JAKARTA — Bencana kenaikan permukaan air laut global mengintai wilayah pesisir lebih cepat dari estimasi semula. Hasil studi ilmiah terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications mengungkapkan bahwa Gletser Thwaites—salah satu gletser terbesar di Antartika Barat yang dijuluki “Gletser Kiamat”—mencair dengan laju ganda akibat intrusi air laut hangat di bawah lapisan es.
Laporan dari Koran Jakarta mencatat bahwa fenomena mekanis tidal pumping (pemompaan pasang surut) memungkinkan air laut bersuhu tinggi meresap hingga beberapa kilometer di bawah daratan es, memicu intrusi yang mempercepat laju lelehan es menuju lautan.
Hasil Temuan Riset dan Proyeksi Kenaikan Air Laut
1. Kenaikan Permukaan Laut Hingga Dua Kali Lipat pada 2100
Studi yang dipimpin oleh ilmuwan dari University of California, Los Angeles (UCLA) memperkirakan pencairan Gletser Thwaites saja berpotensi menyumbang kenaikan permukaan laut global hingga 30 milimeter (1,2 inci) pada akhir abad ini. Angka ini dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan proyeksi konvensional sebelumnya yang memperkirakan kontribusi sebesar 15 milimeter.
2. Risiko Pelepasan dari Punggung Bawah Laut Mouginot
Simulasi model menunjukkan adanya peluang sebesar 60 persen bahwa Gletser Thwaites akan kehilangan kontak dengan Punggung Mouginot—struktur penghalang alami di dasar laut—pada tahun 2100, atau bahkan berpotensi terjadi sejak akhir 2030-an. Lepasnya kontak ini akan melipatgandakan kecepatan pergeseran es menuju Samudra Selatan.
“Intrusi air hangat akibat dinamika pasang surut yang menjangkau bagian bawah gletser mempercepat ketidakstabilan struktur es. Tanpa intervensi penekanan emisi global, ancaman banjir pesisir akan terakselerasi pesat,” tegas temuan tim peneliti tersebut.
Ancam Kawasan Pesisir dan Kota-Kota Dataran Rendah
Akibat akumulasi pencairan gletser utama di Antartika dan wilayah Arktik, dampak buruk perubahan iklim akan langsung merembet ke kawasan pemukiman pesisir:
-
Peningkatan Frekuensi Banjir Rob: Negara-negara kepulauan serta kota pesisir berpopulasi padat berisiko mengalami rob dan erosi garis pantai yang kian parah.
-
Ancaman Ekosistem dan Infrastruktur: Kerusakan infrastruktur pelabuhan, pencemaran intrusi air asin ke sumber air bersih, serta hilangnya daratan darurat secara permanen.
Comment