Nasional
Beranda / Nasional / Indonesia Pangkas Komisi Ojol! Driver Sekarang Anggaran 92%, Aplikator Terkena Efek?

Indonesia Pangkas Komisi Ojol! Driver Sekarang Anggaran 92%, Aplikator Terkena Efek?

Kabar besar untuk driver Ojol. Prabowo resmi pangkas potongan aplikasi. Penghasilan kini tembus 92%. Tapi bagaimana nasib Grab dan Gojek? Presiden RI Prabowo Subianto resmi membuat gebrakan besar di sektor transportasi online. Dalam pidatonya, saat peringatan Hari Buru Internasional di Monas, Jakarta, 1 Mei 2026, Prabowo mengumumkan penandatanganan peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi [musik] online. Aturan ini langsung menyasar inti persoalan yang selama ini dikeluhkan

para driver Ojol, pembagian pendapatan. Melalui kebijakan baru ini, pemerintah menetapkan porsi pendapatan untuk perusahaan aplikator hanya sebesar 8%. [musik] Artinya, para driver kini berhak mendapatkan hingga 92% dari pendapatan mereka. Tak hanya soal bagi hasil, Perpres ini juga mewajibkan perusahaan aplikator untuk memberikan perlindungan sosial bagi para mitra pengemudi. Mulai dari jaminan kecelakaan kerja, BPJS kesehatan, [musik] hingga asuransi kesehatan lainnya. Presiden Prabowo menegaskan [musik]

aspek kesehatan dan keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama mengingat tingginya risiko yang dihadapi para driver di lapangan setiap hari. Langkah ini dinilai sebagai upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor digital. Namun, bagaimana tanggapan dari para raksasa aplikator? Dari kubu Grab Indonesia, [musik] CEO Neneng Gunadi menyatakan pihaknya menghormati kebijakan tersebut. Grab juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meski begitu, mereka masih menunggu aturan teknis untuk memahami secara detail dampak kebijakan ini terhadap sistem platform. Neneng menyebut perubahan komisi ini sebagai langkah besar [musik] yang akan mempengaruhi cara kerja marketplace digital secara fundamental. Sementara itu dari pihak Goto, Sio Hans Patuo menegaskan bahwa perusahaannya akan mematuhi aturan pemerintah. Namun, Goto juga tengah melakukan kajian mendalam untuk memahami implikasi serta penyesuaian yang perlu dilakukan. Koordinasi dengan pemerintah dan

berbagai pemangku kepentingan akan terus dilakukan agar kebijakan ini bisa berjalan optimal. Kini sorotan tertuju pada implementasi aturan ini di lapangan. Apakah benar kesejahteraan driver akan meningkat signifikan atau justru akan memicu perubahan besar dalam industri transportasi online? Yang jelas kebijakan ini menjadi salah satu langkah paling signifikan dalam sejarah ekonomi digital Indonesia. Keputusan bisnis terbaik datang dari [musik] data, bukan tebakan. Mudah berlangganan bisnis insight dengan

Kini DSI Resmi Memperhatikan Ekspor Indonesia, Janjikan Devisa Negara Lonjakan Yang Sangat Tinggi

subscribe with Google. Download aplikasi kontan sekarang di App Store atau Play Store.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *