Berita Utama
Beranda / Berita Utama / Rupiah Sekarang Rp17.500, Tanggungan Produksi Melebar dan Ancamannya PHK Terintai!

Rupiah Sekarang Rp17.500, Tanggungan Produksi Melebar dan Ancamannya PHK Terintai!

Asosiasi Pengusaha Indonesia atau APINDO angkat bicara mengenai tingginya nilai tukar rupiah yang mencapai 17.5 R per Dollar Amerika. Hal ini dipandang berdampak biaya produksi pelaku usaha dan berpotensi meningkatnya harga barang produksi hingga pemutusan hubungan kerja. [musik] Pelaku usaha menilai tekanan nilai tukar rupiah yang sempat mencapai level 17.500 terhadap dolar Amerika Serikat akan memberikan tekanan berlapis dan mengganggu iklim usaha. Menurut Ketua Bidang Hubungan antar

lembaga DPN Apindo Sarman Simanjurang, sektor manufaktur menjadi sektor yang paling terbebani pelemahan nilai tok rupiah lantaran bahan baku produksi sektor manufaktur 70% didapat dari impor. Sarman menilai jika peleman nilai tukar rupiah berkepanjangan akan meningkatkan beban produksi yang berakibat naiknya harga produk ke konsumen. Bahkan tak menutup kemungkinan adanya skema perumahan karyawan hingga pemutusan hubungan [musik] kerja. Pelaku usaha berharap pemerintah dengan cepat melakukan langkah cepat untuk menjaga

menguatkan kembali nilai tukar [musik] rupiah kepanjangan maka tidak teru kemungkinan ya dunia usaha itu akan menyesuaikan dengan harga-harga di konsumen. Nah, kalau itu yang terjadi, nah tentu yang pertama yang kita khawatirkan itu juga akan mengganggu daya beli masyarakat kita, ya kan? Yang kedua, tentu juga ini akan akan mendorong inflasi dalam hal ini. Nah, sehingga ini sesuatu yang sangat-sangat kita ee khawatirkan. Apindong meminta pemerintah untuk memberikan insentif bagi industri [musik] yang masih bergantung pada bahan

baku impor. Hal ini untuk menjaga keberlangsungan usaha di tanah air di tengah tekanan usaha yang berlapis. Ya, lalu seperti apa keseruan liburan di dalam kota Jakarta? Kami ajak Anda ke Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta Timur. Sudah ada rekan Selena Yahya di sana. Selamat sore, Selena. Selena, TMI belakangan ini banyak sekali hiburannya ya. Kali ini apa lagi yang dihadirkan di sana? Ya, David dan juga pemirsa. Saat ini saya sedang berada di Taman Min Indonesia Indah untuk menikmati libur panjang di tahun ini nih, David dan juga

pemirsa. Dan saat ini memang sudah berlangsung ee tarian dari 1500 peserta di Taman Min Indonesia Indah yang membawakan tarian dari khas Betawi. Salah satunya adalah tari ondel-ondel yang di mana ini memang sudah selesai acaranya, sudah berlangsung sejak tadi pukul .00 sore. Namun memang kemeriahannya masih terasa karena menariknya adalah Taman Mini Indonesia Indah ini mengundang 1500 peserta. Namun memang dari berbagai usia mulai dari anak kecil hingga ibu-ibu yang masih sangat energik. Dan saya akan berbincang

Duh Rupiah Turun Kembali dan PHK Naik, Kunjungan Luar Negeri Prabowo Di Lihat Media

dengan salah satu dari banyak ya dari banyaknya Ibu-ibu yang ikut serta dalam kegiatan atau tarian pada hari ini. Halo Ibu. Boleh ganggu waktunya sebentar? Boleh. Ibu e dengan Ibu siapa nih? Ee saya Eta. Ibu ini komunitas atau sanggar tari atau bagaimana nih Bu? Ee ini komunitas. Awalnya komunitas tapi jadi ya seperti sanggar karena kita ee aktivitasnya menari, senam seperti itu. Kalau dari komunitas Ibu ini sudah apa ee mengikut sertakan berapa peserta di hari ini? Hari ini yang ikut 75 orang.

Dari ragam usianya di sekitar berapa? Sekitar 40-an sampai 78 ya tadi ya. Namun masih aktif sekali untuk menari dan tadi terlihat sangat energic ya ibu-ibu. Gimana Ibu-ibu perasaannya sudah menari? Senang semangat bugar tuh diisi dengan kegiatan yang positif pokoknya. Baik, terima kasih banyak Ibu atas waktunya. Semoga libur akhir pekannya sangat bermanfaat ya, Ibu ya. Salam sehat. Salam sehat iya pemirsa David dan juga pemirsa. Begitulah tadi kemeriahan dari komunitas tari yang dari beragam usia

yang di mana Taman Min Indonesia Indah juga berkomitmen untuk selalu melestarikan budaya di Indonesia dari mulai Sabang sampai dengan Merauke. Begitu David dan juga pemirsa. Saya kembalikan ke studio. Wow menarik ya. Ternyata ibu-ibu pun bisa berekspresi di sana. Saya kira biasanya anak-anak soalnya. Baik terima kasih Selena atas laporannya. Selamat bertugas kembali. Ribuan wisatawan tumpah ruah memadati kawasan Malioboro Yogyakarta pada Sabtu siang. Ya pemirsa, long weekend atau libur panjang akhir pekan kawasan Maloboro

ramai dikunjungi para wisatawan yang datang dari berbagai daerah. Arus lalu lintas di kawasan ini pun padat merayap oleh kendaraan dari luar kota. Suasana yang legendaris dan pusat oleh-oleh yang beragam seperti bakpia dan lainnya menjadi daya tarik wisatawan yang selalu datang ke Maloboro berulang kali. [musik] Kita kembali ke Jakarta, pemirsa. Pantai Ancol masih menjadi opsi utama masyarakat sekitar Jakarta untuk mengisi libur panjang di hari ini. Lokasinya yang mudah dijangkau dan ombak yang

tenang menjadi alasan pengunjung untuk berlibur di pantai Ancol. Momen libur panjang di pekan ini dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk berlibur bersama keluarga. Sebagai destinasi favorit, Pantai Ancol jadi salah satu pantai ramah anak. Sebab ombak yang tenang memberikan ruang bagi anak untuk mengenal alam. Selain itu, lokasinya yang mudah dijangkau menjadi pantai Ancol sebagai tujuan utama untuk berlibur bagi warga di Jakarta dan sekitarnya. Ya, lalu seperti apa keseruan liburan di dalam kota Jakarta? Kami ajak Anda ke

Rencana Melalui Sumber Ekspor Satu Pintu Guncang Industri Sawit Nasional

Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta Timur. Sudah ada rekan Selena Yahya di sana. Selamat sore, Selena. Selena, TMI belakangan ini banyak sekali hiburannya ya. Kali ini apa lagi yang dihadirkan di sana? Ya, David dan juga pemirsa. Saat ini saya sedang berada di Taman Min Indonesia Indah untuk menikmati libur panjang di tahun ini nih, David dan juga pemirsa. Dan saat ini memang sudah [musik] berlangsung ee tarian dari 1500 peserta di Taman Mini Indonesia Indah yang membawakan tarian dari khas Betawi.

Salah satunya adalah tari ondel-ondel yang di mana ini memang sudah selesai acaranya, sudah berlangsung sejak tadi pukul .00 sore. Namun memang kemeriahannya masih terasa karena menariknya adalah Taman Mini Indonesia Indah ini mengundang 1500 peserta. Namun memang dari berbagai usia mulai dari anak kecil hingga ibu-ibu yang masih sangat energik. Dan saya akan berbincang dengan salah satu dari banyak ya dari banyaknya ibu-ibu yang ikut serta dalam kegiatan atau tarian pada hari ini. Halo Ibu. Boleh

ganggu waktunya sebentar? Boleh. Ibu e dengan Ibu siapa nih? Ee saya Eta. Ibu ini komunitas atau sanggar tari atau bagaimana nih Bu? Ee ini komunitas. Awalnya komunitas tapi jadi ya seperti sanggar karena kita ee aktivitasnya menari, senam seperti itu. Kalau dari komunitas Ibu ini sudah apa ee mengikut sertakan berapa peserta di hari ini? Hari ini yang ikut 75 orang. Dari ragam usianya di sekitar berapa ya? Sekitar 40-an sampai 78 ya tadi ya. Namun masih aktif sekali untuk menari dan tadi terlihat sangat energic ya

ibu-ibu. Gimana Ibu-ibu perasaannya sudah menari? Senang semangat bugar tuh diisi dengan kegiatan yang positif pokoknya. Baik, terima kasih banyak Ibu atas waktunya. Semoga libur akhir pekannya sangat bermanfaat ya, Ibu ya. Salam sehat. Salam sehat iya pemirsa David dan juga pemirsa. Begitulah tadi kemeriahan dari komunitas tari yang dari beragam usia yang di mana Taman Mini Indonesia Indah juga berkomitmen untuk selalu melestarikan budaya di Indonesia dari mulai Sabang sampai dengan Merauke. Begitu David dan juga pemirsa, saya

kembalikan ke studio. Wow, menarik ya. Ternyata ibu-ibu pun bisa berekspresi di sana. Saya kira biasanya anak-anak soalnya. Baik, terima kasih Selena atas laporannya. Selamat bertugas kembali. Yeah.

Ratusan Karyawan Gerebek Kantor Pusat Indomaret di PIK, Demo Soal Gajih Lembur Dibayarkan

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *