Berita Utama
Beranda / Berita Utama / Adu Banteng MAUT DI SURABAYA! Masyarakat vs Perguruan Silat, Satu Orang Meninggal Dunia

Adu Banteng MAUT DI SURABAYA! Masyarakat vs Perguruan Silat, Satu Orang Meninggal Dunia

Rekaman video menunjukkan kelompok pesilat sedang melakukan konvoi di jalanan Kota Surabaya. Dalam rekaman tersebut, mereka terlihat menyalakan flare dan kembang api sambil menggeber motor dan membawa bendera besar yang melambangkan organisasi mereka. Tawuran terjadi saat sekelompok orang yang diduga dari perguruan silat lain melakukan provokasi. Saat dikejar, kelompok tersebut lari ke arah perkampungan warga hingga memicu kemarahan. Akibatnya, tawuran antara warga dan kelompok pesilat tidak terhindarkan, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya menjalani perawatan. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian perkara, dan berupaya mengungkap pelakunya untuk menegakkan hukum.

Di tempat lain, kobaran api melalap setidaknya lima bangunan yang terdiri dari kantor dan mes milik PT Agrinas Palma Nusantara di Desa Sukarabe Baru, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara. Insiden ini diduga dipicu oleh tewasnya seorang pria bernama Luis David Barat yang diduga meninggal akibat penganiayaan oleh oknum petugas pengawas dan keamanan perusahaan tersebut. Pihak berwenang mengimbau agar peristiwa ini tidak meluas dan berkomitmen melakukan penegakan hukum secara transparan. Terkait dugaan keterlibatan oknum TNI, pihak Kodim 0209 Labuhan Batu mendukung proses hukum yang sedang didalami oleh kepolisian dan bekerja sama dengan Subdenpom.

Dalam segmen berita lainnya, eksekusi Hotel Sultan di Jakarta menjadi sorotan setelah menanti selama 20 tahun. Pemerintah menegaskan bahwa tanah tersebut adalah aset negara yang dibebaskan sejak 1958 hingga 1962 untuk kebutuhan ASEAN Games. Saat ini, aset tersebut dikelola oleh Kementerian Sekretariat Negara dan PPKGBK sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan. Proses eksekusi sempat diwarnai gesekan di lapangan, di mana petugas gabungan TNI dan Polri terpaksa diturunkan untuk memastikan ketertiban. Sebanyak 69 orang diamankan karena mencoba menghalangi proses eksekusi, sementara sejumlah petugas dan warga dilaporkan terluka.

Selain itu, aksi unjuk rasa mahasiswa terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Bogor, Kendari, Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta. Para mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait kondisi perekonomian nasional, penurunan harga bahan pokok, evaluasi program strategis pemerintah, serta normalisasi nilai tukar rupiah. Di beberapa lokasi, aksi sempat diwarnai kericuhan dan saling dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan. Berita ditutup dengan informasi mengenai kecelakaan pesawat jet bisnis yang mengangkut enam orang di jalan tol Kota Laredo, Texas, Amerika Serikat.

Ratusan Masyarakat Lampung Menolak Safari Politik Jokowi, Menyorot Kasus Ijazah Palsu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *