Pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dan proses hukum yang saat ini berjalan menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap masalah yang terjadi. Pemerintah memiliki keberanian untuk melakukan evaluasi, memperbaiki kelemahan, dan membenahi tata kelola program agar semakin baik ke depan.
Presiden memastikan bahwa program makan bergizi gratis tetap dilanjutkan karena program ini menyangkut kebutuhan dasar rakyat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan. Kita tidak boleh berhenti hanya karena ada masalah, tetapi justru harus belajar dari masalah itu, memperbaiki sistemnya, dan memastikan manfaat program tetap sampai kepada masyarakat.
Kantor Staf Presiden telah melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi untuk melihat langsung pelaksanaan program di lapangan. Dari sidak tersebut, KSP menemukan adanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah berjalan sesuai standar, mulai dari kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, keamanan pangan, ketepatan distribusi, hingga pelayanan kepada penerima manfaat. SPPG yang sudah sesuai standar ini dapat dijadikan percontohan agar praktik baik di lapangan bisa direplikasi di daerah lain dengan tetap menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Saat ini, pelaksanaan program sudah mulai diperbaiki dengan tata kelola yang lebih bersih, transparan, terukur, dan diawasi secara ketat. KSP juga mendorong dibukanya ruang pengawasan partisipatif dari masyarakat agar publik dapat ikut mengawal pelaksanaan program, menyampaikan masukan, dan melaporkan apabila menemukan penyimpangan di lapangan.
Pengawasan ini penting karena program makan bergizi gratis tidak boleh hanya diukur dari jumlah atau kuantitas penerima manfaat, tetapi harus mengedepankan kualitas, ketepatan sasaran, keamanan pangan, dan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, kelompok rentan, serta masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.
Kantor Staf Presiden akan terus mengawal proses pembenahan BGN agar perbaikan yang dilakukan benar-benar menyentuh sistem, mulai dari pengawasan anggaran, kualitas makanan, keamanan pangan, rantai distribusi, hingga mekanisme pengaduan publik. KSP hadir sebagai pengendali program, pengawal pembenahan, penghubung lintas lembaga, dan penjaga agar program prioritas Presiden tetap berpihak kepada rakyat. Yang paling penting, program ini harus dirasakan langsung oleh masyarakat, dijalankan dengan tata kelola yang baik, mengedepankan kualitas, tepat sasaran, dan bersih dari penyimpangan.
Kita jadikan setiap koreksi sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat sistem, dan mempertanggungjawabkan setiap rupiah uang rakyat yang digunakan dalam program makan bergizi gratis untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Komentar