Beranda / Berita Utama / 34 Kapal Tanker Iran Berhasil Blokade AS, Borong Minyak Sekitar Rp 15 Triliun

34 Kapal Tanker Iran Berhasil Blokade AS, Borong Minyak Sekitar Rp 15 Triliun

Sebanyak 34 kapal tanker yang terkait dengan Iran dilaporkan lolos blokade pasukan Amerika Serikat. Puluhan kapel tersebut merupakan jumlah yang lolos sejak kebijakan blokade diberlakukan Washington, termasuk kapal-kapal yang membawa minyak teheran. Dari kapal-kapal yang berangkat, setidaknya enam di antaranya diketahui membawa minyak mentah Iran dengan total sekitar 10,7 juta barel dengan nilai pengiriman sekitar Rp15,56 triliun. Melansir Anadolo EJSI, laporan Financial Times, Rabu 22 April 2026 menunjukkan 34

kapal tanker yang terkait dengan Iran berhasil menembus blokade Amerika Serikat. Laporan itu merinci 19 kapal tanker berhasil keluar dari Teluk Persia. Sementara 15 lainnya masuk dari laut Arab menuju Iran. Dari kapal-kapal yang berangkat, setidaknya enam di antaranya diketahui membawa minyak teheran dengan total sekitar 10,7 barel. Nilai pengiriman itu diperkirakan mencapai 10 juta Do Amerika Serikat atau sekitar R15,56 triliun. dengan diskon sekitar 10 dolar Amerika Serikat per barel. Sebelumnya, Wall Shington mulai

memberlakukan blokade 13 April 2026 dengan menargetkan seluruh kapal yang masuk maupun keluar dari perairan pesisir Ira. 3 hari kemudian, 16 April 2026, pembatasan diperluas hingga mencakup seluruh kapal Iran di laut lepas, termasuk kapal yang mengangkut barang yang dinilai bisa mendukung upaya perang Iran. Sejauh ini, pasukan Amerika Serikat telah menyita satu kapal kontainer di Teluk Oman serta menaiki sebuah kapal tanker yang dikenai sanksi di kawasan Indo Pasifik. Kom Pusat Amerika Serikat atau Setkom

pada Selasa, 21 April 2026 mengatakan telah memerintahkan 28 kapal untuk berbalik arah atau kembali ke pelabuhan sejak blokade diberlakukan. Pada hari yang sama, Presiden Donald Trump mengeklaim kebijakan itu sebagai keberhasilan yang luar biasa. Trump menegaskan embargo di Selat Hormus tidak akan dicabut sebelum tercapai kesepakatan akhir dengan Iran. Sehari setelahnya, sumber perkapalan dan keamanan melaporkan militer Amerika Serikat kembali mencegat tiga kapal tanker berbendera Iran yang melintas di

perairan Asia. Salah satunya merupakan kapal tanker super deep sea yang membawa sebagian muatan minyak mentah. Kapal lainnya Sevin dilaporkan mengangkut sekitar 65% dari muatan maksimumnya 1 juta barel juga dicegah. Selain itu, kabel tanker Super Dorena yang membawa sekitar 2 juta berel minyak menta turut dicegat. Kapal itu terakhir terdeteksi dilepas pantai India Selatan beberapa hari sebelumnya. Sumber lain menyebut kemungkinan pencegatan terhadap kapal tanker deria. Di sisi lain, Iran dilaporkan menyita

Cuplikan Pertandingan Marlins vs. Dodgers (27/4/2026) | Syut MLB

dua kapal di Selat Hormus, Rabu, 22 April 2026. Penyitaan itu dinilai sebagai langkah Teheran mempertegas kontrol atas jalur pelayaran strategis tersebut. Kantor Berita Tasnim melaporkan Garda Revolusi menyita dua kapal karena diduga melanggar aturan maritim dan membawa keduanya ke perairan Irak. Penyitaan ini menjadi pertama kalinya dilakukan Iran sejak perang pecah 28 Februari 2026. Kapal yang disita merupakan epaminondas berbendera Liberia dan MSI Fransisca berbendera Panama. Perusahaan Yunani Technomar Shipping

mengonfirmasi Epaminondas sempat ditembaki sekitar 20 mil laut dari Omen dan mengalami kerusakan di bagian anjungan meski tidak ada korban loga. Sumber keamanan maritim menyebut satu kapal lain juga sempat ditebaki di wilayah yang sama namun berhasil melanjutkan pelayaran.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *