Beranda / Dunia / BLOKADE HORMUZ, TRUMP Game Adanya Main Di IRAN?

BLOKADE HORMUZ, TRUMP Game Adanya Main Di IRAN?

Puluhan kapal tanker minyak dan kapal kargo tertahan di Selat Hormus pada hari kedua blokada Amerika Serikat yang menargetkan pelabuhanp pelabuhan Iran. Selat Ormus adalah salah satu jalur energi terpenting di dunia. Informasi selengkapnya tunggu apalagi bersama Kato Oma. Hm. Komando Pusat Amerika mengatakan operasi blokade itu bersifat selektif, hanya berlaku untuk kapal yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan blokade itu merupakan respons terhadap

sistem pungutan yang dikenakan Iran bagi kapal yang melintasi Selat Hormus. Selain itu, Trump juga mengancam setiap kapal angkatan laut Iran yang mendekati blokada Amerika Serikat akan segera dilenyapkan. Seperti diketahui, Selat Hormus adalah jalur ekspor utama untuk minyak menta dan gas alam cair dari Teluk Persia. Karena itu, gangguan sekecil apapun dapat dengan cepat menaikkan harga minyak internasional. Amerika Serikat memblokades lat setelah perundingan damai dengan Iran di Islam abad Pakistan berakhir buntu akibat ula

Israel. Langkah ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas termasuk potensi keterlibatan Cina. a blockade. They doing no business. I didn’t like seeing boats come out if they were doing business with Iran. So now they doing Iran is doing absolutely no business. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan blokade militer terhadap pelabuhan Iran di Teluk Persia dan Teluk Oman telah diberlakukan. Trump mengisyaratkan opsi blokade militer sebagai bentuk tekanan maksimal terhadap

Teheran pascnya buntunya negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran di Islam Abad. Namun, China menilai blokade tersebut bertentangan dengan kepentingan global dan berpotensi memperburuk krisis energi dunia. Ketergantungan Beijing terhadap pasokan minyak dari kawasan Teluk membuat setiap gangguan di Selat Hormus menjadi ancaman langsung bagi kepentingannya. Saya jangan pikirkan bagaimana mereka menyetot e menyetop kapal anu kapal Cina yang lewat dikawal sama kapal perusak Cina atau mereka mengawal ee kapal Prancis

atau Jerman yang temannya sendiri masa diop. He. Nah, itu kan jadi masalah baru. Tapi itu kan masalah terpisah. Yang penting sekarang ada ancaman untuk ini. Karena memang apa yang terjadi dalam perundingan itu adalah Amerika berada di dalam tekanan. He dia bolak-balik ngebom tetapi tidak ada efek apapun yang membuat Hormus dilepas, membuat Iran melepaskan tuntutannya ataupun ee mengendur apa ee apa yang dia perjuangkan. Sejumlah analis menilai langkah Trump ini lebih mencerminkan strategi konfrontasi dibandingkan jalur

Pro Binaan NasDem Atas Adanya Tempo

diplomasi. Muncul dugaan bahwa langkah ini tidak semata strategi Trump, melainkan juga berkaitan dengan kepentingan politik Perdana Menteri Zionis Israel, Benjamin Netanyahu. Zionis disebut aktif mendukung upaya membuka kembali Selat Horbus dan melemahkan kontrol Iran atas jalur tersebut. Trump memang ingin jadi presiden paling berjasa bagi Israel ya. Salah satunya itu bagaimana menumbangkan rezim ini. Itu kan tujuan pertamanya bagi ee delegasi ini hanya menginginkan tuntutan Amerika yang merugikan Iran dipenuhi

oleh Iran. Oke. Nah, tapi kita tahu Iran bukan negara yang bisa didikte. Nah, apakah dia bisa meyakinkan Trump juga supaya kepentingannya juga ikut ee diperhitungkan di situ? Itu yang kita tidak tahu ya. Ah, sampai selama ini kita lihat bahwa Israel itu selalu ee ingin memanfaatkan Amerika Serikat untuk kepentingan politik dia juga gitu. Tantangan terbesar dalam pelaksanaan blokade ini adalah mengawasi dan menegakkan aturan terhadap tingginya jumlah kapal yang setiap hari melintasi Selat Thorbus, jalur vital yang dilalui

sekitar 20% pasokan minyak dunia. Dengan meningkatnya ketegangan dan keterlibatan kekuatan besar dunia, pertanyaannya kini, apakah ini masih bagian dari strategi Amerika dan Zionis? Tim liputan Metro TV. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal baru untuk kembali berunding dengan pihak Iran dalam waktu dekat ini. Pasca kebijakan blokade Slat Hormus yang diberlakukannya justru mendapat banyak kritikan dan minim dukungan. Untuk membahasnya kita bergabung bersama guru besar hukum internasional Fakultas Hukum Universitas

Gajah Mada Yogyakarta. Pak Jaka selamat sore. Selamat sore Mas Leonard. Salam sehat. Salam sehat, Pak Jaka. Ini kalau kita lihat ee setelah perundingan awal itu buntu, segera Trump mengatakan memblokade dan itu benar dilakukan. Sebetulnya apakah blokade Hormus itu hanya tekanan kepada Iran supaya mau berunding dan kemudian mau melepaskan terutama nuklirnya atau seperti apa Anda lihat yang dilakukan oleh Trump ini, Pak Jaka? Saya kira satu hal yang harus kita perhatikan dan perlu kita cermati serta

kita klarifikasi adalah terminologi blokade itu sendiri. Heeh. Blokade itu adalah sarana berperang di laut yang merupakan salah satu syarat bahwa kedua belah pihak itu sedang melaksanakan apa yang disebut sebagai arm conflict, penggunaan kekerasan bersenjata yang berada di laut. Jadi blokade itu adalah sarana perang selain pertempuran di laut dan juga menggunakan apa yang disebut sebagai se platform. Nah, pada kesempatan kali ini kondisi di Selat Hormus itu ada jeda yaitu adanya ee apa ee apa gencatan senjata yang masih

Tinjauan Timteng: Selat Hormuz Kini Akan Berbahaya daripada Nuklir dan Lebih Menghanyutkan!

berlaku sampai April ee tanggal 21 April 2026. Sehingga situasinya antara Iran dan Amerika itu saat sekarang tidak sedang terjadi peperangan. Itu satu. Lalu yang kedua, sampai saat sekarang baik Amerika maupun Iran itu tidak mengumumkan secara pasti jelas di mana koordinat blokadenya kepada semua pengguna. Notifikasi ee di dalam apa itu eh eh notam dan juga airtex itu juga tidak ada ee kata-kata prohibited dan lain sebagainya. Lalu yang ketiga, bagaimana saat sekarang keberadaan kapal-kapal di selat yang quut angkut

diduga di blokade itu ternyata masih ada aktivitas di Selat Hormus. Artinya apa? Masih ada aktivitas baik untuk kepentingan ee komersial maupun kepentingan militer. Kalau dalam blokade semua harus netral, tidak ada ee apa aktivitas di wilayah yang di Pulau Gade itu. Jadi kesempatan yang terjadi saat sekarang sebenarnya yang terjadi adalah tindakan permusuhan. quote unquote dalam konteks untuk saling menjaga, saling ngintip supaya kecurigaan-kecurigaan yang terjadi itu tidak memperparah ataupun memperuncing ee eskalasi ee

konflik di antara dua negara. Baik. Sehingga saya kira ee kondisi saat sekarang itu adalah mereka saling apa itu tekan-menekan supaya nanti akan ada titik temu yang akan menjadi prak kondisi pertemuan-pertemuan selanjutnya. Kalau bicara Selat Hormus sendiri, Pak Jaka, sebetulnya kalau di berbagai informasi dikatakan bahwa ee sebagian itu ada di wilayah antara Iran dan juga Oman. Di pantai utara adalah Iran, sementara Oman ada di pantai selatan dan lebar selat Hormus di titik yang tersempit itu hanya sekitar 21 mil laut

atau sekitar 39 km. Dan ini akhirnya membuat Iran dan Oman berimpitan ee batas laut teritorialnya 12 mil laut. Pertanyaannya sebenarnya apakah Iran itu memang berhak untuk ee mencegat lah ya kalau memang bukan blokade yang dilakukan ini Pak Jaka, mencegat kapal-kapal di Hormus dan demikian juga apakah Amerika Serikat juga berhak melakukan hal yang sama? Sebetulnya ee aturannya seperti apa Pak Jaka? Satu hal yang membedakan status ketaatan di antara ketiga negara ini sumber hukumnya itu ee berbeda. Kita ingat

bahwa Iran maupun Amerika itu bukan negara peserta dari konvensi ee hukum laut tahun 1982. Oman sebaliknya dia adalah anggota. Nah, sejak awal memang Iran itu menjadi persistent objekor terkait dengan persepsi selat dalam konteks luas lebar penggunaan Selat Hormus. Iran selalu mengatakan bahwa itu adalah laut teritorial eh Iran dengan Oman yang pada waktu itu ee Iran itu menandatangani tetapi tidak meratifikasi. Artinya secara hukum memang ee Iran itu tidak terikat aturan hak dan kewajiban di dalam konvensi hukum Laut 1982.

Gambarnya Blokade AS di Selat Hormuz, Ketersediaan Serangan dan Titik Hajaran

Iran itu adalah ee konvensi hukum anggut ee konvensi ee tahun 1958 yang ee mengintrodusir terkait dengan hak inosen pasis di wilayah lautnya. Nah, Amerika di lain sisi memiliki kesamaan dia tidak terikat pada ketentuan UNCL dan tidak meratifikasi, namun juga menandatangani. Tetapi tindak tanduk ee Amerika sampai saat sekarang itu sangat menghormati terkait dengan status selat yang ini memiliki sifat used for international navigations. Nah, dalam konteks ee kedua ini ada sedikit perbedaan bahwa Iran itu secara politik

memang ee memperoleh tekanan yang besar. Kenapa? Karena eh hukum yang berlaku itu adalah UNCLOS. Tetapi sejak awal memang eh dia sebagai persistent objekor yang melihat wilayahnya itu adalah sebagai laut teritorial bersama dengan Oman. Nah, pada saat ee sekarang ketika terjadi konflik memang ini menjadi sebuah apa itu ee tekanan-tekanan yang kalau kita lihat dari perbedaan sudut pandang legal ini membikin celah-celah ambiguitas dan juga adanya apa yang disebut sebagai legal gaps yang terjadi antara aturan yang tertulis dengan

kenyataan yang terjadi plus tekanan ekonomi, politik, sosial, ee pertahanan dan lain sebagainya yang memperkeruh situasi ini. apapun itu saya kira ee hukum kebiasaan internasional yang berlaku atas Selat khususnya di Selat Hormus itu memang harus di apa itu ee hormati dan dilaksanakan oleh para pihak ketika ini menyangkut hajat hidup orang banyak, masyarakat internasional dan lain sebagainya. Saya kira posisi Oman itu menjadi sebuah rujukan ee bagus di dalam konteks penerapan hukum laut yang sudah diterima ee sebagai sumber hukum

internasional ee untuk ee pembagian rezim hukum laut yang berlaku dan juga ada di Selat Hormus. Pak Jaka, kalau Anda melihat berarti ee yang dilakukan Iran dan Amerika Serikat di Hormus itu memang hanya ee apa? Perang psikologis CW. untuk mendesak para pihak masing-masing di meja perundingan untuk saling apa melemahkan diri begitu dan kemudian tidak membuat peluang bagi ee perang laut antara Amerika Serikat dan Iran di Hormus atau memang tetap terbuka peluang bahwa bisa jadi ada kapal yang nanti tertembak atau

juga menjadi korban perang Amerika dan Iran di Hormus. Pak, saya memiliki keyakinan bahwa apa yang terjadi nanti di Selat Hormus antara Iran dan Amerika itu sudah berhitung dan memiliki kalkulasi ekonomi yang sangat jauh. Mereka saya yakin pasti akan sangat menghindari pertempuran di laut terutama di wilayah Selat Hormus yang ini menjadi urat nadi perekonomian dunia. hitungan-hitungan ini sangat real. Ketika ee ditutup saja tekanan terkait dengan apa inflasi di Amerika misalnya, tekanan terhadap kehidupan

ekonomi di Iran misalnya, dari internal maupun eksternal itu menjadi sebuah pertanda yang saya kira masing-masing pihak dalam posisi Wight NC. Sehingga kalau kita lihat hasil Islam Abad Accord kemarin, ada tiga hal yang itu adalah buntu. Satu adalah nuklir, dua hormus, tiga adalah sanksi. sehingga kalau ada indikasi awal bahwa akan ada next ataupun kelanjutan ee diskusi antara Iran dan Amerika, pasti faktornya itu adalah datang dari Amerika sendiri internal ee faktor internal dari Iran. Lalu juga kedekatan ee kedekatan

geopolitik antara Amerika misalnya Arab Saudi, Iran dengan Oman dan juga kepentingan-kepentingan masyarakat internasional yang tidak mungkin dinafikan oleh kedua belah pihak terkait dengan penggunaan dan juga penyaluran energi dunia. yang melalui Selat Hormus. Pak Jaka, ada beberapa pengamat yang meyakini bahwa kemungkinan besar kalau kita sederhanakan perang ini dengan menang, kalah, atau draw, bahwa yang terjadi nanti akan draw karena ee Trump punya kepentingan untuk ee menjaga apa ee wibawanya menjelang

pemilu sela e bulan November mendatang. Sementara rezim di Iran juga berkepentingan untuk tetap mendapat kepercayaan dari rakyatnya sehingga perundingan itu nanti akan menjadi menghasilkan sesuatu yang win-win. Tidak tidak 10 yang dituntutkan Iran ee sepenuhnya dipenuhi Amerika Serikat dan sebaliknya. Anda condong melihat ini yang akan terjadi atau memang ee masih akan panjang ini perundingan damai Amerika dan Iran ini, Pak Jaka? Perundingan saya yakin pasti akan panjang, tetapi hasil akhir dari konflik

yang terjadi saat sekarang saya menyatakan pasti akan terjadi gencatan senjata temporer. Hm. Gencatan senjata temporer ini berakibat bahwa para pihak itu akan ee mengklaim kemenangan mereka masing-masing dengan indikator-indikator yang bisa diperdebatkan. Satu. He. Lalu yang kedua mereka para pihak ini tidak akan pernah menyinggung terkait dengan pertanggungjawaban hukum, pertanggung jawaban politik pasca berhentinya gencatan senjata. Apa tindak tanduk mereka yang melanggar aturan hukum internasional, hukum perang itu

akan ee tidak akan ee bisa dipaksakan untuk misalnya kompensasi, ganti rugi, pemulihan dan lain sebagainya. sehingga kalau dikatakan ee win-win ataupun apa sama-sama yang akan menderita itu justru adalah korban perang. Justru yang menderita itu adalah infrastruktur yang hancur karena peperangan ini. Dan yang ketiga itu adalah kepentingan masyarakat global yang sudah memperoleh apa itu indikasi kehancuran ekonomi, ketahanan energi dan lain sebagainya. Sehingga ini yang saya kira ee akan menjadi apa presiden buruk terkait

dengan konflik yang terjadi antara Amerika dengan Iran. Sehingga sekali lagi kalau ada winwin solution itu buat mereka. Tetapi tetap para pihak ataupun korban ee peperangan ini tidak akan punya saluran hukum apa-apa. Sejauh ini yang Anda lihat ee Pak Jaka, seperti apa peran atau langkah yang dilakukan oleh Israel? Karena kalau kita melihat sejauh ini kelihatannya cenderung dominan eh JD fence ee membawa kepentingan Amerika Serikat ee daripada kemudian juga menyertakan kepentingan Israel atau memang ee saat ini yang

terjadi ini memang sangat dipengaruhi oleh Israel. Seperti apa Anda melihatnya, Pak? Saya kira salah satu penyebab serangan Amerika ke Iran itu adalah bagaimana ee tuduhan ee Amerika kepada Iran yang menyuplai logistik peperangan apa itu Hizbullah kepada Israel. Dan ini menjadi alasan pembenar untuk melakukan eh apa eh unilateral attack kepada Iran yang saat sekarang kalau kita lihat sekali lagi proksi antara negara Amerika dengan Israel, proksi antara Iran dengan Hizbullah di Lebanon itu sama sekali

belum ee dibicarakan dalam Islamabad Hawk kemarin. apapun yang ee nanti endingnya saya kira di atas kertas itu tidak akan pernah tertulis. Tetapi dalam konteks apa ee pembangunan ee quote unquote kepercayaan di antara para pihak, saya kira salah satu faktor penentunya itu adalah bagaimana meredam lalu juga me apa ee redakan dan juga me ee me apa itu ee mendeeskalasi proksi-proksi yang ee Iran punya yaitu Hizbullah dan juga proksi Amerika yaitu Israel. Sehingga sekali lagi siapa yang akan mulai duluan ini

akan menjadi sebuah momentum untuk kita bisa melihat apakah sampai saat sekarang yang dominan yaitu Amerika dengan Israel itu mau mundur selangkah untuk memperoleh keuntungan lima langkah ke depan ataupun ee apa ee Hizbullah itu mau mundur selangkah untuk memperoleh 10 langkah ke depannya. Saya kira ee sampai saat sekarang saya melihat ini masih with NC ee aktor besarnya masih sama-sama kekeh. Bagaimana dengan proxi mereka? Saya kira ini juga sama-sama kekeh. Tetapi salah satu ee pressure ee untuk apa ee tidak kehilangan muka itu

saya kira adalah ee basis perhitungannya berasal dari proksi-proksi dua negara ini yaitu Hizbullah ke Iran dan Israel ke Amerika. Pak Jaka, ini pertanyaan terakhir saya, Pak. ee kalau tahap pertama itu berakhir tanpa ada kesepakatan, ee seberapa yakin Anda bahwa perundingan kalau kita boleh sebut tahap kedua ini akan membuahkan hasil ee perdamaian yang lebih permanen, Pak? Saya kira hasil perundingan nanti kalau itu toh jadi intinya itu adalah pausing the button untuk misalnya sekitar 3 atau 6 bulan ke depan.

Saya tidak yakin apakah ini nanti akan menghasilkan sebuah peace trity di kawasan teluk. Saya ee merasa pesimis terkait dengan hal itu. Kenapa? Karena isunya itu masih tiga, yaitu apa? Nuklir, hormus, dan juga adalah sanksi. Ibarat ee apa itu ada ujian ee skripsi sudah dilaksanakan sidang 21 jam ini si pengujinya dengan congkaknya pulang gitu ya. Terus ee mahasiswanya itu diminta merevisi tiga itu hormus. Oke, nuklir sanksi. Nah, sekarang tinggal bagaimana kedua belah pihak mendefinisikan ini, perbaikan

perubahannya ini sehingga kita tunggu nanti faktor-faktor non itu akan sangat menentukan keberhasilannya. Oke, apapun itu kita berharap tentunya perdamaian bisa segera tercipta. Terima kasih Pak Haribertus Jaka Triana, pakar eh hukum internasional UGM sudah mencerahkan kami. Selamat sore, Pak. Jelajahi cara baru mendapatkan informasi. Download Metro TV Extend sekarang.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *