Perhatian kami berikutnya tertuju pada salah satu perempuan adat Malin dari Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moywen yang melaporkan Ketua LBH Papua Morauke ke Polda Metro Jaya atas pembuatan hingga pemutaran film dokumentar pesta babi. Didampingi kuasa hukumnya, Yasinta melaporkan Ketua LBH Marauke atas dugaan penyalahgunaan data pribadi. Pelapor mengaku ada penampilan dirinya dalam film itu tanpa izin maupun pembicaraan dari pihak film. Yasin tak berharap tayangan film Pesta Babi Garapan Dandi Laksono dan Sipri Pajudale ini
dihentikan. Nah, di situ ada wajah saya. Ah, di situ saya lihat sendiri, saya saksikan sendiri. Kenapa wajah saya ditampil di depan banyak orang tanpa izin dari saya? Mereka putar film pesta babi itu di mana-mana. Saya sakit hati, saya kecewa sekali tanpa izin dan saya tanpa pembicaraan. Dihentikan mulai dari hari ini dihentikan. Seandainya ada yang putar film itu, tolong proses. Sutradara film dokumenter pesta babi dan diwilaksono merespons laporan yang disampaikan Yasinta ke Mapolda Metro Jaya. Pendiri Watch Dog dokumentary ini
mengaku menghormati langk Yasinta. dengan hati-hati di dalam lewat keterangan tertulis kepada Kompas TV, Dandi menyampaikan waktu tanah wilayahnya diambil tanpa izin, mereka tak datang menjemput dan mengantarkannya ke Jakarta untuk lapor polisi. Yang datang adalah anak-anak adat yang jadi pengacara probono karena solidaritas dan ingin ikut melindungi tanah moyangnya. Kami menghormati pilihan Mamaya Sinta sebagaimana kami menghormati hak setiap orang untuk tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi di Papua.
Di lain pihak, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Doni Pramono mengatakan, penayangan film Pesta Babi merupakan bagian dari hak kebebasan berpendapat dan berekspresi yang harus dihormati. Namun, setiap produk informasi harus memiliki tanggung jawab moral agar tidak membangun stigma kebencian. Kami tidak anti kritik, tetapi kritik juga dibangun di atas data keseimbangan, dan fakta lapangan. Jangan terjebak pada polemik artistik film. Fokus pada dampak sosial dan narasi yang dibangun dari film
tersebut. sehingga pentingnya objektivitas dan keseimbangan informasi dalam menyikapi hal ini. karena banyak narasi kebohongan yang disampaikan

Komentar