyelesaian peperangan ini harus ditutup dengan apa yang dinamakan resolusi Dewan Keamanan PBB? Iya. Iya. Resolusi dek. Nah, di sini dalam konteks ini Pakistan tidak mempunyai oke akses atau kapabilitas untuk menggerakkan dan menuju kepada global konsensus tersebut. Sementara China sebagai anggota permanen Dewan Keamanan PBB, dia mempunyai akses dan mempunyai pengaruh. He. Karena tuntutan dari Iran apapun kesepakatan yang dicapai oleh Amerika

Serikat dan Iran itu harus di-endorse oleh apa yang dinamakan global konsensus melalui ee resolusi Dewan Keamanan PBB. He jadi ee kita harus bedakan Pakistan itu adalah kekuatan regional yang tidak mempunyai kemampuan untuk menggiring terciptanya global konsensus. I sementara China itu adalah pemain global yang bisa menggiring terciptanya apa yang dinamakan global konsensus. Dan ini yang dituntut oleh Iran. Jadi jangan setiap hari kalau ada apa-apa diserang. setiap hari kalau ada apa-apa diserang

Guru SMPN 111 Jakarta Senang dikunjungi Presiden Prabowo: “Anjay Mantap bangga!”

dengan dukungan dari resolusi Dewan Keamanan PBB, maka ini menjadi e final bahwa mereka mempunyai kedudukan hukum apabila Amerika Serikat atau Israel melakukan pelanggaran itu sanksinya datang dari Dewan Keamanan PBB. Dari konteks inilah kita harus melihat peran strategis dan pentingnya China di mata Amerika Serikat Serikat. Kalau tidak Trump tidak akan mau pergi ke Bejing. Iya, betul ya. Tapi Prof kalau berbicara mengadai pertemuan nantinya tanggal 14 dan juga 15 Mei ini akan seperti apa? Karena kan dinamikanya terus bergerak.

Belum lagi e baru-baru saja Amerika Serikat ini kabarnya berencana akan menerapkan undang-undang terhadap Tiongkok termasuk kemungkinan penggunaan section 311. Jadi memutus semua akses Bank Tiongkok ee dari sistem dolar. Kemudian dugaan-dugaan adanya spionase, kemudian ada laboratorium milik Tiongkok yang ada di Amerika Serikat dan sebagainya. Ini nampaknya pertemuan hanya hanya di atas kertaskah? Apakah memang ada dusta di antara kita atau seperti apa ini nantinya pertemuannya? Apakah bisa mencapai titik temu antara

kedua pihak yang saat ini mungkin juga sedang tidak percaya? Iya. Jadi, China ini mempunyai beberapa modalitas yang tidak bisa ditekan oleh Amerika Serikat. H. pertama dia adalah seperti yang saya katakan tadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB. There is no global consensus without participation of China. Ya, that is number one. Number two, dia itu adalah the second biggest or largest economy economy global in the world. Ya, jadi enggak bisalah ee Amerika menekan seperti menekan Iran gitu ya. Jadi, oleh karena itu partisipasi selalu

saya katakan partisipasi China dalam konteks global konsensus itu adalah mandatoring. Apalagi tuntutan dari Iran agar ini penyelesaian masalah ini, perang ini diselesaikan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB. He. Jadi ee tekanan-tekanan yang dilakukan oleh ee Amerika Serikat itu adalah gimx ya, menuju kepada the final conclusion of this war gitu ya. Kemarin sat du hari yang lalu misalnya Trump mengatakan akan ada ee cloud. Cloud itu kan merujuk kepada penggunaan senjata nuklir ya. itu adalah ee katakanlah pressure ya kepada

Iran supaya okelah Anda itu beri saya kesempatan untuk menyatakan bahwa kami menang di dalam peperangan ini sehingga nanti akan mempengaruhi secara positif hasil dari midterm election yang akan dijadikan ee tolok ukur apakah akan terjadi atau tidak terjadi impeachment terhadap Trump. Karena kalau dua kamar, Senat dan House of Representative dikuasai oleh Demokrat, sudah bisa dipastikan Trump akan untuk ketiga kalinya akan diimpe oleh ee Kongres Amerika Serikat. Baik, Mbak Cempaka. Kalau kita lihat

Iran Kasih Persiapan Petaka, 5 “Kehancuran Semua” Hantui Amerik Serikat Jika Perang Ronde Kedua Nih Bos

tadi juga Trump menolak ee proposal dari Iran. Iran juga sebaliknya tidak menerima proposal dari Amerika Serikat. Berarti kemungkinan kembali ke meja perundingan ini agak kecil ya. Tapi setelah pertemuan Trump dengan si Jimping kira-kira pada 1415 Mei akankah peluang kembali ke meja perundingan itu bisa terbuka lagi? Kita bicara dulu saat ini bagaimana kita menghadapi 14 sampai 15 Mei ini gitu Mbak Mbak Mala. Karena pertama tadi saya sangat setuju dengan Pak Dubes Imron gitu bahwa yang pertama adalah ketika

bicara tentang sanksi saat ini tarif ke Tiongkok ini sudah 140% apalagi yang apalagi yang mau disansi gitu ya dan kita lihat sebenarnya yang fold atau yang sebenarnya saat ini mengalah adalah Amerika Serikat karena ada peraturan yang akhirnya dikeluarkan yaitu pemblokiran pengiriman rare earth atau ee mineral jarang begitu ke Amerika Serikat. Nah, itu tentu sangat menjadi sangat menjadi diskusi yang sangat panjang begitu yang akhirnya membuat Tiongkok e membuat Amerika Serikat maksud saya ini menghentikan sanksinya

begitu ya. Maksud saya tarif-tarifnya itu yang sebelumnya naik terus-menerus ini dihentikan di angka 140% dan Cina pun sepertinya tidak terganggu begitu ya. masih melakukan perdagangan dengan sangat pesat gitu dengan ee Amerika Serikat dalam konteks ini meskipun dengan tarif yang cukup tinggi gitu dibandingkan dengan negara lain. Dan kalau kita lihat sebenarnya dalam konteks ini kita tahu bahwa Amerika Serikat ini petro state begitu ya yang memang berdasarkan ee menggunakan perdagangan dengan minyak dan lain

sebagainya. Dan sedangkan Tiongkok saat ini sudah bergeser ke electroostate di mana dia sudah mulai menggunakan misalnya ee mobil listrik begitu ya. semua diskusi-diskusi terkait dengan ini sudah mulai dikuasai oleh Tiongkok. Nah, ini tentu menjadi pertimbangan juga bagi Amerika Serikat nantinya, Mbak Mala. Eh, lalu kalau saya lihat juga dalam konteks Iran misalnya tentu saja ini Amerika Serikat kita harus lihat bagaimana Amerika Serikat tidak bisa menekan hubungan yang sudah lama antara Iran dan

Tiongkok begitu yang memang sudah terjalin sejak sebelum Masehi, sekian ratus tahun sebelum Masehi dan juga sudah diikat dengan hubungan perdagangan jalur sutra yang secara sejarah ini menjadi DNA bagi keduanya begitu dan ini tidak akan mudah begitu ya hanya dengan tekanansi tera suatuara ini sangat penting dan itu yang saya rasa saat ini lebih dimengerti oleh Iran begitu. Salah satu yang harus kita pahami juga Mbak bahwa di tanggal 14 sampai 15 Mei terjadi pertemuan ya antara ee Trump dengan si Jinping

nantinya. Tapi di sisi lain akan ada pertemuan sela untuk menteri luar negeri bricks di India yang akan dihadiri oleh Arakci di tanggal yang sama. Nah, ini akan menjadi tentu saja jangan lupa India juga tadi kita sebutkan bahwa India ini adalah salah satu juga salah satu regional power gitu ya yang juga memiliki pengaruh nantinya dalam menentukan sejauh apa deeskalasi dan eskalasi yang terjadi begitu. Jadi saya lihat memang dalam konteks ini banyak sekali konteks-konteks yang harus kita lihat. Jadi tidak memang tidak hanya

bergantung pada Trump dan si jiping. Namun semua hal-halil yang keluar saya setuju bahwa tanpa peran Tiongkok begitu ya. ee tidak akan tercapai di eskalasi yang lebih tinggi sebenarnya begitu. Jadi memang benar-benar juga membutuhkan ee peran dari Tiongkok. Terlebih salah satu yang diinginkan oleh e Iran adalah bentuk perdamaian yang permanen. Bukan hanya kejatan senjata saja. Tapi akankah ada langkah konkret yang dilakukan oleh ee China nantinya mengingat ee sejauh ini kan hanya ee melakukan upaya diplomatik minimal

bertemu dengan ee Menteri Luar Negeri Iran kemudian hanya mengatakan bahwa ee Iran memiliki hak sah untuk menggunakan energi nuklir secara damai. Heel dulu ya kita berikutnya tetap bersama kami. I baik kita juga akan mengetahui informasi terbaru langsung dari Teheran Iran dan juga dari eh Cina Cina bersama Hisam Sidki dari e Teheran Iran dan juga Abdur Rahim dari Cina. Kita ke Hisam Sidki dulu. Selamat pagi. Asalamualaikum waktu Jakarta. Mas Hitsam eh informasi terbaru langsung dari sana bagaimana ini melihat juga sebentar lagi

ada pertemuan antara Amerika Serikat dan juga China pagi waktu Iran yang di sini masih waktu subuh ya. Ya, ee sebentar lagi kita akan mengetahui bahwa Cina sendiri atau Cina itu sendiri akan ee bertemu dengan Menteri Luar Negeri di Irak di Amerika. Namun ada beberapa yang perlu diperhatikan juga hasil dari pertemuan Menteri Luar Negeri di Iran itu sendiri yang bertemu dengan ee Menteri Luar Negeri Cina yang bertemu kurang lebih ee pada hari Rabu tanggal 7 Mei. Di mana pertemuan itu oleh Abbas Arkci dan

Menteri Luar Negeri Cina Wanggi di Beijing pada Rabu itu menghasilkan beberapa poin krusial di tengah situasi Timur Tengah. yang sedang memanas akibat ee konflik dengan Amerika Israel. Ee kedua para pihak sendiri sekali lagi menekankan hak untuk terus menjalankan kedelotan dan martabat ee nasional. Dan juga Iran mempercayai Tiongkok dan berharap Cina sendiri akan terus memainkan peran aktifnya dalam mendorong perdamaian dan mengakhiri konflik serta mendukung pembentukan kerangka kerja baru pasca perang di kawasan yang dapat

menyeimbangkan pembangunan dan keamanan. Jika diperinci lagi hasil dari ee pertemuan itu, pertemuan antara Menteri Luar Negeri Iran dan Menteri Luar Negeri Cina. Pertama tentu ee kita mengetahui juga bahwa Sat Hormus ini salah satu ee tempat atau jalur vital dunia. Jadi ee Cina sendiri mendesak untuk segera pembukaan kembali Selat Rumus karena jalur peraraan vital ini ditutup sejak ee Maret kurang lebih seperti itu sebagai respon atas serangan Amerika dan Israel. Cina menekankan bahwa blokade tersebut merugikan ekonomi

global dan komunitas internasional. Lalu ee kedua Iran sendiri juga ee percaya terhadap ee Cina. Oleh karena itu akan membuat ee penguatan hubungan milaterial atau sudah terbentuk ee hubungan bilaterial yang sudah sangat ee dibentuk sejak sebelumnya. Meskipun dalam situasi tertekan ini, menelu Iran sendiri menegaskan bahwa Cina tetap menjadi sahabat strategis Iran. Tehran sendiri berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang lebih kuat dan dengan Beijing di berbagai sektor guna menghadapi situasi geopolitik yang

terjadi saat ini. Lalu di satu sisi juga ee juga membahas tentang nuklir atau ee JKPO ya atau berkaitan dengan perjanjian nuklir seperti itu. Pada waktu itu juga disebutkan bahwa Cina menegaskan dukungannya terhadap hak Iran dalam mengembangkan energi nuklir secara damai di tengah meningkatnya kedengangan dengan Amerika. Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Cina Wanggelu Iran Abas Arci di Beijing saat itu. Iya, Mas Hisam. terkait dengan poin-poin perdamaian yang ditolak oleh Iran, poin-poin perdamaian dari Amerika

Serikat di mana Iran tetap bersikuku bahwa kalaupun ada perundingan atau pembicaraan tetap dilakukan secara bertahap dan tidak membicarakan dulu mengenai nuklir. Bagaimana langkah Iran selanjutnya menurut ee pemberitaan di sana? Iya. Eh, langkah Iran sendiri ee aslinya tetap ingin mengadakan ee atau nerima terhadap diplomasi, diplomatiknya, diplomasinya, negosiasinya. Namun ee Iran sendiri menegaskan menyatakan terbuka untuk negosiasi, namun hanya akan menerima kesepakatan yang adil dan komprehensif

yang menegaskan tidak akan ee menandatangani perjanjian apapun yang merugikan kepentingan nasional Iran. Baik, baik baik. Terima kasih Mas Hisam Sidki, warga negara Indonesia di Teheran Iran. Kita bergeser ke Mas Abdur Rahim, mahasiswa doktoral hubungan internasional di Cina. Saat ini persiapan dan pemerintahan terkait pertemuan Amerika Serikat khususnya Donald Trump dengan si Jimping tanggal 1415 seperti apa? Belum lagi ada ee sanksi-sanksi yang dikenakan kepada ee China dari Amerika Serikat. Silakan Mas

Abdur Rahim. Eh, terima kasih. Eh, selamat pagi Mbak Malam, Mbak Rati. Untuk di Beijing sendiri persiapannya sudah sangat-sangat matang terkait kedatangan Donald Trump di Beijing pada tanggal 13 malam. Nanti tanggal 13 Mei malam. Namun yang menjadi catatan adalah bahwa ee kunjungan ini tidak mendapatkan level protokol yang sama seperti yang sebelumnya ketika Donald Trump berhadir ke Beijing pada tahun 2017. Kunjungan ini tidak semergah tahun 2002 ketika Donald Trump sebagai eh salah satu presiden pertama yang diajak makan

malam di Probident Palace di Istana terlarang. Namun tetap ada protokol kenegaraan yang dilakukan sambutan resmi makan malam bersama. namun tidak akan semegah tahun 2017. Kenapa? Dikarenakan ee ini bukan kunjungan Donald Trump pertama dan ee pada tahun 2017 ketika Donald Trump melakukan kunjungan itu diharapkan bisa menurunkan tensi pada waktu itu. Namun pada kenyataannya tensinya malah meningkat. Nah, hal ini memberikan pelajaran bagi Beijing untuk ee mempersiapkan agenda yang berbeda terkait pertemuan dengan Donald Trump.

Eh, tempat yang dipilih pun sangat-sangat menarik yaitu Temple of Heaven, Tiantan. Di mana dalam sejarah kebudayaan Beijing, sejarah kebudayaan China, Kiantan atau Temple of Heaven ini merepresentasikan harmoni. Jadi eh diharapkan nanti kunjungannya ke dan makan malamnya akan diantan ini di Temple of Heaven itu akan menunjukkan bahwa ada ee adanya perlu komunikasi yang membuat harmoni antara Amerika Serikat dan China. Hari ini seperti yang kita ketahui ketegangan masih sangat tinggi. Ee walaupun ini adalah ee

kunjungan yang sudah direncanakan jauh ee lebih dari setahun yang lalu. Namun akibat perang yang terjadi di Timur Tengah di Selat Hormus ketegangannya meningkat. Bahkan Donald Trump sempat mengancam untuk membatalkan kunjungannya pada bulan April kemarin dan baru terlaksana bulan ini. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa ee adanya urgensi dari pihak Amerika Serikat sendiri untuk tetap melanjutkan pertemuan ini. Apalagi ketika apa yang disampaikan Prof. Imun hotan. Adanya midterm juga nanti pada bulan November yang membuat ee Donald

Trump memerlukan semacam ee service untuk di public opinion mereka untuk menunjukkan bahwa Donald Trump memiliki posisi tawar yang tinggi dan memiliki posisi tawar yang bisa dikatakan menang di publik Amerika Serikat. Apalagi akibat ee perang dagang yang terus berlanjut ini, salah satu dampak yang paling dihasilkan itu adalah dampak dari ee basis-basis pendukung politik Donald Trump sendiri. di mana negara-negara merah, negara-negara berbasis republikan itu sangat tertekan akibat perang dagang yang dilakukan Donald Trump itu sendiri.

Ya, Mas Abdur Rahim, bagaimana pemberitaan media di sana mengenai agenda dari pertemuan ini? Jika sebelumnya telah direncanakan selama setahun, tentu agendanya adalah mengenai perdagangan. Apakah akan bergeser membicarakan khusus atau fokus terhadap ee perang dengan Iran? ee tentu saja pasti akan ee membicarakan perdagangan ee dan membicarakan keamanan di Selat Paus terkait isu tentang Iran. Namun yang menjadi agenda utama tetap perdagangan. Seperti yang kita tahu eh Donald Trump selalu memposisikan diri

sebagai deal maker di publik Amerika Serikat. Jadi agenda utama di public opinion dari China, agenda pertama yang akan dibahas tentu saja adalah perdagangan. Apalagi eh pihak Donald Trump, pihak Amerika Serikat melalui representasi perdagangan mereka eh sudah menawarkan proposal yaitu board of thread. Ini adalah alternatif dari eh board office yang pernah dilakukan Donald Trump. Jadi pada bulan Maret kemarin eh melalui representatif perdagangannya Jameson Gre eh Amerika Serikat itu menawarkan untuk membentuk

bot bersama China. Apa tujuannya? tujuannya untuk memberikan dan mengidentifikasi ee sektor-sektor mana saja yang terjadi defisit perdagangan sebanyak 30 miliar dolar antara Amerika Serikat dan China. Hal ini tentu saja ee mendapatkan ee pandangan yang agak skeptis dari pemerintah China dan publik China sendiri terkait komitmen ini. Seperti kita melihat bagaimana keberlangsungan board office, namun tetap China tetap membuka ruang dialog bagi ee pengajuan proposal ini karena ini dirasa perlu bagi kedua negara yang

walaupun terjadi ee perang dagang keduanya, kita tetap bisa melihat tetap terjadi eh trade defisit di pihak Amerika Serikat. di mana tu deficit ini tentu saja akan membebani Amerika Serikat apabila tidak di ee dialogkan dengan China itu sendiri kayak gitu. sehingga yang ditawarkan dalam pertemuan ini adalah ee terkait ee pembelian ee produk-produk pertanian dan produk-produk ee pesawat Boeing di ee China sendiri diperkirakan seperti itu. Oke. Baik, terima kasih banyak Mas Abdur Rahim, mahasiswa doktoral hubungan

internasional di Cina dan juga Mas Samsidi. Selamat beraktivitas kembali. Sehat selalu. Asalamualaikum. Assalamualaikum. Nanti kita akan kembali berbincang dengan narasumber yang di studio. Tadi dikatakan persiapan ini sudah hampir rampung ee kehadiran Trump di China, tapi di satu sisi juga ee nantinya akan seperti apa. Kita akan bahas lengkapi saat lagi. Tetap bersama kami. Ya, kembali kita melanjutkan perbincangan. Saya mau ke Prof menyambung pertanyaan yang tadi terputus, Prof. ee apakah memang Cina nantinya akan bergerak dua

kaki dalam arti mereka membutuhkan akses ke konsumen Amerika Serikat yang cukup besar, tapi di satu sisi juga nampaknya support ke Iran tidak berhenti. Baru-baru ini Iran justru beralih ke jalur logistik kereta api Cina demi menghindari blokade Amerika Serikat di Selat Hormus. Jadi melalui logistik dikunkan melalui ee kereta api. Nah, Anda melihat akankah ee Iran bisa mengambil ee maksud kami Cina bisa mengambil langkah konkrit tidak hanya ee dua kaki, tapi benar-benar menjadi penyelesaian permasalahan ini.

Ya, saya kira penggunaan istilah dua kaki itu tepat ya. I karena bagaimanapun China ini kan export driven economy ya. Jadi tanpa ekspor ekonomi e China akan ee terpengaruh. Dengan demikian kehidupan rakyatnya juga akan terpengaruh. Dengan demikian bisa muncul juga domestik ee unrest ya. Jadi dia berkepentingan. Betul. Jadi saya yakin seperti tadi yang disampaikan bahwa pertemuan yang akan datang ini tidak hanya terfokus kepada Iran. Of course this is very important. Tapi salah satu keynya adalah bagaimana

perdagangan mereka ini bisa berjalan seimbang sehingga kesejahteraan dari ee rakyat ee China bisa tetap dipertahankan dengan pertumbuhan ekonomi antara 6 sampai 7%. He. Nah, lagi-lagi ee karena perhatian dunia dan dampak perang ini terhadap ekonomi dunia juga tidak bisa diabaikan. Tentu saja ee fokus salah satu fokus utama dari pertemuan summit ini adalah bagaimana menyelesaikan perang di antara Amerika Serikat ee ya plus Israel tentunya ya dengan Iran. Nah, kembali lagi ee China ini sekarang sedang seksi ya.

Dia itu bisa menjadi peran penting dalam konteks global konsensus tadi. He. Di sisi lain dia juga bisa menawarkan solusi sampai seberapa jauh Amerika Serikat bisa menerima He. Tawaran tersebut. Dan demikian juga sebaliknya sampai seberapa jauh Iran bisa menerima ee tawaran yang disampaikan oleh ee Amerika Serikat. Tawaran yang terakhir yang saya dengar adalah Amerika Serikat menginginkan pertama dibukanya Slatorus yang tadinya sebenarnya bebas juga ya. Iya. Sekarang double blockage. Jadi akibat dari perang itu jadi

sebenarnya strategic objektif dari Amerika Serikat itu sudah defeited ya. He. Tanpa perang ini pun itu memang sudah bebas lalu lalang. Yang kedua adalah bagaimana ee China diharapkan bisa meyakinkan Iran itu agar memfreze program nuklirnya selama 12 tahun ke depan dan kemudian menyerahkan kurang lebih berdasarkan berita dari ee sumber-sumber di Barat 440 ee gram kepada pihak ketiga ya kepada pihak ketiga siapapun itu. Iya. Tapi lagi-lagi ini ee mungkin tidak banyak yang mengetahui saya ini adalah

perunding utama Indonesia ya. Oke. Di forum NPT ya boleh dicek. He. Tidak hanya perunding utama tapi juru bicara dari the global south dari Non align movement di forum baik itu di Genewa maupun di ee di New York ya. artikel 4 itu mengatakan bahwa negara non senjata nuklir mempunyai hak mutlak untuk mengembangkan apa yang dinamakan peaceful uses of nuclear energy. Jadi kalau menekan Iran itu melalui Amerika Serikat itu forumnya tidak tepat. I. Oke. Karena yang bisa menekan atau bisa memeriksa apakah ee Iran itu mematuhi

NPT itu adalah International Atomic Energy Agency di Wina ya. Ee dan saya sering sekali ke sana. He. Jadi yang bisa memeriksa menjadi polisi daripada apakah Iran itu mematuhi atau tidak mematuhi he ee NPT itu adalah International Atomic Energy. Sampai sejauh ini mereka sudah periksa dan tidak ketemu gitu. Seperti juga dalam kasus Irak dikatakan mempunyai ee senjata pemusnah massal. Tapi Scott Ritter, salah satu inspektur ee Ancom pada saat itu, he mengatakan kita enggak ketemukan gitu. Nah, apakah ini kasus e berulang lagi?

Kita memerlukan ee assesment yang jernih. Nah, dalam konteks ini saya ingin menggunakan forum yang baik ini ya. Ya, saya ingin menghimbau pemerintah Indonesia itu sebagai negara non senjata nuklir yang mempunyai hak untuk mengembangkan peaceful usage of nuclear energy juga memberikan tekanan. I karena jangan-jangan nanti ini berlaku juga kepada Indonesia. Iya. Padahal Indonesia dan sudah diputuskan ini kebijakan dari ee Indonesia itu sudah go nuklir dalam artian untuk energi nuklir damai sebag untuk untuk power, untuk kesehatan dan

sebagainya. Jangan sampai kasus yang menimpa Iran itu akan menimpa Indonesia juga. Oleh karena itu saya yakinlah karena Presiden Prabowo Subianto ini kan orang yang sangat globalis ya. Beliau juga akan memikirkan itu. Baik. Baik, saya mau ke Mbak Cempaka. Kalau tadi Prof. Imron mengatakan bahwa China ini posisinya sedang seksi nih, apalagi dia juga berada di DK PBB saat ini. Apakah Anda melihat China nanti akan tampil sebagai negara yang pengaruhnya besar di Timur Tengah nanti? Sangat ya, Mbak ya, karena posisinya

sangat sentral begitu ya. Karena dalam konteks misalnya dengan Israel begitu ya, Tiongkok ini adalah negara terbesar yang melakukan perdagangan dengan Israel di Asia begitu. Dan dalam konteks lain Israel dalam konteks Israel begitu ya. Tiongkok ini adalah negara kedua setelah Amerika Serikat yang memiliki volume perdagangan terbesar bagi Israel. Nah, ini tentu saja tadi kalau kita bicara tentang peran ee konteks Israel begitu. Yang kedua adalah saya melihatnya justru di dalam pertemuan nantinya antara Trump

dan si Jinping ini ada satu hal yang selain tadi bicara tentang perdagangan, ekspor perdagangan, rare Earth, lalu bicara tentang Iran, ada satu hal yang menurut saya bisa menjadi kartu mengubah kondisi yaitu jika Trump nantinya mengeluarkan gestur untuk mendukung Taiwan bersama dengan China, begitu. Nah, ini akan akan mengubah skenario yang kita tahu bahwa Iran ini selama ini sangat dekat dengan Tiongkok. Tiongkok ini tetap di belakang Iran. Meskipun tidak mengeluarkan statement, tidak menyatakan ada bantuan

dukungan. Tapi akan ada satu perubahan ini. Jika nanti setelah perundingan, setelah pertemuan antara Trump dan juga si Jinping ada gestur, ada statement bahkan diweet gitu ya yang dikeluarkan oleh Trump terkait dengan Taiwan, kita bisa tahu bahwa sebenarnya akan ke arah mana perang antara Iran dan Amerika Serikat ini nantinya akan berunjung, Mbak. Oh, itu kunci juga ya untuk nanti pertemuan tanggal 14 sampai Amerika 15 Mei 2026. Terima kasih banyak ee Mbak Cempaka dan juga Profon sudah hadir pagi

hari ini. Sehat selalu. Kita akan men-antikan bagaimana pertemuan antara Trump dan juga si Jimping apakah juga bisa membuahkan hasil ee ataupun memberikan solusi terhadap perang yang terjadi saat ini ya. Iya. Betul. Baik informasi dari Israel, Iran dan juga Amerika Serikat ini juga harus menutup jumpa kita kali ini. Terus saksikan apa kabar Indonesia pagi pukul 60.30. Akhir kata saya merati kesuma. Saya Kumala. Terima kasih perhatian Anda. Sampai jumpa. Sampai jumpa. Yeah.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *