Assalamualaikum, sampurasun, wilujeng enjing wargi Jabar dan seluruh warga Anet di mana pun berada. Kita lagi perjalanan menuju Kota Bekasi melaksanakan kegiatan TMMD. Jadi kalau yang kangen lihat saya berjalan di tepi sawah, hari ini enggak bisa lihat. Dan saya sampaikan buat Bapak dan Ibu ee saya mengucapkan terima kasih atas kemarahannya ya. Kalau jadi pemimpin itu memang tidak pernah dalam posisi yang disukai semua. Ketika pedagang kaki lima di trotoar dibongkar, Bapak dan Ibu pasti kecewa.
Tetapi ya saya harus menjalankan prinsip-prinsip kepemimpinan yang bergaris pada ketentuan peraturan. Memang pedagang kaki lima itu perlu hidup karena perlu membiayai keluarga. Tetapi trotoar bukan untuk pedagang. Trotoar untuk pejalan kaki. Hak pejalan kaki harus diberikan. Hak yang punya toko harus diberikan. Jangan sampai toko juga enggak kelihatan tuh dari depan. Nah, mengenai ee bantuan atau kompensasi sebenarnya tidak ada ketentuan yang mengatur. Pemerintah harus memberikan kompensasi atas kegiatan pembongkaran
bangunan atau pedagang yang menggunakan fasilitas umum. Tapi ini adalah pertimbangan ekonomi para pedagang, pertimbangan kemanusiaan sehingga siklus ekonominya harus berjalan. sebelum mendapat pekerjaan atau mendapat jenis usaha lain yang tidak mengganggu fasilitas umum. Nah, untuk itu saya menerima atas kemarahannya. Tapi kalau saya harus memberi miliar-miliar enggak mungkin juga. Karena kemampuan keuangan kita kan tidak mungkin kasih bantuan bermiliar-miliar pada orang. Ya, saya ucapkan terima
kasih. Saya akan terus menjaga pemerintah kota dan kabupaten untuk konsisten menjalankan amanahnya sebagai pemimpin daerah, menjaga ketertiban, kebersihan, dan keindahan lingkungan. Karena Bandung milik kita semua dan semua orang harus nyaman berada di Bandung, berkunjung ke Bandung, dan tinggal di Bandung. Yeah.

Komentar