Hiburan
Beranda / Hiburan / Rahasia Valen Diketahui! Dewi Perssik Spill Chat Bersama Cantika Davinca Di Hadapan Mila Langsung

Rahasia Valen Diketahui! Dewi Perssik Spill Chat Bersama Cantika Davinca Di Hadapan Mila Langsung

Milmil, iya Kak Wika, sudah siapkan aku siapa? Aku siap banget kali ini. Udah, kali ini ada cowok udah ganteng. Oh, ganteng. Terus lebih manis lagi. Dari siapa? Lila tuh pengen ini balas dendam. Dia enggak terima tadi. Pokoknya ini ganteng banget. Ganteng banget. Suaranya bagus. Suaranya bagus. Penasaran namanyain. Hm. Langsung aja ya. Langsung aja masukin. Ini dia Putra.

Oh, jadi ini Mila. Iya, Kak Wika. Oke. Manis kan? Manis. Jadi manisan mana sama yang itu? Arep nyanyi opo? Mau nyanyi derita. Cukup lama cinta kita bina cukup lama. Cukup sudah perjuangan kita cukup sudah.

Umur berapa kamu? Umur tahun ini jalan 16. Oh, 16 tahun. Biasa manggung ke mana aja? Kalau manggungnya udah ini mak keliling Jawa Timur ke luar pulau juga pernah. Ke Jakarta juga pernah. Emang berapa kalau sekali nyanyi ngajakin kamu? Kalau sekali nyanyi biasanya Rp500.000 kalau di daerah Gik dan sekitarnya. Enggak lama kok, Mami. Biasanya 3 jam, 2 jam itu udah pindah ke lokasi lagi. Oh, ikut orkes. Iya, orkes. Oh, berarti di berarti ya udah sama orkes itu ya kalau Rp500.000 itu ada dipotong enggak? Enggak. Buat orkesnya 500 bersih ke kamu.

Coba ada bukti enggak sih ee kalau dia suka manggung? Ada punya Mil. Aku punya. Oh, Milah punya. Aku bisa punya. Kamu biasanya nyanyi di panggung-panggung gitu kan sama aku siapa? Ben Cantika Dafinka. Oh, iya. Sama Cantika. Cantika itu yang mantannya itu, enggak ngedip ya. Oh kamu udah lama kenal sama Kak Cantika Davinka. Eh belum sih ada 2 tahunan ini mungkin misalnya kalau project kan selalu badan Kak Cantika. Enggak pernah cerita apa sih sama Kak Cantika? Enggak pernah cerita apa-apa juga. Jangan perengat-permer Valen. Len, Valen. Gimana, Len? Valen kayak ada yang disembunyiin lu. Takut apa sih, Len? Ayo dong. Iya. Coba sini. Coba sih. Ayo Valen. Jangan enggak usah panik. Enggak apa-apa. Enggak panik gua kok. Oh, Valen dulu sama Cantika berapa lama sih? Apanya, Ma? Ya berhubungan enggak? Kita cuma teman. Iya, Mas. Iya, teman dekat. Teman dekat kan. Sama kayak kamu sama Bila sekarang kan. Sampai sekarang juga masih berteman kok. Sampai sekarang niilah sampai sekarang masih dekat cuma tua teman teman dekat enggak enggak teman biasa tapi masih komunitas mana tahu ya mungkin nanya-nanya kabar kabar-kabar kemarin ngomong sama waktu itu ngomong di mami ya dia ngomong kan kan ketemu sama mami kan dia bilang katanya dekat kok enggak enggak mi kan awalnya sama Mila dari teman juga cerita aku juga sering ccetan juga katanya.

Iya beneran. Asli enggak gimana kayak gitu kan kamu tahu kan aku datangin dia Cantika dia bilang masih dekat gitu. Ayo jangan bohong. Astaga sumpah enggak enggak itu kata putra juga kata putra benar sering cerita-cerita juga emangnya enggak mau ngakuin. Enggak enggak enggak pernah sumpah. Udah enggak pernah lagi. Udah tapi ccetan ccetan. Iya. Iya, tapi kan udah Oh, asalamualaikum warahmatullahi bilang. Oh, gitu. Ya udah, ya. Waalaikumsalam. Udah, Mil. Wah, parah, Mil. Jadi itu udah lama lama. Kamu bilang sama aku pernah bulan kemarin kok gimana gimana nanyanya chatnya? Gimana emang? Ya enggak, jangan lemah-lemah. Apa kabar gitu aja? Kok kamu duluan yang nge-chat? Enggak tahu. Iseng ngaya sih. Kenapa? Kangen enggak nanya kabar aja. Oh, gitu. Ayo lanjut yuk perang. Ayo. Seru nih. Udahlah. Udah udah lanjut lanjut. Ih, langsung matanya ngeliriknya gitu. Si Mila ya infonya ya, Putra.

Ratusan Masyarakat Lampung Menolak Safari Politik Jokowi, Menyorot Kasus Ijazah Palsu

Suara hidung itu bagiku sebenarnya enggak masalah kalau untuk mempermanis ya. Tapi kalau dari awal full dari awal sampai akhir semua pakai teknik ee ngidung untuk dikompetisi bagi saya kayak kurang adil gitu. Saya berusaha mencoba untuk adil kepada peserta-peserta yang lain. Mohon maaf dari saya no buat kamu. Terima kasih, Bu Ma. Solusinya adalah kamu harus belajar lagi. Belajar lagi dari diafragma kamu bagai terutama artikulasi. A i u e o-nya itu membantu kamu untuk tidak dihidung nyanyinya. Nah, jadi ee aku masih penasaran sih sama kamu sebenarnya. Jadi, aku kasih kesempatan buat kamu aku ye. Terima kasih, Mami Dewi. Oke. Aku sih suka lihat semangat kamu ya. Kamu kelihatan banget menghargai e audisi ini gitu dengan kesiapan kamu, dengan senyum yang kamu bawa. Belajar lagi ya, sayang. Aku pengen lihat kamu lagi. Jadi aku masih kasih kesempatan buat kamu. Aku ya. Ye. Terima kasih ya. Tes tes tes. Terima kasih. Terima kasih, Mami Dewi.

Halo teman-teman, aku Putra Angkasa mau ngucapin terima kasih. Alhamdulillah aku akhirnya mendapatkan golden tiket aku persembahkan untuk orang tua aku dan semuanya orang yang sudah mendukung aku. Terima kasih. Oke, terima kasih. Nanti kita cerita lagi ya belakang ya. Terus tapi gimana? Ada cerita lain enggak? Iya, besok lagi ya. Udah enggak usah ngomongin apa sih? Ngomongin aja. Biarin aja udah. Eh, ngapain, Len? Biarin aja ini ujian katanya masih sering cacat masih wah bahaya ini. Tapi dia masih ada rasa enggak? Kayaknya masih ada kayaknya ya. Kayaknya masih ada. Heeh. Yeah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *