Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Membohongi Calon Jemaah, Bos Hanania Travel jadi Tersangka Utama Indonesia

Membohongi Calon Jemaah, Bos Hanania Travel jadi Tersangka Utama Indonesia

Dulu ke informasi lainnya, Jose ada Polda Metro Jaya yang resmi menahan direktur utama PT Kazana Tama Internasional atau Hanania Grup inisialnya adalah ASF. di mana penahanan ini terkait dengan dugaan penipuan dan penggelapan perjalanan umrah yang merugikan ratusan jemaah hingga miliaran rupiah. Jadi informasi pemirsa, dalam satu laporan yang tengah ditangani pihak kepolisian tercatat sebanyak 128 korban gagal diberangkatkan ke tanah suci dan total kerugian dari laporan tersebut ditaksir mencapai Rp1,1 miliar. Lebih

lanjut, Kabit Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan bahwa kasus yang dilaporkan oleh korban berinisial JSP ini telah naik ke tahap penyidikan. Sejauh ini polisi telah memeriksa 33 orang saksi baik dari pihak pelapor maupun para korban dan ASF ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Mei lalu dan langsung dijebloskan ke rumah tahanan Polda Metro Jaya. Jadi informasi pemirsa, modus yang digunakan adalah menjanjikan keberangkatan setelah korban melunasi biaya paket umrah. Namun jadwal

tersebut tidak pernah terealisasi dan atas perbuatannya tersangka di jerat pasal penipuan, penggelapan, serta tindak pidana pencucian uang. Untuk lebih lengkapnya pemirsa, kita simak keterangan daripada korban jemaah yang harusnya berangkat berikut ini. 17 Juni keberangkatan ini sudah dekat tapi minta dilunasin secepatnya bulan kemarin. Sudah lunas? Lunaslah tiga orang. Orang tua saya sama saya. Total berapa tuh, Kak? Hampir 100. 100. Iya. Tiga orang. Tiga orang ya. kita kita bikin laporan LB ke

Saudara ee Ahmad Syah Farhan ya ee selaku Direktur Utama PT Hanania ya. Perusahaannya tuh travel apalah gitu internasional. Karena memang ee kita jemaah merasa ada yang janggal atas proses pemberangkat atau umrah yang memang harusnya sudah terjadi gitu ya. Karena rata-rata teman-teman sudah lunas tapi prosesnya masih enggak jelaslah gitu. Tadi ada mediasi memang di kantornya Hania eh Kokas atas kesepakatan jemaah akhirnya kita bawa dia ke sini diskusi tidak solusinya kita buat LP. Tentunya kita prihatin dan juga

mengharapkan pihak kepolisian segera mendalaminya Valeri karena ini bukan pertama kali ya bagaimana selalu berulang setiap kali. Jelajahi cara baru mendapatkan informasi. Download Metro TV Extend sekarang. Yeah.

Menkeu Purbaya Memastikan APBN Yang Sangat Aman Saat Rupiah Turun Tidak Jelas

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *