Halo sobat Milenial and JNZ, ketemu lagi di Pof Times di mana kita akan membahas isu yang sedang ramai diperbincangkan dari sudut pandang editorial IDN times bersama pemimpin redaksi Mbak Uni Lubis. Dan hari ini Mbak Uni bertepatan di tanggal 8 Juni 2026. Ini merupakan hari ulang tahun IDN dan juga IDN times ke-12.
Iya, ulang tahun ke-12 itu namanya remaja ya. Remaja. Masih SMP remaja. Jadi sebenarnya dibandingkan dengan banyak media mainstream yang lain, kami ini tergolong masih muda ya, Gilang dan teman-teman semuanya. Tapi saya ingin mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang terdalam terhadap semua dukungan yang sudah diberikan kepada kami dalam 12 tahun terakhir dari berbagai pemangku kepentingan atau stakeholders ya, mulai dari tentu saja masyarakat ya khayak audiens yang menikmati konten-konten kami. Karena ini kan sudah menjadi tidak hanya sekedar media tapi konten platform ya multimedia. Kemudian juga tentu saja dari TIMI kami menyebutnya teman-teman karyawan di IDN ini adalah tim ya semuanya disebutnya timi. Kemudian mitra-mitra yang mendukung sponsor segala macam selama 12 tahun semuanya ya yang membuat ID and Times bisa survive in this economy katanya. kata anak-anak kan indis ekonomi dan narasumber-narasumber yang juga selalu memberikan akses dan informasi informasi kepada ID and Times. Ee ini yang mungkin ingin saya sampaikan mewakili teman-teman di IDN time dan juga di IDN. Karena kenapa bareng? karena memang ID and Times lahirnya bareng ya dan adalah entitas bisnis pertama dalam kelompok kelompok IDN yang sudah beyond media ya, berawal dari IDN time, sekarang sudah ada empat media. Kemudian ada juga ekspansi ke hiburan ke film, ke konser ke Indonesia kreatif ekonomi. Jadi, jadi ini sudah berkembang ada esport Duniaku. Iya. ini sudah berkembang beyond media. Makanya ulang tahun ke-10 waktu itu dari nama grupnya adalah IDN Media kita rebranding menjadi IDN karena sudah beyond mediate. Terima kasih sekali lagi.
Oke, Mbai kita masuk seperti biasa kalau di Cofey Times kita akan membahas dua isu yang ramai di media sosial dan kita bahas secara sudut pandang dari editorial ID and Times. Yang pertama, Mbak, kita akan bahas mengenai Presiden Prabowo yang di sela-sela kunjungan kenegaraan ke Prancis serta dicopotnya Dadan Hindayana dan dua wakil kepalanya yang diikuti dengan penangkapan ketiganya. Ini seperti apa dari poes-nya? Kita yang pertama terlebih dahulu, Mbak.
Ini kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis yang tanggal 26 sampai 28 Mei lalu sampai saat ini masih dibahas di publik, di sosmet masih ramai banget. Yes. Dan sejumlah tokoh juga masih menjadi bahasan. Nah, ini Mbak konteksnya di yang ramai diperbincangkan adalah terlalu banyak ke luar negeri. Nah, dikaitkan dengan hasilnya seperti apa? Dan ternyata belum lama ini barusan juga Mbak ya, Presiden Prabowo diwawancara dengan media Prancis. Nah, ini kalau boleh tahu nih, Mbak, seperti apa, Mbak, tanggapannya dan apa isi dari wawancara tersebut? Oke, biasanya kita emang bahas dua pertanyaan tapi ada bonusnya karena hari ini Presiden Prabowo melantik Kepala Badan Gizi Nasional ya Nani Sudaryati dan dua wakil kepalanya karena memang kan ada tiga pimpinan termasuk kepala badan yaitu Dadan Hindayana yang dicopot Selasa lalu ya. Kemudian besok paginya jam 8 pagi itu sudah dijemput oleh kejaksaan. Memang waktu itu kebetulan juga ID and Times termasuk yang pertama mendapatkan informasi itu sehingga kami yang pertama kali istilahnya tuh breaking news ya bahwa tiga tiga petinggi BGN itu ditangkap oleh kejaksaan karena dugaan korupsi yang luar biasa ya. Jadi angkanya belum belum tuntas semuanya. Tapi informasi sementara yang sudah beredar dan disampaikan oleh humas kejaksaan adalah sehari mereka terima minimal Rp1 miliar. Bayangkan ya miliar sehari. Ee kita enggak sedih. Iya marah. Tapi marah. Marahnya apa? Saya tahu bahwa pendukung pemerintahan, pendukung Presiden Prabowo menggunakan narasi bahwa tuk Presiden buktinya mendengarkan tidak T def mendengarkan kritikan dari masyarakat. Masalahnya adalah kenapa terlambat? Iya. Bayangkan R miliar sehari ya kritik terhadap tata kelola dari BGN itu sudah disampaikan oleh berbagai pihak bahkan bulan-bulan pertama. kita kita bahas tanggal 30 ya, kita bahas kan tanggal 30 April eh ID and Time tuh sudah membuat investigasi indep reporting tentang kejanggalan pengadaan ini kan yang terjadi adalah selain jual beli titik ya juga adalah pengadaan pengadaan yang macam-macam tuh motor apa segala macam ya jadi dan lembaga-lembaga yang lain tuh sudah mengingatkan bayangkan kalau seandainya lebih cepat Presiden Prabowo merespon dan tidak malah memuji-muji Dadan ya. Bahkan sempat di sebuah pidato Dadan itu disebut sebagai patriot. Iya. Ya. Tanda jasa mendapatkan baru satu tahun pertama menjabat sudah mendapatkan bintang ya tanda jasa. Jadi ini banyak pejabat-pejabat di eranya presiden Prabowo ini baru tahun pertama baru baru tahun pertama sudah mendapatkan bintang ya. Ee jadi gampang banget untuk dapat bintang termasuk dadan ini ya. Jadi enggak cukup ya dan seharusnya dan bahkan ketika pidato disentul ya ternyata pada tanggal 3 Juni itu pada saat Dadan hari itu ditangkap dan dua orang justru itu adalah kado terakhir dari Era Dadan yang membuat acara 12.000 lebih. Iya. Ya. Ee ada rundown-nya ya. Dan di situ ada acara motivasi mengundang motivator dari luar negeri yang biasanya dikenal biayanya mahal. Kita belum tahu sampai sekarang berapa bayarnya ya. Kalau itu menggunakan dana APBN harusnya itu disampaikan ya berapa ee karena kan ini dana APBN itu kan dari pajak ya harusnya disampaikan biayanya berapa beredar angka R miliar 50 miliar tapi itu kan enggak pernah disampaikan harusnya itu disampaikan dan ironis sekali ya ironis sekali pada saat justru terungkap ya skandal dugaan korupsi di BGN malah justru dibuat acara gegap gempita luar biasa di di Sentul itu ya 12.000 lebih. Bayangkan. Jadi benar-benar sekali lagi ini menunjukkan tidak ada konsistensi terhadap jargon-jargon efisiensi. Ini kan super ironi. Dan apakah kita mau menyalahkan dadan ya yang berkali-kali dipuji oleh Presiden? Menurut saya kali ini yang harus yang harus bertanggung jawab kenapa inkonsistensi itu terjadi langsung adalah persiden Prabowo. Iya. Karena kalau misalnya Dadan masukin proposal, “Pak, kita mau bikin nih, kita kumpulin nih SPPG, SPPG seluruh Indonesia, mitra mitra kita undang ada yang joget-joget itu yang joget-joget happy yang karena dapat 6 juta yang kita pikir dia suspen ternyata ada di situ ya sehingga jadi kita makin enggak percaya terhadap disiplin apakah akan ditegakkan. Nah, itu itu dari situ saja ya. Jadi, sudah enggak bisa lagi nyalain dadan. Tapi ini acara iya direstui oleh Presiden. Buktinya Presiden datang hadir. Iya ya. Bahkan ngomongin ayamnya dipotong 14 lah segala macam. Seharusnya itu acara adalah memastikan bahwa apa namanya? Semacam evaluasi ya. Evaluasi. Tapi di situ Presiden malah menggunakan kata ee sedih ya. sedih karena orang yang di kepercayaan dipercaya disayang pakai pakai kata disayang karena sedih harus memperhatikan harusnya enggak sedih ya satu harusnya presiden marah marah ya kalau memang presiden benar-benar pro rakyat karena apa itu yang dikorupsi itu adalah uang rakyat ya dan uang rakyat itu hari gini enggak gampang ya untuk situasi ekonomi seperti ini Yang kedua, Presiden atas nama pemerintah seharusnya minta maaf. Hm. Ya, karena program yang dibangga-banggakan ya, prioritas diprioritaskan dan selalu dibangga-bangakan diberikan semuanya pokoknya diprioritaskan apa aja diprioritaskan bahkan sampai ada perpres nomor 46 tahun 2025 yang bisa penunjukan langsung ya penunjukan langsung terhadap pengadaan barang yang dasar untuk program dan itu Perpres dibuat tanggal 30 April ya 2025. Jadi 2 3 bulan sesudah 6 Januari diluncurkannya MBG supaya pengadaan di di BGN dan program-program lainnya itu bisa penunjukan langsung ya. Itu PPRES tuh dibuat terutama untuk MBG gitu ya. Jadi harusnya satu persediaan marah ya, kedua minta maaf ya, ketiga ini pelajaran penting ya. H ini saya ng-etweet nih ee Gilang kita ini udah gitu di hari yang sama juga ada penangkapan dari wakil menteri imigrasi Silmi Karim yang ada 17 orang korupsi juga untuk izin tinggal warga negara asing dan ini sudah terjadi pada saat dia menjabat sebagai Dirjen Imigrasi ya waktu itu masih di eranya Presiden Jokowi. Oh iya. Jadi saya sampai bilang ini kita ini udah enggak bisa percaya lagi sama orang yang kelihatannya bagus terus nanti jadi diprofilkan oleh media. Ini ini introspeksi juga buat kita ya. Jadi cover majalah wawancara hebat sukses apa apa namanya menginovasi kreativitas sebagai CEO waktu itu ya sempat CEO Karakat Steel ya. kita ini udah susah untuk percaya kecuali sama orang yang mungkin serumah sama kita. Yang serumah sama kita aja mungkin kita bisa ketipu juga. Karena tokoh-tokoh ini Wang Sinawang ya kelihatannya keren, inspiring, apa segala macam ya ternyata busuk juga gitu kan. Nah, jadi ini ini semoga ini menjadi pelajaran buat kita semua. Tapi terutama pelajaran bagi pemimpin kita dalam konteks ini sekarang adalah Presiden Prabowo. Jadi kalau selama ini misalnya orang mengkritik mengingatkan, mengkritik mengingatkan, mengkritik mengingatkan, jangan dibilang antek asing. Media antek Soros, jurnalis antek Soros, LSM antek Soros. bahkan sengaja disebarluaskan siapa saja ee apa namanya ee ee apa ee ee organisasi yang mendapatkan dana kalau benar Soros itu kemudian membuat ekonomi kita tahun ‘9798 bermasalah ya karena spekulasi, tapi kan sebelumnya ekonomi Indonesia sudah bermasalah karena praktik KKN ya, korupsi, kolusi, nepotisme ya. Kalau enggak ada reformasi ya itu enggak ada tuh partai-partai yang sekarang termasuk Partai Gerindra loh. Partai Gerra itu kalau saya enggak salah 2008 ya kan. Kalau enggak ada reformasi enggak ada nih partai-partai semua nih. PAN PKS itu semuanya baru berdiri setelah reformasi. Sesudah reformasi orang-orang yang pada saat reformasi itu kayak begini-begini ya termasuk Fahri Hamzah lah segala macam. Termasuk Budiman Sujat Miko menggeruduk gedung DPR ya. Iya semuanya. eh sekarang sesudah bergabung sama perus sama kekuasaan gimana gitu. Jadi, jadi ee ini yang narasi yang dikembangkan selalu ee apa namanya? Terhadap pengkritik. He. Dan jangan lupa di wawancara ini kita sekarang ke wawancara ini ya. Tadi wawancaranya dilakukan ternyata teman-teman wawancara selama itu kan kunjungan dikritisi sampai sekarang termasuk oleh Dinopati Jalal yang ramai ya. kita bahas juga ini yang kita bahas sebetulnya yang di POV times minggu yang lalu ya karena kemudian sekretaris kabinet Tedi Indrawijaya itu menanggapi ya. Nah, tapi rupanya ada wawancara ya ee wawancara eksklusif ya eksklusif Presiden Prabowo Subianto saat di selah-selah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Yes. Tanggal 20 antara 26 sampai 28 Mei. Kunjungan kenegaranya acaranya itu tanggal 28. Tapi dia sudah berangkat sebelumnya kan. Eksklusif. Tapi dengan siapa? Dengan The Atlantic Co. H. Ini adalah situs digital berbasis di Prancis kalau saya tidak salah itu mulai tahun berdiri kalau enggak salah 2011-an. Tetapi pada bulan Desember 2025, kepemilikan mayoritasnya diakuisisi oleh Lucian Deui. The PUI manggilnya gimana ngomongnya? Saya enggak enggak bisa bahasa Prancis ya soalnya belum belum ini nih belum mulai belum mulai meskipun bagian saya belum belum dapat yang kurikulum bahasa Prancis ya. Jadi, jadi ini media dimiliki mayoritas oleh Lucian Depui. Oke, ya. Siapa dia? Dia adalah sosok konsultan komunikasi asal Rumania yang sudah belasan tahun membantu terutama di saat Pilpres. Dan itu dimulai dari era Presiden Jokowi dilanjutkan dengan era Presiden Prabowo. Saya ini ketemu beberapa kali dengan Lucian ya di sela-sela ee apa namanya ee bagaimana dia berinteraksi dengan Presiden Prabowo di sela-sela sidang majelis umum PBB yang ke-80 di New York tanggal 22-23 September tahun lalu. Kemudian juga bertemu lagi di World Economic Forum di Davos ya. Eh waktu itu kan presiden pidato tanggal 22 Januari ya. Ter ngobrol sama Lucian dan bahkan Lucian tuh cerita sama saya bahwa dia misalnya yang mengatur pertemuan presiden dengan beberapa orang termasuk dia sebut Zineden Zidan. emang waktu itu kelihatan ya teman-teman di di acara Daos itu kan Zinidin Zidan ketemu sama Presiden Prabowo kalau enggak salah ngajak anaknya juga Zidan ya. Nah itu jadi memang ee kita sudah mendapatkan informasi bahwa LAN ini perannya besar dalam mengatur ee dalam memberikan atau bahkan mengeksekusi konsultasi apa ee eh marketing ya digital marketing untuk political digital marketing ya. dan informasi-informasi yang beredar di sejumlah media luar negeri termasuk di media di Rumania. Dia orang Rumania tapi dia enggak terlalu ngetop katanya kalau di Rumania ini dia sudah berpengalaman di lebih 40 negara. Nah, jadi Presiden diwawancara eksklusif oleh media yang dimiliki oleh Lucian yang notab itu adalah konsultan termasuk konsultan pemasaran digital pemasaran politik digitalnya Presiden Prabowo saat kampanye Presiden 2024 dan perannya berlangsung sampai sekarang ya. ada ada media juga yang memuat bahwa dia juga membantu bagaimana mengkampanyekan atau memasarkan apa namanya ee kinerja dan kebutuhan dari danantara Indonesia sovereign well fund ee dalam upayanya untuk menarik kerja sama-kerja sama dengan pihak luar negeri ya. Nah, jadi ini yang menariknya sebenarnya itu ya. Kalau dari segi isinya, isinya enggak terlalu banyak yang baru. Oke. Tapi ini menarik tadi saya lupa. Jadi ini dilakukan ya sesudah kalau teman-teman ingat minggu-minggu yang lalu dan sampai minggu ini itu media-media asing itu membuat artikel-artikel yang sangat kritis oke terhadap kinerja dari pemerintahan Presiden Prabowo ya. Betul. Jadi di antara minggu-minggu kemarin, Pak, ya. Jadi kan sudah muncul duluan tuh di ekonomis ya misalnya di ekonomis itu mengatakan bahwa Presiden Prabowo itu boros ya cenderung untuk otoriter ya. Jadi pemborosan anggaran dan defisit, kemudian potensi otoritarianisme itu yang di ee yang yang ee pemborosan itu dilihat dari kebijakan belanja yang terlalu agresif termasuk MBG, koperasi Desa Merah Putih terus nanti apalah gitu ya yang dianggap bisa mengganggu disiplin fiskal. Lalu juga potensi otoritarianisme ya dinilai mulai memusatkan kekuasaan dan memperluas peran militer di ranah sipil ya. Juga di ekonomis tuh menyoroti pembentukan dan antara sumber daya Indonesia yang perusahaan yang akan fungsinya adalah monopsoni ya. Jadi semua ekspor dari barang ee apa namanya? tambang satu pintu dan perkebunan terutama dalam hidu ya. Meskipun yang tadinya 100% belakangan karena banyak protes saya rasa yang datang dari para investor dan segala macam dibuka kemungkinan bahwa itu jadi ee jadi 50% ya. Ini menunjukkan bahwa pembuatan keputusan itu tidak didasarkan kepada sesuatu informasi yang benar-benar sudah lengkap. Ya, memang ini dibuat untuk me apa namanya menghentikan proses transfer under invoicing, transfer pricing dan segala macam ya. Ee tujuannya bagus dan sebetulnya kalau ngelihat kita di POV Times tuh ngelihatnya sebetulnya gini, kalau seandainya ada pun ya lebih bagus dikelola oleh Danantara daripada oleh birokrasi gitu ya. Karena mudah-mudahan kalau dikelola oleh Danantara itu jadinya lebih profesional dalam arti CEO-nya kan ditunjuk juga orang Australia. Karena ternyata enggak gampang ngurus perusahaan seperti ini. Di Indonesia ini cuma ada sekitar 2000-an trader. Jadi harus ada dikelola oleh trader-trader yang punya network internasional yang yang bagus. Tapi itu pun masih kontroversial ya. Nah, kemudian juga Bloomberg beberapa kali mengeluarkan apa namanya? artikel yang mengkritisi sebenarnya semuanya media-media luar itu hampir mirip-mirip dah ya. nuansanya tuh sama konsern terhadap yang seperti yang diungkapkan oleh oleh di ekonomis sumber di ekonomis enggak pakai sumber karena memang koran itu selalu enggak enggak memunculkan nama nama jurnalis dan juga narasumbernya. Jadi bentuknya itu semacam analisis ya. Tapi misalnya Bloomberg ya ada yang diwawancara. Kemudian straight times. Straight times itu bahkan kemarin baru saja membuat artikel ya eh sel Indonesia yang intinya menceritakan bagaimana aliran dana keluar Indonesia itu sangat drastis ya. Dan itu juga ditunjukkan dengan semakin melemahnya rupiah ya. Hari ini nilai tukar rupiah terhadap dolar juga apa namanya melemah dan indeks harga saham gabungan kita melemahnya itu juga yang terburuk lah ya. He. Ee di kawasan. Jadi apa yang disampaikan? Nah, ini makin membuat jadi ke luar negeri ke sana ke sana ke sana lebih dari 50 kali terus ada hasilnya ya. Tapi masyarakat tuh bertanya ini masalahnya dua indikator ekonomi yang penting yaitu nilai tukar rupiah terhadap dolar dan juga IHSG yang menggambarkan trust terhadap pengeluaran ekonomi, tras terhadap pemerintah dari perspektif ekonomi dan investasi dari luar yang yang kita harapkan untuk bisa mendukung pertumbuhan ekonomi 8% seperti yang di yang di apa dijanjikan oleh Presiden itu belum terjadi sampai sekarang gitu ya. Ee tadi pagi tuh ada pejabat ya yang WhatsApp ke saya ini apa namanya? Ee Gilang dan teman-teman ini ee devisa itu sudah di level 144,9 miliar dolar. Jadi saya tanya ini amannya untuk berapa? Dia menjawabnya ya pokoknya ini situasinya berat. ini pejabat di lingkungan ekonomi ya. Nah, jadi begitu kira-kira strategi yang dilakukan oleh tim komunikasinya Presiden Prabowo untuk merespons pemberitaan-pemberitaan di media asing dengan wawancara wawancara di media punyanya Lucian di mana background sebelumnya di mana juga kami mendengar bahwa sebetulnya Presiden Prabowo sudah mengirimkan artikel opini opinion untuk semacam hak jawab kepada di ekonomis ya. Tapi ee belum dimuat ya dan pastilah Lucian ini punya punya peran ee karena dia memang terutama untuk yang urusan internasional. Nah, sekarang kalau dari segi isinya tadi saya katakan enggak terlalu banyak yang baru ya, tapi mungkin yang ingin buat kita ya, apalagi kita sering banget ngedengar pidatonya presiden ini kan di mana pun ya. Jadi cuman mungkin yang mau yang e saya highlight adalah soal pertanyaan dari yang wawancara ini namanya Jang Sebastian Verju. Mudah-mudahan benar ya. Eh dia adalah salah satu pendiri dari The Atlantic eh The Atlantico ini eh dia direktur pemberitaan. dia ditanya soal gelombang protes ya sejak Presiden menjabat kan dilanda gelombang protes Agustus ini maksudnya tahun lalu ya oleh mahasiswa serikat pekerja masyarakat sipil kemudian parlemen memperluas peran militer dalam kehidupan sipil ini tentang undang-undang TNI pasti peringkat kebebasan PES menurun organisasi seperti Carnegi Endomen bicara tentang kemunduran demokrasi ini adalah tuduhan serius bagaimana tanggapan Bapak terhadap tuduhan-tuduhan ini bukan bukan secara prosedural tapi secara substansi. Dia presiden menjawab, “Ya, saya percaya pada demokrasi. Demokrasi itu tidak sempurna, tapi itu adalah sistem terbaik di antara semua alternatif yang tersedia. Itulah mengapa saya mengikuti proses demokrasi.” Saya mencalonkan diri sebagai presiden bukan sekali, bukan dua kali, tapi lima kali sejak 2004, 2009, 2014, 2019 dan baru menang pada 2024. rakyat mengharapkan hasil dan mereka menginginkannya dengan cepat. Itulah mengapa saya meminta polisi dan angkatan bersenjata untuk membantu memberikan hasil itu. Membangun kembali Sumatera setelah banjir, membangun jembatan dan memastikan ketahanan pangan. Saya menerima keterlibatan dengan media. Saya mungkin Presiden Indonesia pertama yang duduk untuk wawancara tanpa naskah selama 4 jam dan itu bukan sekali tapi dua kali. Beberapa kesalahan telah dibuat saya percaya oleh individu-individu yang tidak sejalan dengan saya. dan kesalahan-kesalahan itu telah berkontribusi membentuk persepsi yang tidak adil tentang Indonesia di bawah kepemimpinan saya. Ini adalah tantangan yang harus saya jadi kayak MBG itu pasti adalah bagian dari kesalahan ya ee sebelumnya yang Wamenaker ya belum 1 tahun Wamenaker Ebenezer juga juga ditangkap ya itu ada kesalahan. Tapi maksudnya gini hari ini pelantikan Nani Deang dan juga pelantikan dari Sayid Iqbal ya. ee pimpinan organisasi buruh, dia akan menjadi penasehat khusus presiden bidang ketenagakerjaan. Berarti dengan adanya Said Iqbal menjadi penasihat khusus, Prabowo itu punya 10 penasehat. Oke. Jadi kabinetnya 109. He. Terus ada badan-badan termasuk badan baru ya. Kemudian ada utusan-utusan khusus presiden, ada Dewan Ekonomi Nasional untuk ekonomi ya, ada ee sekarang ada 10 penasehat kurang banyak apa kurang banyak apa orang di sekitar Prabowo. Tapi apa yang terjadi sekarang? Rakyat melihat. Iya. Ya. Tadi kita ngomong soal apa namanya? soal trust terhadap pengelolaan ekonomi ya dan juga trust terhadap pengelolaan ekonomi itu kalau menurut media asing itu juga dilihat tidak hanya dari aspek ekonomi tapi juga dari aspek tadi itu militer kemudian mengarah ke otoritarian ya ee kemudian komunikasi ya di wawancara itu dan di beberapa wawancara presiden itu mengakui bahwa soal soal komunikasi itu dia masih harus perbaiki ya. Dia mengatakan misalnya soal ada pertanyaan soal Danantara, MBG, sekolah gratis ya ee media keuangan internasional skeptis. Prabowo Subianto mengatakan, “Saya harus mengakui bahwa kami seharusnya dapat mengkomunikasikan lebih baik tentang apa yang kami lakukan di Indonesia, transformasi yang kami lakukan saat ini dengan danan tara bla bla bla.” Iya. Tadi kembali yang ngurusin komunikasi aja banyak dengan sebanyak itu, Mbak ya? Ya. Iya. Bahkan ada kita bahas di sini daur ulang orang yang sudah diberhentikan diganti sebagai kepala bakom, ditarik lagi sebagai penasehat. I plus banyak-banyak lagiah ada podcast lah yang pro selalu pro pemerintah ya ee podcast yang berkaitan dengan apa namanya e akun-akun media sosial yang berkaitan dengan sosok-sosok yang ada di pemerintahan termasuk sesaptid itu banyak banget ya. Jadi ada banyak orang banyak penasehat, utusan khusus. Netizen tuh mengomentari berita kita soal pelantikan Sayid Iqbal dengan wah ada 10 orang masanya didengar enggak penasehat ini kan iya musinya menasehati memberikan input dan didengar ya dalam konteks MBG yang tadi membuat banyak orang marah termasuk kita karena seharusnya kalau itu bisa dicegah ya bisa dideteksi dan itu kan sebenarnya praktiknya tuh itu praktk yang primitif ya. Jual beli izin sama pengadaan tuh kan praktik yang primitif, praktik korupsi yang primitif. Harusnya itu bulan-bulan pertama sudah langsung ketahuan. H tapi itu harus menunggu dari 6 Januari sampai tanggal 2 atau 3 Juni 2026. Berapa lama tuh? Iya. 6 Januari kan 2025 itu kan berarti 1 tahun ya? Heeh. 1 seteng tahun. 1 tahun. Iya. Gila dan makan duit R miliar per hari dibelain dibilang patriot. Dapat tanda jasa lagi. Dapat tanda dan Presiden percaya sampai last minute. Iya. ya bahkan mengkritisi mengatakan bahwa orang yang mengkritik tata kelola MBG itu orang yang ingin MBG dihentikan dan orang yang benci kepada dia kepada ini. Ini harusnya Presiden Prabowo harusnya mudah-mudahan belajar ya. Dan jangan lupa tadi kan lima kali berusaha, satu kali berhasil. Yang empat kali yang berusaha enggak berhasil, artinya di posisi oposisi kerjanya kerjanya Pak Prabo tuh mengkritik pemerintahan. Jejak digitalnya ada. Iya. Ya. Ya. Jadi wajar-wajar aja kalau ada orang yang di luar pemerintahan apalagi pembayar pajak ya itu kemudian mengkritisi apalagi sudah terbukti nih kasus MBG ya. Nah, agak kepanjangan gua ngomongnya soal ini ya. Tapi ya itu gemes gemes kita semuanya mewakili idea and times itu menangkap suasana kebatinan dari pembaca kami yang memberikan komentar di konten-konten kita. He. Coba lihat di dan sebetulnya tidak hanya di konten ID and Times ya, di konten yang di di media-media yang lain ya ketika dadan itu ditangkap ya ee nah itu yang yang apa namanya yang mudah-mudahan ini menjadi kayak semacam apa ya strong reminder. Iya ya. Dan wawancara tadi juga bisa dibaca selengkapnya ya teman-teman di ID and Time. Jadi saya tadi cuma ngighlight dua kita memuat I ee full ya e apa namanya full ee semua wawancara senang pakai bahasa Indonesia kok ya. Iya iya kita terjemahin ke bahasa Indonesia wawancara dalam bahasa Prancis kita belum dapat kurikulum berbahasa Prancis atok udah ketuaan jadi pakai bahasa Indonesia aja ya. Oke. Nah, Mbak Uni ini masih soal MBG lagi ya. Ini kan sesudah dicopot Dadan dan dua wakilnya ini lalu digantikan secara perusahaannya cepat, Mbak. Nah, ini apakah penggantian ini bakal membuat MBG ke depannya makin baik gitu, Mbak? Nah, POV Time sendiri seperti apa? Ya, ee gini, sesudah sesudah diganti ya ee kemudian Nani Deang ya panggil itu kan teman saya jurnalis. Jurnalis betul. kenalan pada saat kami sama-sama masih muda sebagai jurnalis itu langsung bikin acara jumpa pers ya. Dia kemudian mengumumkan sembilan gebrakan besar reformasi ya program makanan bergizi gratis ya. Nanti baca juga ID and time juga meliput ya tapi ini ee inti-intinya saja. Satu refocusing penerima manfaat. Oke. Ee berjanji bahwa akan difokuskan. Jadi ini yang kita selalu sebut sebelumnya targeted ya, input dari berbagai pihak harusnya targeted kepada yang memang membutuhkan di daerah 3T ya, tertinggal, terluar, iya ee nama-namanya pokoknya daerah miskin ya ee tertinggal, terdepan dan terluar. Ee itu yang kedua itu moratorium dapur baru. Ee seingat saya itu 2 minggu yang lalu kita udah 62,5 jutaan prima manfaat dan ada sekitar 29.000 dapur. Ini katanya enggak akan ada dapur baru dulu ya, izin dapur baru karena akan dicek semuanya apakah sesuai dengan Juknis. Jukisnya untuk yang daerah T3. saya ee tanya langsung kepada Nani Deang ee sesudah dia jumpa pers itu itu sedang ee diperbaiki dan akan difokuskan, akan diprioritaskan dan bahkan dia mengatakan bahwa kenapa kok dua dua wakil kepala BGN yang baru ini yang satu berlatar belakang ee auditor di BPKP, yang kedua adalah Pak Trenggono, itu bintang dua yang ee TNI Angkatan Darat karena ee dibutuhkan untuk teritorialnya. Karena ee TNI ini yang diharapkan untuk di banyak menggarap di daerah 3T. Tapi seharusnya enggak hanya mengandalkan TNT dan PORI apalagi ya justru ini juga dikritik sama masyarakat kenapa kok ada banyak sekali dapur-dapur yang di di apa namanya diberikan kepada TNI harusnya jadi supaya ee MBG ini jangan jadi proyek tetapi benar-benar menjadi program itu orang-orang yang punya dapur dan maunya di kota jangan dikasih semuanya harusnya dia juga harus menggarap ee di daerah-daerah ee 3T yang susah, jangan mau enaknya aja ya. Kalau di kota apalagi seperti yang temuan KPK itu ternyata hanya 5% dari putaran ee dana e MBG itu berputar di lokal ya menggerakkan ekonomi lokal padahal janjinya itu adalah menggerakkan ekonomi lokal itu harusnya itu ada koreksi ya. Yang ketiga, pembenaan dapur yang sudah berdiri ya, evaluasi ketat, keamanan pangan, fasilitas kompetensi SDM. Kemudian yang keempat, fokus ke wilayah 3T. Kelima, pemetaan kebutuhan dapur bersama Kemendik Dasmen. MBG ini MBG ini dari awal desainnya salah. Ini adalah input dari banyak orang karena terpusat ya. Terpusat langsung dikerjakan oleh BGN. dominan banget ya, bahkan didominasi oleh BGN sehingga tidak ada kolaborasi dari awal kerja sama dengan lembaga lain termasuk Kemendik Desment, kemudian BPOM, Kementerian Kesehatan dan segala macam. Baru sesudah ramai-ramai banyak keracunan dan sampai sekarang kan masih terjadi ya keracunan itu pada bulan September ee pada tanggal 17 November tahun yang lalu itu ada baru ada Perpres tata kelola yang melibatkan lembaga yang lain ya. Kemudian pembiayaan alternatif di luar APBN. Ini kata Nani ya, MBG tidak lagi bergantung penuh pada uang negara. Sumber pendanaan tambahan bisa dari CSR BUMN, hibah internasional, investasi swasta. Ini menarik karena perjan Prabowo pada saat ketemu dengan pemimpin redaksi mengatakan tidak mau MBG ini. Dia bilang banyak negara asing yang menawarkan untuk membantu MBG. Tapi saya tidak tahu karena kalau nanti ternyata berhasil diklaim sama negara asing. Saya ingat betul. Makanya ini menarik ketika kepala BGN yang baru dilantik sebelum dilantik sudah diumumkan dia mengatakan akan ada ee ee apa namanya? Sumber pendanaan dari internasional ya. Karena ini beda banget dari apa yang ee disampaikan oleh Presiden sebelumnya. Tujuh optimalisasi fasilitas yang sudah ada ya. Tidak wajib membangun dapur baru jika kantin sekolah, dapur umum atau fasilitas pangan setempat bisa dimanfaatkan. 8. Koordinasi lintas lembaga. Ya. Kemudian kesembilan, pergeseran orientasi dari kuantitas ke kualitas. I pertanyaan kamu, apakah pergantian kepemimpinan ini akan membuat MBG lebih baik? Ya, belum tentu ya. Jadi kita enggak mau optimis-optimis dulu. Ini kan yang sembilan yang disampaikan ini. Heeh. ya ee bagus kalau sudah dilaksanakan. H tentu sangat penting buat BGN itu punya memperbaikan tata kelola dari yang sekarang berlangsung ya. Kedua tadi ya kalau perlu apa namanya orang yang sekarang punya izin kalau dia mau melanjutkan dia harus sebagian diarahkan untuk menggarap 3T ya. Eh, kemudian juga KPI-nya ya, KPI-nya itu apa ya? Saya pernah bilang minggu lalu kita bahas minggu lalu kita bahas ya dari pilot project yang pernah saya datangi langsung. Jadi bukan hanya nyuruh reporter ya. Itu kan KPI-nya tuh jelas bagaimana mengukur naiknya gizi dari penerima manfaat. Betul. tinggi badan, lingkar pinggang, gizinya apakah menjadi lebih seimbang? He enggak. Ketika dicek ternyata isinya masih lemak doang gara-gara dikasihnya gorengan melulu, minyak jelantah, ya. Jadi harus dan kpi-nya itu juknisnya segala macam tuh harus transparan. Iya. Semua orang tahu sehingga semua masyarakat bisa ikut mengawasi. He. Dan yang terakhir lagi ya, jangan baperan, jangan merasa ya kan sempat ya, jangan merasa bahwa kritik terhadap MBG itu adalah dianggap sebagai anti pemerintah, anti Prabowo, ingin menggagalkan pemerintahan Prabowo. Enggak ya. MBG ini justru sangat sensitif. satu menyangkut keselamatan jiwa dari penerima manfaat kalau ternyata keracunan segala macam. Kedua, lagi-lagi apa namanya ee menggunakan uang pajak ya. ketiga ya MBG ini pendanaannya itu mengambil dari sumber yang lain. He yang selalu di di awal dikatakan efisiensiya enggak ya. Tapi ini ada realokasi ya. Jadi kalau sekarang dengan adanya kasus dadan, saran kami nih kalau ada yang kritik R MBG bilang terima kasih di mana tempatnya, lokasinya di mana dan di tanah ee di di-handle dengan baik. Karena Nani itu rajin memang sidak, tapi Nani itu cuma sendiri. Iya. Apa bahkan dengan wakilnya pun cuman berdua, bertiga ya. Enggak mungkin dia e menyidak 20.000-an dapur. Justru peran dari masyarakat itu sangat penting. Ya, saya berharap tidak ada lagi narasi-narasi dari pihak ee BGN dan yang mendukung ee MBG yang mengatakan bahwa mengkritisi MBG itu adalah sikap anti terhadap pemerintah. Benci terhadap pemerintah karena sudah terbukti. He. Kritik itu ternyata benar. He. Karena sudah ada yang ditahan. Iya. Ya. Seandainya kritik itu didengar berbulan-bulan sebelumnya, bayangkan berapa banyak dana APBN yang bisa diselamatkan, tidak terlanjur untuk dimakan oleh orang-orang ini. Dadan dua wakilnya dan kita enggak mungkin cuman Dadan dan dua wakilnya. itu enggak mungkin ya, tidak mungkin kita menunggu siapa lagi yang akan diumumkan harus bertanggung jawab. Oke. Dan Mbak Uni biar lebih refresh lagi di minggu ini kita bisa ikuti sepak bola Piala Dunia. Oh iya. Jadi kan tanggal 12 Juni. 11 Juni mulai 12 Juni ya. Oke. 12 mulai pertandingan 11 saya senang karena e nanti di halftime-nya ada BTS. Oh ini Army ya. Tapi eh ID and Times seperti juga 4 tahun sebelumnya, 4 tahun sebelumnya meliput dengan sangat-sangat intensif. Jadi jangan lupa ee saksikan dan juga nikmati konten-konten Piala Dunia 2026 di IDN Time dan minggu depannya kita ada Indonesia Summit, Mbak ya. Seru banget Indonesia Summit. Tapi itu bisa kita omongin harus minggu depan kita skill ya. Ada apa aja keseruan di Indonesia Summit? Minggu depan bakal kita bahas Moni terima kasih banyak. Sama-sama. Selamat menikmati Piala Dunia juga sahat Milenial and Jenzy. Kita ketemu lagi di Po Times minggu depan. Sampai jumpa. Salam sehat selalu.

Komentar