Beranda / Dunia / JD Vance Berbicara Karena AS-Iran Masih Belum Adanya saat Berunding di Pakistan

JD Vance Berbicara Karena AS-Iran Masih Belum Adanya saat Berunding di Pakistan

Setelah 49 tahun, tentu aja ada banyak ketidakpercayaan antara Iran dan Amerika Serikat. Masalah itu nggak bakal selesai dalam semalam. Aku paham orang-orang jadi frustrasi, aku juga frustrasi, tapi ini jauh lebih baik daripada 10 tahun lalu. Jujur aja, 10 tahun lalu juga lebih baik dibanding 10 tahun sebelumnya. Nah, intinya presiden udah bikin kebijakan, Iran nggak boleh punya senjata nuklir, dan sekarang kita lagi nego.

untuk memastikan hal itu benar-benar terjadi. Dan ini, kamu tahu, yang menarik dari ini adalah >> [tepuk tangan] >> Yang menarik dari ini adalah kita punya gencatan senjata yang sedang berjalan. Kayaknya sudah enam atau tujuh hari. Sekarang gencatan senjata itu masih bertahan. Dan yang kamu lihat adalah apa yang presiden mau buat, dia nggak mau bikin kesepakatan kecil. Dia mau bikin kesepakatan besar. Dan yang dia tawarkan ke Iran pada dasarnya sangat sederhana, dan…

Sejujurnya, ini sesuatu yang nggak pernah dimiliki sama presiden manapun, menurutku, kemampuan buat nawarin hal kayak gini. Dia bilang kalau kamu mau bersikap kayak negara biasa, kita siap perlakukan kamu secara ekonomi juga kayak negara biasa. Dia nggak mau kesepakatan yang kecil-kecil aja. Dan itu salah satu alasan kenapa, misalnya di Pakistan, kita udah bikin banyak kemajuan. Tapi alasan kenapa kesepakatannya belum juga kelar karena presiden bener-bener pengen kesepakatan di mana Iran nggak punya senjata nuklir, Iran itu…

bukan cuma negara yang mensponsori terorisme, tapi juga rakyat Iran bisa maju dan sejahtera, berkembang dan gabung ke ekonomi dunia. Nah, itulah tawaran yang dia berikan. Dia bilang, “Kalau kalian >> [tepuk tangan] >> berkomitmen untuk nggak punya senjata nuklir, kami bakal bikin Iran maju. Kami bakal bikin ekonomi Iran makmur, dan kami bakal ajak rakyat Iran masuk ke ekonomi dunia dengan cara yang belum pernah terjadi sepanjang hidup saya.” Nah, itu jenis…

kesepakatan besar ala Trump yang presiden ajukan. Bro, kita bakal terus nego dan coba wujudkan karena ini bakal bagus buat dunia, bagus buat negara kita, bagus buat semua orang. Jadi aku bakal terus berjuang supaya itu terjadi. Ya, maksudku, kamu nggak pernah tahu. Amerika Serikat belum pernah punya pertemuan di level kayak gini sama pemerintah Iran selama 49 tahun. Ini pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Isu Hangat KSP & Bakom RI Siapnya Penyelenggara Haji 2026

Bukan Demokrat, bukan Republik. Kami belum pernah punya pertemuan seperti itu di mana, kamu tahu, orang yang sebenarnya menjalankan negara di Iran duduk berhadapan dengan wakil presiden Amerika Serikat. Itu belum pernah terjadi sebelumnya. Dan, jujur aja, setelah 49 tahun, memang ada banyak ketidakpercayaan antara Iran dan Amerika Serikat. Kamu nggak bisa menyelesaikan masalah itu dalam semalam. Tapi ya, saya rasa orang-orang yang kami hadapi waktu itu memang pengen…

Buat kesepakatan, dan saya tahu presiden Amerika Serikat bilang kita harus keluar sana dan bernegosiasi dengan itikad baik. Itu yang kami lakukan. Itu yang akan terus kami lakukan. Jadi, kamu nggak pernah tahu, kan? Iya, kan? >> [musik] >> Kecepatan informasi dan akurasi [musik] data adalah komitmen kami. Satu langkah lebih dekat, >> [musik] >> satu langkah lebih terpercaya. Tonton Sapa Indonesia Malam di Kompas TV channel 11 di TV kamu.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *