Rin Wardia Trigina alias Erin mantan istri Andre Taulani resmi melaporkan mantan asisten rumah tangganya Herawati ke Pores Metro Jakarta Selatan pada Jumat 8 Mei 2026. Erin melaporkan Herawati didampingi tim penasihat hukumnya Sunan Kalijaga dan Eri Kartanegara atas kasus dugaan perlindungan data pribadi. Kasus ini mengacu pada ulah ART [musik] Erin Herawati. yang sering mengunggah isi rumah mantan istri Andre Taloni ke media sosial dari mobil pribadi, perabotan rumah hingga aktivitas anak-anaknya di kediamannya.
Bang Sunan boleh Bang ya. Bang Sunan gimana kedatangan hari ini, Bang Sunan? Iya. Ee jadi hari ini kedatangan kami bersama ee tim kuasa hukum daripada Mbak Erin untuk ee melaporkan ya melaporkan seseorang yang kami juga kami juga jelas-jelas ee apa namanya melakukan tindakan yang tidak sopan, tidak pantas bahkan cenderung membahayakan klien kami dan keluarganya. di mana orang yang kami laporkan itu memfoto mengambil gambar lalu juga lalu juga memvideokan tanpa izin ya dan meng-upload hasil foto-foto dan video tersebut di
sosial media yang kami duga milik dia pribadi di Facebook ya. Adapun foto-fotonya itu ee nanti sebentar bisa di Jadi sudah laporan, Bang? Sudah resmi laporan ya. Nanti biar saya jelasin satu-satu bahwa ee alat bukti kami yang sudah kami serahkan tadi adalah bukti-bukti bahwa di mana sosial media tersebut yang kami duga milik orang yang kami laporkan ini memajang, memasang, memposting foto daripada kediaman milik klien kami, kendaraan yang juga milik klien kami, dan juga putra-putri dari klien kami.
Sehingga klien kami saat ini juga khawatir karena informasi yang harusnya data-data pribadi tersebut tidak ee disebar luaskan atau di-upload ee di sosial media membuat kami khawatir akan ee keselamatan dan dari adanya kemungkinan upaya-upaya tindakan kriminal terhadap GTA. Adapun alat buktinya disampaikan ya. Terima kasih rekan-rekan media semua. E hari ini kita telah melakukan laporan polisi atas terlapor dengan inisial H ya di mana atas tindakan tersebut terjadi adanya penyebaruasan berupa perlindungan data pribadi yang
mana dalam hal ini ee dari pihak kepolisian dari Jakarta Pusat Jakarta Selatan telah menerima laporan polisi kami dengan dugaan tindak pidana ee mengenai laporan undang-undang data pribadi sebagaimana dimaksud dalam pasal 65 ayat 2 junto pasal 67 ayat 2 yang di mana tadi sudah kita ee berdiskusi dengan pihak konseling maupun SPKG bahwasanya apa yang di-upload, apa yang disebar luuaskan, apa yang di ee lakukan oleh terlapor ini menyebarluaskan meng-upload foto yang mana foto tersebut adalah mobil kepemilikan dari klien
kami. Oleh karena itu, atas dasar peristiwa tersebut kami melakukan upaya hukum. upaya hukum yang saat ini sedang kami lakukan ee proses peningkatan mencari keadilan meningkatkan hukum kelain kami. Oleh karena itu ee kami berharap kepada pihak kepolisian untuk secara profesional menjalankan tugas fungsinya untuk menegakkan keadilan ya. Silakan nanti kepada yang saudara terlapor untuk e koperatif atas peristiwa yang terjadi ya. Jadi kita lihat nah kita tolong di blur ya yang data data pribadi data pribadi kalau ini
undang-undang ee perlindungan data pribadi di mana klien kami dalam hal ini menyangkut hal-hal seperti disampaikan salah satunya adalah tentang kendaraan yang memiliki Ee sangat jelas ya. Tahan Bang kanan nih. Kanan tahan tahan dulu. Tahan. Oke. Sini bang. Kiri bang. Nah gitu bangih bang. Kanan kanan Bang kanan. Kanan Bang kanan. Oke. Yuk yuk. Lanjut, Bang. Lanjut, Bang. Lanjut, Bang. Lanjut, Bang. Oke. Pasalnya, Bang. Itu tadi di diutarakan pasal itu Undang-Undang dokumen konsumen ee pasal 65 ayat 2
pasal 67 ayat 2 dengan ancaman hukuman berapa, Pak? Ancaman berapa? Ancamannya itu ee 4 tahun, ya. Dan ada denda kalau tanda penting 4 miliar. Mbak Irim kalau dendanya 4 miliar ya. Nah, berarti siap-siap nih buat dalangnya. Siap-siap nih kalau sampai terbukti ada dalang di balik semua peristiwa ini. Siapin aja duit 4 miliar sesuai dengan undang-undang. Mbak Irin menutup pintu damai enggak, Bu Irin? Karena nama baik saya sudah sangat terancam apa tercemar. Pokoknya nama saya nama baik saya jadi jelek seperti
ini ya. Walaupun dia misalnya Mbak Irin misalnya bersujud mau mau mampu nangis-nangis itu Mbak Erin ya enggak apa-apa boleh aja yang penting dia kasih tahu siapa yang nyuruh enggak apa-apa berarti kalau misalnya dia sudah ngaku proses laporan cabut Bang ya yang penting dia kalau memang ada yang nyuruh ya orang yang kita laporkan ya harus jujurlah gitu jangan gara-gara yang nyuruh orang yang kita laporkan jadi masuk penjara dan itu aja intinya berarti Abang dan Mbak Eri mencuri dia satu nama dong kayak yang itu
loh saya enggak sebut satu nama atau dua nama atau tiga nama ini kan kalau ada yang nyuruh gitu loh. Ini kalau ada kalau ada syukur kalau enggak ada lebih syukur kan gitu ya. Tapi e berarti ada juga gini biarkan kami sudah melapor artinya kami sudah percaya dengan profesionalisme penyidik Polres Metro Jakarta Selatan bahwa siapapun yang nanti dapat dibuktikan atau terbukti di balik ini semua atau siapa memerankan peran apa sebagai apa, siapa yang nyuruh, siapa yang melaksanakan apa, nanti kan akan
terlihat. Saya yakinlah saya yakin akan akan semua akan terang menderang. ini kan ada tadi disebutkan juga menggunakan barang-barang pribadi dan juga mengupload e foto-foto pribadi. Ini penemuannya ini didasarkan ee sejak kapan mungkin bisa disampaikan sejak sebelum sebelum Herawati ini keluar dari rumah saya sudah tahu ya. Jadi begini ya bisa ditambahin ya. Jadi begini, ee peristiwa ini terjadi ketika terlapor ataupun saudara H ini saudara H ini saudari H ini yang melakukan penguploadan ataupun
penyebaran video tersebut melalui akun Facebook yang mana objek yang di-update tersebut, objek yang disebarkan tersebut ataupun yang divideokan tersebut adalah objek data pribadi. Sehingga menurut kami hal tersebut dilarang oleh undang-undang. ini undang-undang undang-undang perlindungan data pribadi mengatur itu sehingga dengan kehadiran kami ke Jakarta Selatan hari ini kami melakukan upaya hukum atas tindakan yang dilakukan oleh terlapor ini yang mana terlapor ini adalah saudara saudara saudari hak gitu loh. Jadi jelas
peristiwanya ada, objeknya ada, korbannya juga ada gitu loh. itu yang mengatur ya Kak Erin kan tadi katanya sudah tahunya sebelum Kerawati keluar ya tapi sudah melakukan mungkin teguran atau ada niatan melapor sebelum Herawati keluarnya saya sudah melakukan teguran ke Iya untuk diganti. Jawabannya apa? Ee maksud dia pencarian pencariannya itu jadi enggak serius pencarian penggantinya tuh enggak serius ke saya jawaban dari kalau gak salah ee yang bersangkutan merasa betah ya. Iya betul. Tapi Kak R kan menyangkut ada anak-anak
juga diupload. Mungkin anak-anak ee s komplain juga enggak sih ke gimana mungkin tanggapan berarti aku sama mama ini kenapa ya maksudnya aku kan aku aja enggak pernah posting lihat aja Instagram anak saya yang kosong gitu yang yang gede kan pokoknya ya parah kali ya setelah ada pemerintahan apalagi lagi pakai baju rumah kan setelah ada pemerintahan ini untuk mencari air sedikit menambahkan juga salah satunya adalah memposti ya dalam tanda penting baju anak dari Bu Eri gitu loh. Dan saya yakin dan percaya
semua ibu ya, semua emak-emak juga dari Sabang sampai pasti dia berkenan baju anaknya dipakai oleh orang lain gitu loh. Dipakai dan diposting dan diposting. Jadi saya rasa wajar menegur hal itu gitu. Begitu ya, Pak? Mbak Erin karena ada pemberitaan ini semakin sulit enggak mencari air kan kabarnya juga ada yang mengatakan kalau Mbak Erin sudah diboikot dari yayasan-yayasan untuk cari air dibreak dari yayasan-yayasan nanti enggak kesulitan lagi ya. Satu contohnya nih boleh diinformasikan Bu ini baju siapa?
Ini bajunya lupa anak saya. Oh, bajunya baju putri beliau yang paling kecil itu tadi saya katakan ee klien kami ini Bu Erin ini itu menjalankan apa yang menjadi naluri dan nur durani dari seorang ibu yang saya yakin pasti didukung juga oleh ibu-ibu, emak-emak se-Indonesia gitu. Bagaimana baju anaknya dipakai oleh orang lain. Dan enggak cuman sekedar itu, ini ee Kenzy putra dari klien kami ya. Iya ini yang anak pertama yang yang di mana di e fotonya tanpa izin dan tanpa hak dari si pemilik akun yang kami duga keras adalah ee seseorang
yang berinisial H ya karena di sini jelas namanya ya nama akunnya ya. Nah, fotonya di-upload di sosial media di Facebook tanpa izin dan hak. Lalu juga dengan caption nemenin suamiku masak dulu mana habis cukur rambutnya. Aw, gantengnya maksimal. Pertanyaan saya, apa putranya klien kami ini suaminya orang yang e apa namanya? Memiliki akun tersebut gitu kan. Nah, ini kan jelasakan seperti ini. Nah, gitu. Jangan lupa subscribe ya. [musik]

Komentar