Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Pihak Amerika mengatakan kegagalan dikarenakan Iran tak mau menerima syarat-syarat yang ditawarkan [musik] Amerika. Menurut Wakil Presiden Amerika, salah satu poin yang tak mencapai kesepakatan adalah permintaan Amerika yang meminta Iran untuk menghentikan produksi senjata nuklir. Irani agreement Iran much. So we go back to the United States having not come to an agreement. We’ve made clear what our red lines are, what
hal-hal yang bersedia kita akomodasi untuk mereka, dan hal-hal yang tidak kita mau akomodasi. Dan, uh, kita sudah jelaskan itu sejelas mungkin, tapi mereka memilih untuk tidak menerima syarat kita. Tapi pertanyaan sederhananya adalah, apakah kita melihat komitmen yang benar-benar kuat dari pihak Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir? Bukan cuma sekarang, bukan cuma dua tahun ke depan, tapi untuk jangka panjang? Kita belum melihat itu sampai sekarang. Kita berharap akan melihatnya. Sementara itu, Ketua Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran menyatakan tetap
Tidak percaya sama Amerika meskipun udah ikut dalam fase negosiasi. Iran juga menegaskan masalah Selat Hormus bukan bagian dari poin negosiasi dengan Amerika. Kalau mereka nggak mau kerugiannya makin banyak, mending jangan keterusan ngiketin diri sama rezim Zionis yang kotor dan lemah itu. Jangan bikin malu Amerika lebih parah lagi. Penetapan kebijakan di negara ini di bidang-bidang besar tentu aja sesuai sama pendapat pemimpin revolusi Islam. Masalah Selat Hormus bukan sesuatu yang bisa kita buka atau tutup lewat negosiasi, dan kita nggak bakal ngomong kalau negosiasi itu milik Iran Islam.
Dan selama bertahun-tahun kami dengan sabar dan ramah tamah, sekarang saya ingin mengatakan bahwa pertemuan delegasi Pakistan, Iran, dan Amerika akan diadakan di Islamabad pada hari Sabtu. Pembicaraan ini dilakukan [musik] setelah gencatan senjata bersyarat selama 2 minggu. Gagalnya diplomasi antara Washington dan Teheran di Islam menandai babak baru eskalasi geopolitik global. Perbedaan tajam terkait program nuklir Iran dan kontrol atas Selat Hormuz menjadi titik buntu utama. Di tengah kebuntuan ini, Iran mengungkap dugaan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memiliki kepentingan.
menggagalkan gencatan senjata untuk menunda proses hukum kasus dugaan korupsi yang kembali bergulir. Apakah masih ada peluang untuk melanjutkan negosiasi atau justru kegagalan diplomasi makin mendekat pada eskalasi? Kita akan membahasnya lebih lanjut. sudah bergabung dengan kami, Teku Reza Syah, pengamat hubungan internasional Presiden University. Ya, Pak Reza. Apa sih sebenarnya faktor utama kegagalan perundingan Amerika Iran di selama abad ini dan apakah ini menandakan diplomasi sudah mencapai
titik buntu atau bagaimana? Ee menarik ya. Ini adalah perundingan lewat ee dibantu oleh Pakistan. Kemudian perundingan ini ee dilakukan secara terpisah. terpisah antara Amerika Serikat dan Irak. Mereka tidak berada dalam satu meja, dalam satu ruangan, satu meja sehingga tidak saling lihat. Dalam kondisi seperti itu kelihatan sekali bahwa mereka betul sudah bekerja lebih dari 15 jam, tapi kenyataannya adalah ee hubungan itu tidak langsung. Dari Iran disampaikan kepada Pakistan, berarti dari Pakistan diinterpretasikan
kemudian [berdehem] disampaikan kepada ee Amerika Serikat. Amerika Serikat menginterpretasikan nanti sampai kepada ee kepada Iran. Kondisi ini memang tidak ideal, tapi bagi setidaknya kondisi ini memungkinkan kedua negara yang sedang bermusuhan itu ee saling ee saling membagikan ide-ide terbaik untuk sebuah perdamaian. Dan yang agak uniknya lagi adalah dalam perundingan ini Amerika Serikat diwakili oleh J. Dy BS ya. Ini adalah seorang eh wakil presiden Amerika Serikat dan akan menjadi presiden kalau
sekiranya Donald Trump itu kena impachment. Dan ini yang membuat Iran itu sangat ee berbahagia hati walaupun Iran itu sudah di apa ya ditipu sebanyak tiga kali. Pertama tahun 2018 pada saat mereka sedang berunting untuk eh join comprehensive partnership join comprehensive plan of action itu tahun 2018. Kemudian tahun 2025 bulan Juni yang berujung pada perang e 12 hari. Ee kemudian yang ketiga adalah pada saat 28 Februari tahun ini terjadi penyerangan. Sebenarnya Iran itu sudah ee sudah sudah tidak percaya lagi pada Amerika Serikat
karena apalagi Amerika Serikat kalau berunding selalu melibatkan Israel. Ee jadi karena itu dapat di ee dapat dimaklumi kalau ee perundang ini gagal karena ee juga ada faktor ketidakseimbangan karena Iran ini diwakili oleh kalangan yang sangat profesional ee seorang ketua ee DPR, kemudian Menteri luar negeri, kemudian Wakil Menteri Luar Negeri, kemudian ee negosiator urusan nuklir, kemudian juga ee ee Menteri Urusan Ekonomi, kemudian juga tokoh-tokoh yang mengerti ee sejarah kedua negara. Tapi Amerika
Serikat dalam hal ini hanya diwakili oleh JD V, kemudian diwakili oleh Wkov dan juga diwakili oleh Kner. Kushner adalah eh menantu dari Donald Trump dan Wkov adalah teman main golf. Dan e Kusner dan Witkof ini adalah eh basisnya bukan diplomat e bukan saintis tapi e tapi basic mereka adalah ee pengusaha. Jadi ini yang membikin suatu keadaan tidak seimbang. Tapi bagaimanapun juga ee dalam e dari literatur yang saya peroleh eh ternyata bahwa Amerika Serikat Donald Trump ini ternyata sering sekali mengintervensi mengintervensi
kepada JD Vents sehingga terkesan eh JD ini goyang karena dia harus mendengarkan perintah dari eh Donald Trump dan juga harus mendengarkan saran-saran dari ee Benyapin Netanyahu. Jadi jadi ini adalah fondasi-fondasi yang membuat ee perundingan tersebut ee gagal. Tapi bagaimanapun juga ee Pakistan sudah bekerja sangat keras dan untuk itu Pakistan juga mengatakan masih terbuka pelupang untuk negosiasi tahap lanjutan ee sepanjang dalam masa ee dalam masa 2 minggu ini. Cuma kita tidak tahu aspek-aspek apakah
yang akan dibahas karena ee saya perhatikan kedua negara ini ngotot tidak akan beranjak dari ee statement-statement mereka sebelumnya. ee di mana di sana dikatakan bahwa ee hormus ee tidak bisa dikompr kompromikan oleh Iran. Kemudian juga pengayaan ee nuklir itu adalah untuk ee untuk tujuan-tujuan damai dan pencapaian persentase nuklir itu saat ini bagi Iran masih jauh dari kapasitas untuk menjadi ee nuklir untuk masuk ke dalam Warhead. Karena dalam bayangan Iran bahwa ee ayatulah ayat itulah mereka senantiasa
mengatakan bahwa nuklir Iran itu adalah untuk tujuan damai. Jadi ini adalah sisi-sisi yang tidak bisa dipertemukan dan sekarang mereka ee berunding soal sori Iran sedang mendapat ee konsentrasi Amerika Serikat ee dari e perihal ee perihal blokade atas Hormus. Nah, eh Pak Reza ini seberapa besar perbedaan kepentingan dari program nuklir dan juga SLAT Hormus kira-kira untuk menjadi deal breaker dalam perundingan ini dan ee apakah masih bisa ada titik temunya seperti itu? Ee perihal nuklir ya sebenarnya Iran
juga harusnya mengatakan pencapaian saya berapa persen. Ee ini yang membingungkan. Sebagian ahli mengatakan sudah mencapai 60% dan itu akan menjadi ee kekuatan nuklir pada persentase 90%. Sebagian ahli mengatakan baru 40%. Kalau ada klarifikasi dari International Atomic Energy Agency dan langsung dibuatkan ceiling atau pembatasan misalnya hanya boleh naik sekitar 10% tapi masih jauh dari ee 90. Barangkali Iran masih bisa terima, mungkin Amerika Serikat masih bisa terima. Ini adalah perihal ee nuklir ya. Kemudian juga
nanti dalam tekanan kepada Iran dinyatakan bahwa Iran harus e menerima inspeksi setiap saat dari International Atomic Energy Agency. Nah, kalau perlu IAE ini memiliki eh mewakili perwakilan di ee di Teheran ataupun di lokal lokasi-lokasi yang diperkirakan ee merupakan basis ee nuklir Iran. Eh sebenarnya masih ada potensi tapi eh bagaimanapun juga kalangan eh timnya Donald Trump dalam ini Jens kemudian eh WCOV dan juga Kner itu tipe mereka adalah tipe bisnis mereka ingin deal itu cepat eh dalam bayangan mereka take it
dan winners take all dan Iran eh kalangan Iran tidak terbiasa dengan ini. Bagi mereka ee diplomasi itu menuntut ee keterbukaan hati, ee diplomasi itu menuntut ee kecanggihan data dan diplomasi itu menuntut ee supervisi yang sangat ketat. Dan sayangnya dalam negosiasi ini tidak ada wakil dari PBB dan juga tidak ada wakil dari International Atomic Energy Agency. Baik, baik, Pak. Kemudian kalau Iya, iya boleh dilanjutkan terkait dengan ee Selat Hormusnya. ee perihal Selat Hormus ini adalah perkembangan terkini ya yang sangat
mengkuatirkan ee dunia di mana Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka akan melakukan ee blokade atas ee Selat Hormus. Kemudian saya perhatikan ini statement dari Donald Trump ini ee sangat sangat ketat di mana dalam waktu 24 jam terakhir e dia mengatakan perundingan kami dengan Iran itu gagal. Kemudian ini adalah salah satu eh respons kami untuk eh untuk Iran e lewat blokade di Selormus. Bahkan ee Amerika Serikat menggunakan kata kunci yang sangat keras seperti Iran itu adalah sumber malapetaka dan dan kalau tidak
Iran itu tidak di tidak dikerdilkan maka dia akan menjadikan dunia ini neraka. Kira-kira seperti itu. Dan untuk itu ee saya perhatikan Amerika Serikat itu sangat serius. Amerika Serikat juga mengkritik Iran yang rencananya akan melakukan memberikan ee biaya-biaya lewat sekitar 2 miliar dolar per ee per transit entah itu keluar ataupun masuk. Kemudian juga Amerika Serikat ee mengatakan bahwa ee dia akan melakukan ee blokade atas hormus tapi belum ada penjelasan dari ee kalangan angkatan laut Amerika Serikat blokadenya seperti
apa. Apakah akan dilakukan oleh kapal, akan dilakukan juga oleh kapal induk ataukah akan dilakukan oleh kapal-kapal yang selama ini ee mengawal kapal induk ataupun juga blokada akan dilakukan oleh em pesawat tempur tempur yang berada di gelandang pesawat tersebut. Ee tapi ini dampaknya sudah sangat besar ee di mana kalau kita perhatikan per hari [berdehem] ini ee 100 tanker itu sudah bermasalah sehingga mereka sangat sulit ee keluar dan otomatis ee ee harga crot oil itu sudah naik 8% ee sudah naik
menjadi 104,24 e per barel dan brand crude oil juga sudah naik 70% dan sudah mencapai 102,209 US Dollar. Ee jadi ini adalah hal-hal yang ee yang mengkuwatirkan dunia. M kemudian juga ee Garda Revolusi Iran mengatakan kami siap menghadapi ee ancaman dari Amerika Serikat dan untuk itu ee saya perhatikan ya Iran ee sudah siap-siap karena ee ancaman dari Amerika Serikat ini tidak jelas akan ditujukan apakah kepada hokumus saja ataukah kepada pelabuhan-pelabuhan ee yang ada di ee provinsi-provinsi Iran. Saya
mencoba mendata di provinsi bagian selatan itu ada ee pelabuhan-pelabuhan ee yang namanya Sahid Sahid Rajai. Kemudian di Provinsi Sistan dan Balukistan itu ada pelabuhan namanya Cabahar. Kemudian di eh Provinsi Busher itu ada pelabuhan namanya Busher Portestan itu ada pelabuhan laut namanya Bandar Imam Khumaini. Tapi setidaknya ini merupakan juga petunjuk bahwa Amerika Serikat akan menyerang ee banyak titik-titik sekaligus. Tadi kita berbicara ee orange provinsi bagian selatan. Kemungkinan besar juga akan diserang
pelabuhan-pelabuhan laut di pesisir bagian utara seperti di Provinsi Gilan itu ada ee ada pelabuhan namanya Astara. Kemudian juga di Provinsi Mazandaran ee dan juga di Provinsi Nusyar dan Guolestan. Ini tampaknya akan menjadi sasaran Amerika Serikat. Apa- Bapak setuju dengan ee statement dari Menl Iran yang mengatakan bahwa Netanyahu ini sengaja menghambat gencatan senjata untuk menghindari sidang kasus korupsi dirinya sendiri atau ee ada alasan lain sebenarnya? Ee memang ee saya perhatikan ini adalah
alasan yang juga dilakukan oleh Donald Trump karena keduanya ingin ee menjadikan urusan domestik itu ee terkerdilkan dan seolah-olah keduanya menang dalam berbagai ee program-program internasional. Karena itu dalam hal ini Iran e karena itu Amerika Serikat dan Israel sangat berkeinginan agar perang ini berlanjut. Karena seperti kita ketahui bersama di kalangan Amerika Serikat sendiri lobi-lobi sangat kuat agar perang ini berlanjut. Misalnya lobi-lobi dari eh American Israel Public Affairs Committee dan juga lobi-lobi
dari eh Military Industrial Complex, yakni industri-industri pertahanan yang sangat diuntuhkan dengan berjalannya perang. Nah, tapi kalau saya melihat juga ee berita-berita dari media massa Israel seperti Haret dan Jerusalem Post itu kelihatan bahwa ee bahwa demonstrasi ini sangat nyata begitu. Dan dan kalau orang Israel itu sedang e sedang demo, saya perhatikan ini sudah lintas partai. Mereka sudah sadar bahwa perang ini sudah terlalu lama dan perang ini sudah menghancurkan mereka. dan Netanyahu dan
juga Donald Trump sangat menyimpan rapat-rapat ee indikator-indikator misalnya wilayah-wilayah mana dari Israel yang sudah hancur lebur, kemudian juga berapa ee prajurit Israel yang wafat, kemudian juga persenjataan-persenjataan mana saja ee ee yang ee yang sudah hancur dan tidak bisa digunakan lagi. Ee yang menjadi hirauan saya adalah perang ini bisa berlanjut kalau basis-basis militer Amerika Serikat di Timur Tengah itu masih ada. Tapi dalam kenyataannya semua basis-basis militer tersebut e sudah
diluluhlantakkan oleh Iran. Bahkan juga pesawat-pesawat yang berparkir di sana pun ee sudah dihancurkan. Jadi kalau begini ceritanya yang terjadi adalah itu adalah perang jarak jauh Amerika Serikat melawan Iran. Mungkin perang ini akan dilakukan lewat ee pesawat tempur, mungkin akan dilakukan lewat e peluru kendali dari kapal selam. Tapi bagaimanapun juga Iran tampaknya sudah siap untuk mengamankan ee ee wilayah-wilayahnya ee dari prospek ee serangan laut ini. Oke, Pak Reza. Tapi ee apakah pernyataan
dari Menl Iran ini yang ee menganggap bahwa Netanyahu ini sengaja memperpanjang konflik ini akan ee mempengaruhi dinamika negosiasi atau justru memperkeruh situasi ini? Ee saya perhatikan Netanyahu itu mampu menekan Donald Trump ya. Karena kita perhatikan, kalau kita simak sama-sama bagaimana penjelasan daripada mantan jenderal-jenderal Amerika Serikat ee seperti mantan e kepala atau joint chief of staff, mantan menteri eh pertahanan, kemudan mantan-mantan kepala staf angkatan darat, kepala staf angkatan
udara itu rata-rata bintang mereka itu 34 dan mereka mengatakan eh Donald Trump ini ee salah sangat salah kalau menjalankan perang. Kemudian pada saat yang sama juga perang ini tidak sah. Perang ini bertentangan dengan prostitusi. Tapi kenyataannya selalu Netanyahu yang menekan Donald Trump untuk ee untuk mendukung mendukung ee mendukung aksi militer dari Israel. Sebagai kita ketahui bersama pada saat serangan ee tanggal 28 Februari lalu, pihak Amerika Serikat kebingungan apakah Amerika Serikat mendukung Israel ataukah
ataukah Amerika Serikat dan Israel sama-sama menyerang ee sama-sama menyerang ee titik-titik di Iran. Jadi ini kelihatan sekali bahwa elit-elit Amerika Serikat sendiri sebenarnya eh sangat terpengaruh oleh eh tekanan dari Netanyahu. Kita perhatikan ee bagaimana statement dari Hexet sebagai Menteri Pertahanan juga sering-sering berganti. Tapi tapi ada yang unik juga bahwa eh Israel menekan Amerika Serikat lewat jalur ini lewat jalur abstein ee di mana semak ee sekiranya Amerika sekiranya Donald Trump e bersi keras untuk tidak
menyerang Iran, maka e file-file abstain itu akan terbuka. E jadi saya perhatikan ee serangan dari media atas Donald Trump juga sangat besar. Dan kita lihat saat ini ee di Amerika Serikat sendiri sudah mulai ada ee aksi-aksi penolakan untuk perang dari kalangan sipil, aksi-aksi penolakan dari tokoh-tokoh Hollywood dan juga aksi-aksi penolakan dari mereka yang ee para veteran perang yang pernah ee yang pernah bertugas di ee di Timur Tengah. Karena bagi mereka perang ini bukanlah perang untuk Amerika Serikat,
tapi perang untuk Israel. Dan ini yang yang menjadikan eh Donald Trump dan e dan eh Donald Trump dan juga Benyamin Netanyahwi itu ngotot bahwa bagi Amerika Serikat dalam hal terjadinya ee dalam hal terjadinya ee diskusi untuk ee pemaksulan ee di ee di Hous dan juga di senat diperkirakan adalah hari Kamis atau Jumat ee minggu ini. Jadi waktu-waktu dari sekarang hingga Kamis dan Jumat itu sangat penting. Karena itu ee wajarlah kalau Amerika Serikat itu sangat sangat berkepentingan untuk ee untuk menyerang Iran dan inilah yang
yang ditakutkan karena serangan itu kita tidak tahu persis apakah serangan-serangan dari Amerika Serikat atas Iran ini konvensional atau bermuatan nuklir. Baik, terakhir Pak Reza ini dengan ee belum dibukanya S Laut Horbus dan ini Amerika dan Iran seperti deadlock ya. Ini dampaknya seperti apa terhadap stabilitas ekonomi global di kawasan Timur Tengah? ee seperti kita ketahui sekarang ada 100 tanker yang sedang tertahan. Kita ketahui juga harga-harga minyak sudah ee sudah menaik. Kemudian juga kita lihat
bahwa di Amerika Serikat harga minyak itu sudah ee sudah 20% lebih tinggi daripada ee daripada ee minggu lalu. Dan ini yang terjadi adalah ee kemungkinan besar ee akan suasana akan semakin tegang karena saya pikirakan umum Serikat itu akan melakukan blokade secara sendirian. Nah, dan pada saat yang sama negara-negara NATO tidak ada yang ingin terlibat ee dalam kasus ini. Dalam kondisi ee Amerika Serikat tercekik di dalam negeri lewat ancaman ee ancaman pemakzulan. Kemudian di luar negeri dia tidak melihat adanya potensi
mendapatkan kawan sampai dengan kawan-kawan Amerika Serikat di NATO di Indo Pasifik tidak ada yang mendukung. Kemungkinan besar ee Donald Trump yang yang mengidap eh eh narsisistik eh personality disorder ini dapat saja melakukan tindakan-tindakan yang tidak kita duga. orang seperti ini hanya ee egonya sangat tinggi dan orang ini dapat saja melakukan melakukan ancaman akan menyerang Iran secara nuklir. Kalau ini sudah terjadi maka kita bisa bayangkan ee Rusia dan Cina kemudian Korea Utara dan negara-negara lain akan sangat
tersentak dan mereka akan berpikir ee bagaimana nuklir ini ee tidak terjadi. Karena kalau serangan nuklir walaupun dalam dalam skala yang kecil itu tetap akan melahirkan nuklir winter yang akan yang akan menghancurkan ee bumi beserta isinya ini. Baik, Pak Reza. Tapi tentunya kita masih berharap adanya peluang untuk diplomasi ke depannya. Terima kasih Pak Reza atas waktunya bersama
Komentar