Nasional
Beranda / Nasional / Pasar di Area Jakarta Akan Mengolah Sampahnya Sendiri, Ditargetkan Mengurangi Berat Bantargebang Mencapai 500 Ton

Pasar di Area Jakarta Akan Mengolah Sampahnya Sendiri, Ditargetkan Mengurangi Berat Bantargebang Mencapai 500 Ton

Pasar di Jakarta wajib pilah sampah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewajibkan seluruh pasar melakukan pemilahan sampah. Targetnya mengurangi hingga 500 ton sampah per hari yang selama ini dikirim ke TPST Bantar Gebang. Kebijakan ini berlaku untuk semua pasar, baik yang dikelola Pasar Jaya maupun non Pasar Jaya. Sampah yang dipilah nantinya akan diolah jadi pupuk organik, baik cair maupun kompos. Langkah ini jadi bagian dari gerakan besar pengelolaan sampah dari sumber. Harapannya volume sampah Jakarta bisa

berkurang signifikan dan lebih ramah lingkungan. Pemerintah DKI Jakarta melalui Pasar Jaya akan bekerja sama dengan masyarakat yang mempunyai konsen untuk penanganan sampah, terutama sampah organik dan anorganik. Seperti kita ketahui di tempat ini kurang lebih setiap hari 5 ton. 5 ton nanti bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk menghasilkan output yang akan bermanfaat bagi pertamanan dan juga yang lainnya dan juga dengan pupuk Indonesia. Dan saya meyakini kalau program ini bisa dijalankan, maka ini akan sangat

bermanfaat baik untuk mengurangi beban pengiriman sampah dari pasar ke Badar Gebang. Seperti diketahui dari pasar-pasar yang dikelola oleh Pasar Jaya ada 153 pasar kurang lebih 500 ton yang selama ini dikirim ke Bandar Gebang. Maka dengan penanganan ini kami mengharapkan betul-betul akan berkurang secara signifikan. Bukan hanya di pelaku di pasar, nanti di HOREKA yaitu hotel, restoran, dan kafe. kami juga akan memperlakukan yang sama karena mereka size-nya juga cukup besar dari rumah tangga dan kalau itu bisa dijalankan

gerakan untuk pemilihan sampah sesuai dengan instruksi Gubernur nomor 5 tahun 2026 mudah-mudahan akan berjalan dengan baik dan akan bisa mengatasi persoalan sampah yang akan membawa manfaat bagi lebih green karena bisa sebagai fertilizer dari ee yang organik ya. Seperti yang tadi kita lihat bersama akan ada dua, yang satu berupa cairan, yang satu berupa komposit. Nanti akan bisa jadi pupuk organik. Download Tribun X sekarang menghadirkan lokal menjadi Indonesia. Yeah.

 

Sesuatu 55 Kali Teror Api di Rumah Masyarakat Sleman, Tim Ahli UGM Langusung Cek Cari Titik Terang

Komentar

  1. akew77 berkata:

    Banyak Banyakin Berita Begini Seru Sekali Soalnya

  2. Hasan berkata:

    Bau sampah Begin begin uwuu jakarta mending diam aja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *