Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih fluktuatif pasca awan panas guguran. Saat ini gunung di Lumajang, Jawa Timur ini mulai diselimuti kabut tebal yang berpotensi memicu terjadinya banjir lahar.
Pada Sabtu pagi tadi, Gunung Semeru sempat mengalami letusan erupsi dengan kolom abu cenderung berwarna abu-abu kecoklatan. Kabut tebal kini mulai menyelimuti baik di sekitar puncak maupun lereng gunung. BPBD setempat menyebut tidak ada laporan dampak langsung dari kejadian ini. Namun, warga dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya sebab hujan yang mengguyur wilayah gunung berpotensi memicu terjadinya banjir lahar.
Dalam 6 jam terakhir, Gunung Semeru terekam mengalami 16 kali gempa letusan erupsi, empat kali gempa guguran, empat kali gempa hembusan, dan satu kali gempa harmonik dengan tingkat aktivitas di level 3 atau siaga.
Letusan yang terjadi sepanjang 4.500 meter atau 4,5 kilometer memang tidak ada dampak, tapi pihak terkait tetap siaga dan menghimbau kepada masyarakat, terutama penambang lokal ataupun penambang yang berizin di aliran daerah aliran sungai Semeru, untuk tetap waspada karena kondisi cuaca di sekitar Gunung Semeru pagi ini tertutup awan dengan potensi hujan.

Komentar