Aksi seorang pengemudi ojek daring yang mencoba mempertahankan motornya saat diderek petugas Dinas Perhubungan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, viral di media sosial. Motor pengemudi ojek daring tersebut diderek saat yang bersangkutan sedang mengambil pesanan di salah satu restoran di kawasan tersebut.
Sambil menenteng pesanan, pengemudi ojol memohon kepada petugas Dinas Perhubungan agar motornya yang diderek dapat dikembalikan. Pengemudi ojol itu juga sempat naik ke atas truk derek. Namun, upaya tersebut tidak berhasil dan motor pengemudi ojek online itu tetap dibawa petugas menggunakan truk derek. Kejadian ini terjadi karena motor pengemudi ojek online tersebut dianggap parkir tidak pada tempatnya saat pengemudi mengambil pesanan di sebuah restoran yang berada di Jalan Jatinegara Timur.
Sejumlah jajaran Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, termasuk Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak, kemudian mendatangi kediaman pengemudi ojek online yang motornya sempat diderek petugas. Mereka datang untuk bersilaturahmi sekaligus mengembalikan sepeda motor pengemudi ojol tersebut.
Sulis Agung Wibowo, pengemudi ojol tersebut, menjelaskan bahwa saat itu dirinya sedang mengambil pesanan di salah satu restoran di kawasan Jatinegara Timur dan tak berselang lama motornya diderek petugas. Dirinya kemudian diajak petugas Dinas Perhubungan untuk mengambil motornya di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur yang berada di kawasan Rawamangun.
Hari itu juga motor dikeluarkan dari pihak Dishub tanpa dikenakan biaya. Menurut penuturan Sulis, pihak Dishub menyatakan ini sebagai bentuk normalisasi dan mungkin juga sebagai teguran. Sulis mengungkapkan bahwa dirinya panik karena saat itu ia hanya meninggalkan motor selama 2 menit untuk mengambil pesanan makanan yang sudah siap.

Komentar